Tahun 2021 diprediksi akan semakin banyak orang yang sadar dengan pentingnya investasi. Salah satu penyebabnya adalah gelombang pandemi covid-19 yang membuat masyarakat sadar akan pentingnya dana simpanan jangka panjang yang bisa menjadi penolong ketika keuangan anjlok.

Investasi dianggap sebagai cara menyediakan dana simpanan yang paling tepat, karena selain menjadi cadangan juga bisa menghasilkan keuntungan. Apalagi jika sudah tahu tren investasi, memiliki intuisi yang kuat, dan kemampuan menganalisa harga pasar. Bukan hanya cuan yang bisa didapat, tetapi juga bisa melipatgandakan modal investasi hingga berpotensi kaya mendadak.

Nah, di tahun 2021 ini, diprediksi akan ada 3 jenis investasi yang masih akan menjadi tren, yaitu investasi reksadana, saham, dan emas. Lalu, apa perbedaan ketiganya?

1. Reksadana

saham dan reksadana
(sumber gambar: shutterstock.com)

Reksadana sangat cocok bagi ShopBackers yang belum pandai membaca pergerakan harga pasar. Prinsip investasi ini adalah menanam modal yang kemudian dikelola oleh seorang broker di pasar saham. Modal yang ditanamkan bisa ditarik sewaktu-waktu. Risiko kerugian investasi reksadana juga lebih kecil dibandingkan membeli saham perusahaan secara langsung.

2. Saham

saham dan reksadana
(sumber gambar: shutterstock.com)

Ingin cuan lebih banyak dari sekadar bermain reksadana? ShopBackers bisa mencoba menjadi pemilik sebagian perusahaan secara langsung dengan membeli saham. ShopBackers bisa membeli saham perusahaan melalui berbagai aplikasi sekuritas dan mulai belajar investasi saham dengan mudah.

Ada dua cara yang bisa digunakan untuk mendapatkan cuan melalui saham, yaitu trading dan investasi jangka panjang. Trading berarti membeli saham di harga rendah, kemudian menjualnya ketika harga sudah naik. Sedangkan investasi jangka panjang berarti menunggu harga saham naik berkali-kali lipat. Tapi, untuk investasi jangka panjang, sebaiknya ShopBackers memilih perusahaan dengan reputasi yang baik dan lebih aman jika ShopBackers memilih perusahan BUMN.

Baca ini juga ya: Buat Keuangan Lebih Mapan Tahun Depan dengan Resolusi 2021 ini, yuk!

3. Emas

saham dan reksadana
(sumber gambar: shutterstock.com)
Tidak mau ambil risiko investasi di pasar uang? Tenang saja, jika ShopBackers ingin menghindari saham dan reksadana, ShopBackers bisa mencoba investasi emas. ShopBackers disarankan investasi dalam bentuk logam mulia murni atau fine gold karena harga lebih cepat naik dan tidak ada biaya tambahan pembuatan seperti yang ditetapkan pada emas dalam bentuk perhiasan.

Nah, khusus bagi ShopBackers yang tertarik investasi dalam bentuk emas, ShopBack siap membantu ShopBackers mendapatkan emas batangan dengan harga yang sesuai harga pasar. Bukan hanya itu, ShopBack juga akan membantu ShopBackers menemukan emas dengan berbagai ukuran dan menjamin keasliannya, karena ShopBack hanya bekerjasama dengan marketplace terpercaya dan menyediakan fitur komplain yang menguntungkan pembeli ketika barang yang dibeli tidak sesuai dengan ekspektasi.

Hanya di ShopBack pula, ShopBackers bisa mendapatkan voucher dari berbagai marketplace. Masih kurang #UntungLewatShopBack ? Coba dulu dan dapatkan tambahan cashback di setiap pembelian. Cashback yang didapatkan nantinya juga bisa ditarik ke rekening atau dijadikan pulsa, lho. Semakin banyak belanja, semakin banyak cashback, dan semakin cuan!