Manusia hidup di dunia ini memang selalu dipertemukan dengan dua keadaan yang selalu hadir setiap harinya. Ada kalanya mereka dipertemukan dengan hal baik dan tak jarang pula dengan hal yang kurang baik atau bisa jadi buruk. Bahkan, tidak sedikit juga manusia yang kemudian mengakhiri hidupnya dengan tragis karena tak sanggup memikul beban dan tanggungjawabnya. Namun sebaliknya, ada juga yang justru sukses mengubah jalan hidupnya menjadi lebih baik.

Kerja keras dan semangat pantang menyerah menjadi senjata ampuh bagi kalangan yang berhasil sukses. Sikap lain yang juga mendongkrang kesuksesan adalah selalu berterima kasih dan bersyukur atas apa yang didapat. Berbicara tentang rasa syukur, ada beberapa kebiasaan khusus yang dilakukan oleh berbagai negara yang akhirnya menjadi tradisi unik dan selalu dilakukan setiap tahunnya dengan meriah. Penasaran?

Thanksgiving Day (Amerika Serikat)

tradisi unik di dunia
Image: passeiorama.com

Sebagai negara adidaya di dunia, Amerika Serikat merupakan negara padat dan selalu sibuk tiap harinya. Pagi hingga sore bahkan malam hari, banyak orang yang bekerja dan sulit sekali untuk berkumpul. Bisa jadi momen berkumpul dengan keluarga menjadi sesuatu yang mahal karena saking sibuknya. Meski demikian, ada satu perayaan yang mengkhususkan orang Amerika untuk berkumpul bersama keluarga, berdoa dan saling mengucap syukur, yakni pada perayaan Thanksgiving Day. Berdasarkan sejarah, tradisi Thanksgiving Day ini sudah ada sejak abad ke-17 dan terus dilestarikan hingga sekarang, bahakn dijadikan sebagai hari libur nasional.

Imlek (Cina)

perayaan hari Imlek
Image: Lucia Nancy

Cina merupakan negara yang terkenal dengan keuletan serta kerja kerasnya khususnya dalam bidang ekonomi, salah satu buktinya yakni dengan dipegangnya beberapa posisi penting sektor ekonomi oleh negara Cina. Tapi, hal ini tak lantas membuat mereka lupa diri bahkan kepercayaan yang telah mereka yakinipun selalu dipegang teguh. Negara Cina tak hanya menjadika Imlek sebagai momen pergantian tahun, tapi juga dijadikan sebagai hari penyucian diri sekaligus hari bersyukur dan berdoa, serta berterima kasih kepada Tuhan karena telah melindungi dan memberkahi sepanjang tahun juga permohonan agar tahun yang akan diberi keselamatan dan kondisi kehidupan yang lebih baik. Hari raya Imlek juga semakin meriah dengan diadakannya berbagai acara seperti pertunjukan Barongsai dan saling berbagi Angpao (ampop yang berisi uang) kepada anak-anak.

Sisimai/Lion Dance (Jepang)

Jika negara Cina dikenal dengan keahliannya di bidang ekonomi, lain lagi dengan negara Jepang yang terlihat begitu cemerlang dengan pencapaiannya yang luarbiasa di bidang teknologi. Luas wilayah yang terbilang kecil tak membuat Jepang menyerah begitu saja dengan keadaan, justru malah membuat sesuatu yang cangkih untuk dapat bersaing dengan negara lain. Sama sibuknya dengan negara maju lainnya membuat Jepang seakan menjadi negara yang penduduknya seakan tak memiliki waktu untuk saling berkumpul bersama keluarga.

perayaan sisimai di Jepang
Image: var/log/azumakuniyuki

Tetapi anggapan ini salah, justru orang Jepang memiliki satu tradisi syukuran yang dikenal dengan Perayaan Sisimai. Sisimai sendiri merupakan perayaan yang diadakan pada musim semi dan hampir mirip dengan barongsai. Selain euforia perayaan yang selalu ramai, tradisi ini juga merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat Jepang karena kemajuan dan kesuksesan yang berhasil diraih. Perayaan ini kemudian dikembangkan sehingga menjadi sesuatu budaya yang bukan hanya menegaskan jati diri bangsa, tetapi juga menjadi daya tarik wisata.

Tradisi Pelemparan Bayi (India)

India merupakan salah satu negara yang kuat mempertahankan kebudayaan dan memegang teguh tradisi nenek moyang. Bukan hanya kuat mempertahankannya saja, tetapi juga memperkenalkan budayanya kepada seluruh dunia lewat lagu dan film-film yang berhasil tembus ke pasar hiburan internasional. Contohnya seperti tradisi memuja tikus di sebuah kuil yang dipenuhi tikus, bahkan tak jarang pula kita mendengar orang India yang menikah dengan hewan karena memang tradisi mereka seperti itu.

tradisi di India
Image: Detechter

Tradisi lain yang juga merupakan tradisi yang dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur adalah tradisi melempar bayi dari atap tempat suci disebuah kampung terpencil di India. Dalam pelaksanaannya, seorang bayi akan dilempar sekitar jarak 15 meter menuju lembaran matras yang ada dibawah kuil yang kemudian anak tersebut ditangkap oleh seorang pengunjung dan dibawa mengelilingi kerumunan tersebut. Tradisi ini biasanya dihadiri oleh masyarakat setempat dan cukup ramai. Makna dari tradisi lempar bayi ini adalah ungkapan rasa syukur orang tua atau pasangan yang akhirnya diberi keturunan karena memiliki seorang anak merupakan berkah yang luar biasa.

Editor: Sintya W

Featured image: passeiorama.com