Kamu sedang menyusui tapi tetap ingin puasa? Tentu bisa kamu lakukan. Namun, jika memang kondisi tubuhmu tidak memungkinkan untuk berpuasa kamu tidak perlu memaksakan diri. Sebab, ketika menyusui, kamu pasti butuh asupan makanan dan minuman yang cukup sepanjang hari agar tidak lemas.

Tapi, kalau memang anakmu sudah tidak bergantung pada ASI terlalu banyak, mungkin kamu bisa mencoba untuk menjalankan puasa. Simak tips puasa untuk ibu menyusui berikut ini.

 

1. Konsultasi ke Dokter Terlebih Dahulu

konsultasi ke dokter
Konsultasi ke Dokter Terlebih Dahulu. Sumber gambar: pexels.com

Tips puasa untuk ibu menyusui yang paling pertama adalah sebaiknya konsultasi terlebih dahulu ke dokter, bagaimana kondisi ibu dan bayi. Jika kondisi keduanya sehat, maka dokter akan memperbolehkan ibu untuk berpuasa. Konsultasi ke dokter juga akan sangat membantu, karena dokter pasti akan memberikan beberapa tips yang baik untuk kesehatan ibu dan si kecil.

Dokter akan memberikan pernilaian apakah puasa bisa dilakukan atau tidak. Lantas juga makanan apa yang sebaiknya dikonsumsi. Dokter biasanya juga akan memberikan petunjuk kapan sebaiknya ASI diberikan agar si kecil tetap mendapatkan asupan yang dibutuhkan.

 

2. Perhatikan Usia Si Kecil

perhatikan usia si kecil
Perhatikan Usia Si Kecil. Sumber gambar: Pixabay.com

Ibu menyusui sebaiknya berpuasa jika si kecil sudah mencapai usia 6 bulan. Di usia itu, si kecil sudah mulai bisa mendapat asupan makanan lain yang lembut. Jadi, si bayi tidak hanya bergantung pada Air Susu Ibu (ASI) saja. Sehingga ibu juga bisa mempunyai tenaga yang lebih untuk berpuasa. Ibu bisa memberikan asi pada saat sahur atau pagi hari.

 

3. Pompa ASI dengan Maksimal di Malam Hari

Pompa ASI dengan Maksimal di Malam Hari
Pompa ASI dengan Maksimal di Malam Hari. Sumber gambar: Bukalapak.com

Saat ibu menyusui berpuasa, maka kemungkinan di siang hari produksi ASI akan berkurang. Karena itu, di malam hari, saat ibu sudah berbuka puasa, produksi ASI akan lebih banyak. Jumlahnya kemungkinan akan normal seperti produksi ASI di hari biasa.

Jadi, tips puasa untuk ibu menyusui yang penting agar bisa lancar puasa adalah maksimalkan menyusui di malam hari setelah berbuka. Selain itu, sebisa mungkin pompa ASI ibu di malam hari sebelum tidur. Bisa juga memompa ASI di waktu sahur. Stok ASI ini dapat diminum si kecil di siang hari.

Kalau butuh pompa ASI terbaik kamu bisa beli lewat ShopBack, karena dijamin bisa dapat cashback. Mumpung lagi banyak Promo Ramadhan 2020 di ShopBack yang bisa kamu nikmati.

 

4. Jaga Nutrisi Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Jaga Nutrisi Saat Sahur dan Berbuka Puasa
Jaga Nutrisi Saat Sahur dan Berbuka Puasa. Sumber gambar: pixabay.com

Ibu menyusui sangat dianjurkan untuk tetap makan sebanyak 3 kali saat puasa Ramadhan. Komposisi nutrisi yang dianjurkan adalah 50% karbohidrat, 30% protein, dn 20% lemak. Waktu yang dianjurkan untuk makan adalah saat sahur, berbuka puasa, dan juga di malam hari saat ibu terbangun dan harus menyusui si kecil.

Ibu juga bisa menambah porsi makan sesuai dengan kebutuhan. Disarankan juga ibu makan sedikit-sedikit tetapi sering, dibandingkan langsung makan dalam porsi yang langsung banyak. Makan sedikit-sedikit lebih sehat bagi kesehatan saat puasa agar pencernaan tidak kaget. Ibu tidak perlu kuatir takut gemuk. Karena ibu menyusui membutuhkan banyak tenaga agar tetap kuat untuk si kecil.

 

5. Banyak Minum Air Putih

Banyak Minum Air Putih
Banyak Minum Air Putih. Sumber gambar: Pixabay.com

Saat menyusui, ibu akan mengeluarkan banyak cairan dalam tubuhnya. Untuk bisa memenuhi kebutuhan dan asupan yang baik bagi si kecil, ibu perlu memiliki cairan tubuh yang cukup bagi ibu sendiri dan si kecil. Pastikan minum air putih yang cukup saat sahur dan selama waktu berbuka hingga tidur di malam hari. Ini jadi salah satu tips puasa untuk ibu menyusui yang sangat penting agar ibu tidak dehidrasi.

Selain air putih, ibu juga bisa mengonsumsi minuman yang bisa meningkatkan energi. Misalnya susu khusus untuk ibu menyusui, ini sangat baik untuk membangkitkan energi. Minuman lain yang baik adalah jus buah segar tanpa gula, sari kurma baik untuk sahur, dan teh manis hangat baik diminum saat berbuka puasa.

6. Jangan Terlalu Lelah

Jangan Terlalu Lelah
Jangan Terlalu Lelah. Sumber gambar: Pixabay.com

Sebisa mungkin saat berpuasa ibu yang menyusui tidak terlalu lelah. Tips puasa untuk ibu menyusui yang satu ini penting agar nutrisi dan cairan dalam tubuh tetap cukup untuk ibu dan si kecil. Saat ibu terlalu lelah, akan sulit juga untuk mendapat ASI yang cukup bagi si kecil. Nah, jangan sampai ibu kekurangan cairan dan kelelahan dan si kecil jadi kekurangan nutrisi, ya.

Lakukan kegiatan yang benar-benar penting saja. Jaga stamina tubuh ibu dengan cara istirahat yang cukup setiap kali ibu punya waktu. Misalnya saat si kecil tidur, ibu sebaiknya juga menyempatkan tidur walau hanya sebentar saja.

7. Olahraga Ringan untuk Menjaga Stamina

Olahraga Ringan untuk Menjaga Stamina
Olahraga Ringan untuk Menjaga Stamina. Sumber gambar: pixabay.com

Walau bulan puasa, bukan berarti kita tidak berolahraga. Olahraga tetap penting, namun pilihlah olahraga yang tidak terlalu menguras tenaga dan mengeluarkan terlalu banyak keringat. Kecuali jika dilakukan sesaat sebelum buka atau setelah berbuka puasa.

Bagi ibu menyusui, sebaiknya pilih olahraga ringan saja. Misalnya yoga atau pilates yang ringan, tidak perlu melakukan gerakan yang berat dulu. Ibu juga bisa melakukan gerakan pemanasan saja di bawah sinar matahari pagi. Ini akan membuat tubuh lebih segar, tanpa harus mengeluarkan banyak keringat.

 

8. Istirahat yang Cukup

Istirahat yang Cukup
Istirahat yang Cukup. Sumber gambar: pixabay.com

Ini sangat penting untuk ibu menyusui jika memutuskan untuk ikut berpuasa. Jika ibu kelelahan, maka si kecil pun tidak akan mendapat nutrisi yang cukup. Jadi sebisa mungkin sempatkan untuk beristirahat yang cukup.

Caranya adalah dengan memanfaatkan waktu saat si kecil tidur. Di saat itu, gunakan juga untuk tidur walau hanya sebentar. Setidaknya ibu merebahkan tubuh sesaat. Sehingga tidak akan terlalu lelah sampai waktu berbuka tiba. Dengan begini, puasa tetap bisa jalan dengan baik, nutrisi si kecil juga tercukupi.

Kalau ibu merasa mampu melakukan ibadah puasa, maka boleh dilakukan. Tetapi, jangan terlalu memaksakan diri, ya. Yang paling penting adalah kesehatan si kecil dan ibu sendiri. Ingat, ibu punya kewajiban lain selain menjalankan ibadah puasa.

Delapan tips puasa untuk ibu menyusui di atas bisa kamu terapkan jika kamu ingin tetap puasa walau masih menyusui si kecil. Semoga kamu dan bayimu sehat terus, ya!