Salah satu masalah yang kerap kali dihadapi para orang tua adalah anak yang susah makan. Umumnya, permasalahan ini dimulai sejak anak masuk usia satu tahun alias balita. Pertumbuhan anak yang melambat dari sebelumnya mengakibatkan nafsu makan berkurang pada usia ini. Sayangnya, sebagian orang tua malah membiarkan atau enggak mencari solusi sama sekali.

Balita yang sulit makan biasanya menolak ketika disuapi makanan, menangis, menutup mulut, ataupun memilih makanan tertentu untuk dikonsumsi. Kurangnya asupan nutrisi dapat memicu terhambatnya pertumbuhan anak. Misalnya, ketika konsumsi olahan sayur dan buah penting banget bagi tumbuh kembang, buah hati malah menghindari segala makanan berwarna hijau.

Oleh karena itu, ShopBackers memerlukan cara agar mengembalikan semangat makan si kecil. Simak pembahasan seputar tips balita susah makan yang efektif dan cerdas berikut!

1. Membuat variasi menu yang menarik

Membuat variasi menu yang menarik
Makanan – Sumber Gambar: pixabay.com

Tips balita susah makan yang pertama adalah membuat variasi menu harian yang menarik. Menu yang sama setiap harinya bisa menjadi faktor anak sulit makan. Bisa jadi balita merasa bosan sehingga nggak mau menyentuh makanannya. ShopBackers harus siap berkreasi agar anak kembali bersemangat makan.

Jangan lupa  untuk penuhi gizi seimbang seperti karbohidrat, sayuran, buah-buahan, protein, dan lemak.  Selain itu, kamu pun harus mengetahui  apa makanan kesukaan dan apa makanan yang dibencinya. Misalnya, ketika anak-anak enggak suka sayur karena rasa dan aromanya. Buat menu sayuran yang kaya bumbu dan jadikan momen makan sayur sebagai hal yang menyenangkan.

2. Menyertakan peralatan makan yang lucu

Menyertakan peralatan makan yang lucu
Kotak, makanan – Sumber Gambar: pixabay.com

Ternyata, peralatan makan juga berpengaruh terhadap nafsu makan balita, lho. Untuk itu, siasatilah dengan membeli alat-alat makan yang disukai balita. Contohnya, jika anak-anak menyukai tokoh animasi tertentu, belikan mereka piring atau sendok bergambar karakter kartun favorit.

Tidak hanya alat makan untuk di rumah, kamu harus menyiapkan peralatan makan lucu ketika pergi jalan-jalan piknik. Siapkan botol minum berbentuk tokoh kartun kesukaannya dan pastikan mudah digenggam anak. Selain itu, bawakan kotak bekal makan warna-warni serta bernuansa cerah.

3. Membuat tampilan makanan yang enggak monoton

Membuat tampilan makanan yang enggak monoton
Makanan – Sumber Gambar: pixabay.com

Selain menyiapkan menu yang unik dan lezat, percuma saja kalau tampilan makanannya berantakan. Hal ini malah enggak berefek meningkatkan nafsu makan anak. Makanya, mengubah tampilan makanan jadi menarik dan nggak monoton bisa sangat membantu.

Tips jitu untuk membuat penampilan makanan lebih menarik, yakni mengubah bentuk makanan menjadi karakter-karakter lucu. Apabila menggunakan roti sebagai menu sarapan, cobalah membentuknya menjadi kelinci atau kucing. Selain roti, kamu juga bisa membeli cetakan telur berbentuk bunga dan memakainya saat menggoreng telur. Jika menggunakan sosis, coba sajikan bahan pangan ini dalam bentuk gurita yang imut.

4. Makan bersama

Makan bersama
Keluarga – Sumber Gambar: pixabay.com

Sudah mengubah tampilan, memvariasikan menu, dan menggunakan peralatan makan lucu, tapi kenapa balita tetap sulit makan? Bisa jadi karena ShopBackers nggak makan bersama si kecil. Ciptakan suasana yang menyenangkan dengan menemani mereka makan.

Kamu bisa mengajak mereka mengobrol selama makan. Mulai dari membahas kosakata baru, mengajarkan sopan santun, atau mengajarkan rasa syukur. Selain itu, ketika ShopBackers menyantap makanan yang kurang disukai buah hati dengan sukacita, kemungkinan si kecil akan menirumu secara bertahap.

5. Bersabar dan enggak memaksa

Bersabar dan enggak memaksa
Keluarga – Sumber Gambar: commons.wikimedia.org

Orang tua memang harus sering-sering bersabar ketika menghadapi si kecil, tak terkecuali saat anak susah makan. Jangan sampai memaksa dan menimbulkan pertengkaran yang pada akhirnya hanya membuat anak semakin enggak bersemangat. Hal ini juga nantinya membuat anak kurang sensitif pada rasa lapar. Selain itu, tindakan memaksa malah menimbulkan trauma di kemudian hari.

6. Batasi konsumsi air minum

Batasi konsumsi air minum
Anak kecil minum – Sumber Gambar: pixabay.com

Konsumsi air minum memang penting. Namun, kamu harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk memberikannya pada anak. Sebaiknya jangan memberikan jus atau susu saat mendekati jam makan. Terlalu banyak minum nantinya membuat buah hati makin cepat merasa kenyang. Kalau sudah kenyang, biasanya anak jadi enggak semangat untuk makan.

7. Jangan memberikan porsi terlalu banyak

Jangan memberikan porsi terlalu banyak
Makanan – Sumber Gambar: flickr.com/photos/mdid

Bedakan porsi makan orang dewasa dengan anak-anak. Balita tentunya makan lebih sedikit sehingga takarannya harus sesuai. Jika bingung menentukan porsi, kamu bisa menggunakan portion plate untuk anak-anak. Ketika si kecil menyukai makanannya, tambahkan sedikit demi sedikit, Namun, pastikan enggak berlebihan agar gizi tetap seimbang dan tidak menimbulkan obesitas.

Itulah tujuh tips mengatasi balita yang susah makan dengan cara cerdas dan efektif untuk kamu terapkan. Sudah paham bagaimana cara menghadapi masalah ini? Enggak perlu memaksakan anak dan cukup menggunakan trik jitu agar mengembalikan semangat makan mereka. Semoga tips-tips di atas bisa menjadi solusi tepat bagi ShopBackers, ya.

Oiya, kalau kamu cari peralatan makan yang menggemaskan atau bahan-bahan makanan untuk menu anak sehari-hari, coba beli secara online aja. Kamu bisa menemukan beragam e-commerce yang menyediakan kebutuhanmu. Agar semakin menyenangkan, pastikan menggunakan ShopBack saat bertransaksi. Sebab, setiap kali menyelesaikan  pembayaran, kamu akan mendapatkan cashback, kupon diskon, serta promo menarik, lho.

Belanja Lewat ShopBack Dapat Cashback