Berjuluk Pulau Dewata, Bali memang merupakan destinasi wisata yang tidak akan pernah kehilangan pesonanya. Wisata alam, budaya hingga kuliner semua tersaji lengkap untuk kamu. Di antara sekian banyak kawasan wisata di Bali, Ubud merupakan salah satu yang paling ramai dan populer di kalangan turis lokal maupun mancanegara.

Sebagai salah satu tujuan terbaik selain Seminyak di Bali, kawasan pariwisata Ubud menyajikan beragam pesona yang akan memuaskan para pengunjungnya. Tidak hanya terkenal dengan objek wisata pura Hindu dan istana kerajaannya, Ubud juga menyimpan panorama alam yang tak kalah menakjubkan.

Kawasan pariwisata yang termasuk ke dalam daerah administratif Kabupaten Gianyar ini sudah terkenal sejak tahun 1930-an. Kalau berkunjung ke sini, bersiaplah karena kamu akan disambut dengan lereng bukit yang menghijau, undakan sawah yang seakan tak ada habisnya hingga air sungai yang mengalir alami. Tertarik dengan seni? Ubud juga merupakan tempat lahirnya seniman-seniman berbakat bahkan kerap disebut sebagai pusat seni dan budaya di Pulau Dewata. Bahkan Ubud punya wisata yang menenangkan jiwa.

Penasaran dengan atraksi wisata apa saja yang bisa kamu saksikan saat ke Ubud? Berikut 35 di antaranya!

1. Monkey Forest

Monkey Forest
Monkey Forest – flickr.com

Sebagian dari kamu pasti pernah mendengar Monkey Forest. Yap, itu adalah nama destinasi wisata yang paling populer di kawasan Ubud. Di atas lahan yang berstatus hutan lindung ini kamu bisa menemukan banyak monyet-monyet berkeliaran. Karena di dalamnya terdapat sebuah pura Hindu, banyak masyarakat Bali menganggap Monkey Forest sebagai tempat yang sakral.

Selain monyet-monyet yang lalu lalang, ketika berkunjung ke sini kamu akan disuguhi sejuknya udara yang bebas polusi dan jajaran pepohonan tinggi yang menyejukkan pandangan. Waktu terbaik untuk berkunjung ke Monkey Forest adalah sekitar pukul 2 siang. Pada jam ini monyet-monyet biasanya sudah cukup kenyang sehingga tidak agresif menyerang seandainya kamu datang dengan membawa makanan. Destinasi ini terbilang sangat populer karena berhasil menarik lebih dari 10.000 wisatawan setiap bulannya.

2. Goa Gajah

Goa Gajah
Goa Gajah – Sumber Gambar: flickr.com

Gua unik satu ini merupakan sisa peninggalan abad ke-9. Dibuat oleh tangan manusia, di pintu masuk kamu akan menemukan ukiran berbentuk mulut setan. Melangkah masuk ke dalamnya akan membuat seolah-olah kamu sedang masuk ke mulut setan. Begitu tiba di dalam, pengunjung akan disambut suasana yang gelap dan pengap. Aroma dupa berhembus di udara menjadi teman selama kamu menjelajah di dalamnya. Menurut sejarah, gua ini konon dulunya dibuat sebagai tempat bertapa.

Seperti kebanyakan destinasi wisata di Bali, di sebelah kiri gua, kamu bisa menemukan sebuah pura kecil. Area pelataran gua juga kerap digunakan sebagai tempat peribadatan. Sebelum masuk ke dalam, wisatawan biasanya diminta mengenakan kain sarung khusus yang bisa disewa di sana.

3. Pura Taman Saraswati

Pura Taman Saraswati
Pura Taman Saraswati – Sumber Gambar: flickr.com

Bicara Pura Taman Saraswati, tentu saja bicara tari kecak. Tarian yang populer di dunia ini adalah salah satu tradisi yang masih dipertahankan hingga saat ini. Ubud sendiri sebenarnya memiliki banyak tempat di mana kamu bisa menyaksikan pertunjukan tari kecak api. Namun Pura Taman Saraswati memang menjadi tempat yang paling direkomendasikan.

Pertunjukan tari kecak biasanya diadakan di atas panggung yang berada di tengah kolam teratai. Kolam dengan bunga teratai yang indah ini juga jadi salah satu daya tarik dari Pura Taman Saraswati. Untuk menyaksikan pertunjukan tari kecak, datanglah pada hari Kamis karena acara akan dimulai pada pukul 19.30 waktu setempat.

4. Sungai Ayung

Sungai Ayung
Sungai Ayung – Sumber Gambar: flickr.com

Untuk kamu yang menggemari olahraga pemacu adrenalin, silakan singgah ke Sungai Ayung. Di sini kamu akan ditantang untuk menaklukkan keganasan arus sungai di antara celah-celah bebatuan.  Sungai Ayung sendiri masuk ke dalam kategori kelas II dan II yang cocok untuk para rafter pemula. Bagi turis yang ingin menikmati pengalaman arung jeram sembari menikmati panorama indah di sekeliling, Sungai Ayung juga bisa  jadi pilihan tepat.

Ketika berarung jeram, bersiaplah menyaksikan panorama berupa barisan pepohonan rindang, perbukitan yang berselang-seling hingga sawah yang menghijau. Di tengah penjelajahan nanti, kamu juga bisa melihat sebuah ukiran relief Ramayana yang berada di sebuah tebing batu.

5. Desa Tegalalang

Desa Tegalalang
Desa Tegalalang – Sumber Gambar: flickr.com

Tak hanya populer dengan pura tempat ibadahnya, Ubud juga menjadi rumah bagi desa-desa dengan pemandangan sawah terindah. Salah satunya bisa kamu temukan di Desa Tegalalang. Susunan terasering yang tertata rapi menjadi objek bidikan sempurna untuk kameramu. Keindahannya juga menjadi alasan kenapa banyak fotografer bahkan dari luar negeri datang ke sini hanya untuk berburu foto.

6. Puri Saren Ubud

Puri Saren Ubud
Puri Saren Ubud – Sumber Gambar: flickr.com

Selain tari kecak api, ada satu jenis tarian lagi yang tak kalah populer di Bali yakni Tari Legong Mahabarata. Untuk bisa menikmati pertunjukan menarik ini, kamu bisa datang ke Puri Saren Ubud. Penampilan untuk tarian ini hanya bisa disaksikan pada hari Minggu saja tepatnya pada pukul 19.30 hingga pukul 21.00 waktu setempat. Di hari lain, kamu juga bisa menyaksikan tarian yang berbeda-beda dengan berbagai tema yang tak kalah menarik.

7. Campuhan Ridge Walk

Campuhan Ridge Walk
Campuhan Ridge Walk – Sumber Gambar: flickr.com

Meskipun bernuansa alam, banyak destinasi wisata Ubud yang cenderung ramai oleh wisatawan. Kalau kamu ingin tempat yang agak sepi dan jauh dari hiruk pikuk, Campuhan Ridge Walk adalah pilihan yang tepat. Objek wisata alam bebas ini menyajikan panorama pedalaman Bali yang masih murni dengan panorama hijau di sekelilingnya.

Tak hanya itu, kamu juga bisa sekalian melihat butik-butik bergaya kontemporer hingga wisma khas Bali. Perjalanan sepanjang 9 kilometer ini juga akan membawamu melewati Sungai Wos dengan lembah subur dan sawah hijaunya. Latar belakang pemandangan Gunung Agung akan jadi nilai plus tersendiri untuk perjalananmu di Campuhan Ridge Walk.

8. Gunung Kawi

Gunung Kawi
Gunung Kawi – Sumber Gambar: flickr.com

Tak hanya Jawa Timur yang memiliki gunung bernama Gunung Kawi. Di Ubud kamu juga bisa menemukan Gunung Kawi. Berlokasi di Tampaksiring, kurang lebih 18 kilometer sebelah timur laut Ubud, tempat rekreasi ini dibuka setiap hari mulai pukul 7 pagi hingga pukul 5 sore.

Gunung Kawi Ubud sendiri merupakan tempat pemakaman Raja Anak Wungsu dan keluarganya yang konon dibangun pada abad ke-11. Sebelum memasuki kawasan ini, kamu akan melintasi area persawahan dengan panorama indah. Selanjutnya untuk bisa mencapai situs, ada ratusan anak tangga yang harus dilewati.

9. Pura Kehen

Pura Kehen
Pura Kehen – Sumber Gambar: flickr.com

Beralamat di Jalan Sriwijaya, Bangli, Pura Kehen merupakan salah satu dari sekian banyak candi peninggalan masa lalu yang ada di Bali. Pura yang masih sangat terawat ini bisa ditempuh kurang lebih dengan 30 menit berkendara dari pusat kota Ubud.

Pura Kehen sering disebut sebagai candi paling cantik di Bali. Dipenuhi ukiran yang rumit dan detail, pura yang usianya sudah sangat tua ini adalah destinasi yang menarik. Karena banyak wisatawan tidak tahu tempat ini, kamu bisa berkunjung dengan tenang. Karena difungsikan juga sebagai tempat ibadah, pengunjung diwajibkan mengenakan pakaian yang rapi termasuk sarung bagi yang bercelana pendek.

10. Tirta Empul

Tirta Empul
Tirta Empul – Sumber Gambar: flickr.com

Masih di kawasan Tampaksiring, ada sebuah sumber air panas bernama Tirta Empul yang juga tidak kalah menarik untuk dikunjungi. Berada sekitar 20 dari pusat kota Ubud, Tirta Empul yang sudah lama dijadikan tempat suci ini merupakan tujuan penduduk Bali untuk mandi dan membersihkan diri baik dari segi fisik maupun rohani. Bagi yang ingin sekadar menyegarkan tubuh juga diperkenankan untuk masuk ke sini. Hanya saja tetap mengikuti aturan yang berlaku di sana.

11. Wisata Kopi Bali

Wisata Kopi Bali
Wisata Kopi Bali – Sumber Gambar: flickr.com

Pencinta kopi boleh merasa senang. Pasalnya Ubud juga sudah menyiapkan destinasi yang tak kalah menarik. Dikemas dengan konsep agrowisata, Wisata Kopi Bali ini akan mengajakmu mengenal lebih jauh tentang kopi mulai dari jenis-jenisnya, tanamannya hingga cara roasting dan penyeduhannya semua bisa kamu lihat di sini.

Di atas saung-saung yang berdiri kokoh dengan suasana khas pedesaan, semua pengunjung bisa menikmati kopi secara gratis. Jenis kopi-kopi tersebut antara lain adalah kopi Bali, kopi kelapa dan lain-lain. Khusus kopi luwak tidak disajikan gratis melainkan dikenakan biaya Rp50.000 per cangkirnya. Soal kualitas tidak perlu khawatir karena kopi luwak di sini adalah yang berkualitas premium.

Puas mencicipi kopi, saatnya singgah ke gerai untuk membeli oleh-oleh. Ada beragam pilihan jenis kopi dengan variasi harga bermacam-macam yang dapat kamu beli dan bawa pulang.

12. Restoran Bebek Bengil Ubud

Restoran Bebek Bengil Ubud
Restoran Bebek Bengil Ubud – Sumber Gambar: commons.wikimedia.org

Berdiri sejak 1990-an, restoran satu ini sudah memiliki banyak cabang hampir di seluruh Indonesia. Sehingga tidak heran bila kamu pernah mendengar nama Restoran Bebek Bengil Ubud. Meski begitu, rasanya tidak lengkap kalau tak mencicipi langsung rasa daging bebek di daerah asalnya.

Restoran Bebek Bengil yang populer ini adalah tujuan menarik untuk wisata kuliner. Tempat makanan ini beralamat di Jalan Hanoman, Padangtegal, Ubud. Jangan sampai lupa singgah ke sini, ya!

13. D’Tukad River Club

D’Tukad River Club
D’Tukad River Club – Sumber Gambar: instagram.com/riverclubbali

Ubud memang terkenal karena club-club pinggir pantainya yang keren. Tapi sekarang ada aktivitas wisata baru bernama jungle club yang juga layak dicoba. Salah satu tempat baru yang mengusung konsep ini adalah D’Tukad River Club.

Menggunakan rumah pohon sebagai konsep, kamu bisa merasakan pengalaman berlibur tepat di atas Air Terjun Tegenungan. Cukup dengan menaiki beberapa anak tangga, kamu bisa langsung menikmati panorama air terjun yang memukau ini.

Biasanya para wisatawan datang untuk bersantai di kawasan kolam renang. Aneka minuman dan camilan yang tersedia juga siap melengkapi kunjunganmu. Keberadaan teras bambu unik di sana juga bisa jadi objek jepretan menarik untuk kameramu. Destinasi ini berada di Desa Wisata Blangsinga, Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

14. Wanna Jungle Pool & Bar

Wanna Jungle Pool & Bar
Wanna Jungle Pool & Bar. Sumber gambar: Instagram.com/wannajunglebar

Tidak ada yang lebih menyenangkan selain bisa santai dan menghabiskan waktu di tempat yang bebas dari suasana berisik di sekitar. Untuk mewujudkan ide itu, datanglah ke Wanna Jungle Pool & Bar yang berada di Lembah Sungai Oos. Dibuat dengan konsep mirip beach club, suasana di sini benar-benar asyik meskipun tanpa laut dan pantai yang sesungguhnya.

Karena konsepnya ini, Wanna Jungle Pool & Bar cocok dijadikan tujuan liburan bersama pasangan. Kalau datang di hari Sabtu, ada bonus hiburan berupa musik dari live DJ yang seru.

15. Tokei Ubud

Tokei Ubud
Tokei Ubud – Sumber Gambar: instagram.com/tokeiubud

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengisi liburan, salah satunya adalah dengan memilih olahraga menantang untuk menghabiskan waktu. Salah satu destinasi menarik yang bisa kamu tuju adalah Tokei Ubud. Berada strategis di tengah kota, Tokei Ubud merupakan sarana panjat tebing indoor pertama di Ubud.

Instalasi tebing buatannya cukup nyaman dan mudah. Tingkat kesulitannya beragam dan bisa kamu sesuaikan berdasarkan kemampuan. Anak-anak di bawah 12 tahun juga bisa ikut mencoba, loh!

16. Bali Bohemian

Bali Bohemian
Bali Bohemian. Sumber gambar: Instagram.com/charlottelauterbach

Dilengkapi dengan warna-warni indah sekaligus eksentrik, Bali Bohemian merupakan destinasi bernuansa gipsi yang artistik. Bagi kamu yang berjiwa bebas, kunjungan ke sini akan membawa pengalaman tak terlupakan.

Tidak hanya jadi tempat pilihan hang out para turis asing, Bali Bohemian juga merupakan sebuah akomodasi dengan konsep hotel butik yang unik. Ada kamar-kamar berupa pondok yang didesain cantik dan berbeda satu sama lain.

17. Pasar Seni Ubud

Pasar Seni Ubud
Pasar Seni Ubud. Sumber gambar: Instagram.com/bombenk

Berada di pusat kota Ubud, Ubud Art Market atau yang juga dikenal dengan nama Pasar Seni Ubud adalah pasar yang menjual beragam kerajinan tangan dan karya seni. Pasar ini buka setiap hari dari pukul 6 pagi hingga pukul 6 sore.

Bagi para turis di Ubud, berkunjung ke sini adalah sebuah ritual yang harus dilakukan. Soalnya ada banyak sekali pernak-pernik cantik yang bisa dibeli sebagai buah tangan. Kalau ingin berbelanja, sebaiknya jangan datang di pagi hari saat pasar baru buka. Karena pengunjung masih sedikit, harga yang ditawarkan umumnya cenderung lebih mahal. Semakin sore, kamu bisa menemukan barang-barang dengan harga lebih murah.

18. Paradiso Ubud

Paradiso Ubud
Paradiso Ubud – Sumber Gambar: flickr.com

Ingin merasakan pengalaman menonton film yang berbeda, Paradiso Ubud adalah jawabannya. Berada di jantung kota Ubud, bioskop dengan konsep unik ini menyajikan pertunjukan film-film Hollywood terbaru hingga film karya sineas lokal.

Berkonsep restoran sinema, kamu tidak hanya bisa menonton film di sini tapi juga menikmati berbagai menu dengan bahan organik yang lezat. Di waktu-waktu tertentu kamu juga bisa melihat beragam pertunjukan seni khas Bali yang menarik.

19. Petulu

Petulu
Petulu – Sumber Gambar: commons.wikimedia.org

Menjelang matahari terbenam, kamu bisa menyaksikan pemandangan unik terbangnya ribuan burung kokoan dari Bali menuju Desa Petulu. Fenomena alam ini sungguh unik dan layak kamu abadikan dengan lensa kamera. Waktu puncak terbangnya burung-burung ini adalah berkisar antara pukul 5 hingga pukul 6 petang.

Tempat terbaik untuk menyaksikan fenomena ini adalah di sebelah selatan desa. Ada sebuah pos pemantauan dengan tulisan “The Best Place to See the Herons” di sana. Jangan lupa pesan sebotol minuman dingin untuk menemani duduk santaimu.

20. Pod Chocolate Factory and Café

Pod Chocolate Factory and Café
Pod Chocolate Factory and Café – Sumber Gambar: instagram.com/neelastari

Jangan seram dulu, meskipun kamu bisa berpelukan dengan beruang madu sungguhan di sini, tapi ini benar-benar aman, kok. Tempat yang merupakan pabrik cokelat ini juga menyajikan tur pembuatan cokelat mulai dari proses panen biji kakao hingga menjadi cokelat. Kalau kamu mau, kamu juga bisa membuat cokelatmu sendiri di sini.

21. Green Village Bali

Green Village Bali
Green Village Bali – Sumber Gambar: commons.wikimedia.org

Meskipun hampir semua tempat di Bali masih hijau, tapi Green Village ini benar-benar berbeda. Dibangun pada tahun 2006, kamu bisa menyaksikan bangunan-bangunan berbahan bambu yang menyatu dengan panorama lembah Sungai Ayung. Kalau ingin tahu lebih jauh tentang desa ini, kamu bisa mengikuti tur khusus.

22. Bambu Indah

Bambu Indah
Bambu Indah – Sumber Gambar: instagram.com/strongerwithsandrabella

Tertarik untuk merasakan pengalaman menginap di rumah-rumah joglo yang terbuat dari kayu? Mampir saja ke Bambu Indah. Di sini kamu akan menemukan rumah-rumah antik dari kayuj jati. Dikelilingi taman tropis, tempat ini menghadirkan suasana terbaik untuk liburanmu.

Salah satu objek paling menarik di sini adalah Rumah Udang. Berada di atas, kamu bisa melihat kolam udang di bawahnya. Kapan lagi bisa merasakan pengalaman menginap semenarik ini?

23. Studio Perak

Studio Perak
Studio Perak – Sumber Gambar: instagram.com/stephpriceyoga

Kalau kamu suka dengan perhiasan perak, singgah ke Studi Perak akan jadi pengalaman unik tersendiri. Beralamat di Jalan Hanoman Ubud, di sini kamu bisa membuat perhiasan perakmu sendiri dengan mengikuti kursus langsung dari ahlinya. Ada juga produk jadi yang bisa dibeli sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah.

24. Yoga Barn

Yoga Barn
Yoga Barn – Sumber Gambar: flickr.com

Bali merupakan salah satu tempat sakral bagi penyuka yoga. Kalau kamu adalah salah satunya, tak ada salahnya mencoba beryoga langsung di sini. Tak hanya kafe-kafe yang didesain alami, studio yoga di sini juga tampil unik dengan nuansa khas Bali. Kamu juga bisa sekalian bertemu dengan para pencinta yoga dari berbagai belahan dunia di sini.

25. Har’s Garden

Har’s Garden
Har’s Garden – Sumber Gambar: commons.wikimedia.org

Didirikan oleh dua bersaudara, kebun organik ini adalah tempat untuk berlibur sekaligus belajar. Kamu bisa memanen beragam hasil kebun sembari belajar tentang seluk beluk perkebunan organik langsung dari ahlinya. Har’s Garden berada di Jalan Sri Wedari, Tegallantang, Ubud.

26. Kamandalu Ubud Resort

Kamandalu Ubud Resort
Kamandalu Ubud Resort – Sumber Gambar: instagram.com/lam_meem_jahan

Suka dengan film Eat, Pray, Love dan ingin merasakan pengalaman ala Elizabeth Gilbert yang diperankan oleh Julia Roberts? Kamu bisa mengambil tur dari Kamandalu Ubud Resort. Tur unik ini termasuk perjalanan bersepeda, kunjungan ke tabib Ketut Liyer, makan romantis untuk pasangan sampai diskon spa di hotel mewah dengan pemandangan menakjubkan ini. Kamandalu Ubud Resort berada di Jalan Raya Andong, Banjar Nagi, Petulu. Kapan lagi bisa merasakan sensasi liburan bak tokoh film kalau bukan di Ubud?

27. Pondok Pekak Library

Pondok Pekak Library
Pondok Pekak Library – Sumber Gambar: instagram.com/iamaldonamaria

Liburan bersama anak-anak tidak akan lengkap tanpa wisata edukasi. Untuk menggali kreativitas, silakan datang ke Pondok Pekak Library. Berada dekat dengan Monkey Forest, sarana eduwisata ini adalah tempat yang sempurna untuk belajar berbagai seni di Bali termasuk seni lukis, seni ukir hingga seni tari. Tidak hanya anak-anak, orang dewasa juga bisa ikut bergabung, loh!

28. Seniman Coffee Studio

Seniman Coffee Studio
Seniman Coffee Studio – Sumber Gambar: instagram.com/theo.poa

Kopi Bali terkenal dengan cita rasa dan aroma uniknya. Tempat terbaik untuk mencicipinya ada di Seniman Coffee Studio yang berada di Jalan Sri Wedari No. 5. Tidak hanya mencicipi rasa asli kopinya, kamu juga bisa merasakan sensasi berbeda dengan campuran jahe, kelapa hingga ginseng.

29. Alam Sari Agrotourism

Alam Sari Agrotourism
Alam Sari Agrotourism – Sumber Gambar: instagram.com/balibaligoro

Agrotourism  sedang berkembang pesat di Bali. Salah satu destinasi yang banyak dituju saat ini adalah Alam Sari Agrotourism. Di sini, pengunjung bisa melihat perkebunan kopi sekaligus proses pengolahan biji mulai dari proses panen, pengeringan, pemanggangan hingga sampai ke cangkirmu. Nikmati sedapnya kopi khas Bali sembari duduk santai dan mengobrol dengan orang-orang terdekat di tempat ini.

30. Bali Bird & Reptile

Bali Bird & Reptile
Bali Bird & Reptile – Sumber Gambar: instagram.com/loboda_alex

Tujuan wisata keluarga lain yang cocok untuk anak-anak dan keluarga adalah Bali Bird & Reptile Park. Beralamat di Jalan Serma Cok Ngurah Gambir, di sini pengunjung dapat menyaksikan beragam jenis burung yang hidup di Indonesia hingga Afrika dan Amerika Selatan. Ada 1.000 ekor burung dari 250 spesies bisa kamu lihat untuk memperkaya pengetahuan tentang alam. Objek wisata edukasi ini juga menyajikan beragam jenis tanaman tropis yang jumlahnya mencapai 2.000 jenis.  Adapun jenis reptil yang bisa disaksikan antara lain adalah komodo, katak, ular, buaya dan kadal.

31. Museum Antonio Blanco

Museum Antonio Blanco
Museum Antonio Blanco – Sumber Gambar: flickr.com

Antonio Blanco merupakan salah satu seniman populer di Bali. Berlokasi di kawasan perbukitan Sungai Campuhan Ubud, ada Museum Blanco Renaissance yang bisa kamu tuju untuk melihat karya sang seniman. Nyaris tak pernah sepi, museum ini selalu penuh dengan setidaknya 100 hingga 150 orang turis baik dalam maupun luar negeri setiap harinya. Museum ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti restoran, toko seni, toilet hingga ruang bersantai. Tarif masuk ke dalam museum ini adalah Rp30.000 untuk turis lokal dan sedikit lebih mahal untuk turis mancanegara.

32. Museum Rudana Ubud

Museum Rudana Ubud
Museum Rudana Ubud – Sumber Gambar: instagram.com/nyomanrdn71

Jika Museum Blanco Renaissance khusus menampilkan karya Antonio Blanco, di Museum Rudana Ubud, kamu bisa menyaksikan lebih banyak karya seni dari banyak seniman Bali. Karya seni lukisan berupa patung hingga lukisan menjadi daya tarik utama di museum ini.

Nama-nama seniman populer yang memamerkan karyanya di sini antara lain adalah Nyoman Gunarsa, Made Wianta, Sunaryo Sutono hingga Gusti Nyoman Lempad. Museum ini merupakan sumbangsih seorang kolektor lukisan bernama Nyoman Rudana.

33. Istana Tampaksiring

Istana Tampaksiring
Istana Tampaksiring. Sumber gambar: Instagram.com/istanatampaksiring

Berada di Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, istana ini sebenarnya adalah gabungan dari Wisma Merdeka dan Wisma Yudhistira. Dibangun pada tahun 1957, destinasi wisata ini sempat mengalami perbaikan dan penambahan bangunan pada tahun 2003 dalam rangka KTT ASEAN Summit XIV.

Istana Tampaksiring adalah tempat menginap yang biasa digunakan oleh presiden dan keluarganya saat berkunjung ke Pulau Bali. Ada penambahan berupa tempat konferensi dan resepsi sebagai fasilitas untuk keperluan acara-acara khusus kenegaraan.

34. Desa Taro Ubud

Desa Taro
Desa Taro. Sumber gambar: Instagram.com/tiyang_wayan

Kalau ingin berkeliling Ubud dengan menggunakan kendaraan yang berbeda, silakan singgah ke Desa Taro. Di desa ini kamu bisa merasakan pengalaman naik gajah sembari menikmati pemandangan alam Ubud yang indah dalam perjalanan selama kurang lebih 30 menit. Kalau tertarik mencoba, bersiaplah merogoh kocek agak dalam karena tarif yang dikenakan cukup mahal yakni sekitar Rp500 ribuan. Untungnya tarif naik gajah untuk anak-anak harganya sedikit lebih murah.

35. Museum Puri Lukisan Ubud

Museum Puri Lukisan Ubud
Museum Puri Lukisan Ubud – Sumber Gambar: instagram.com/gords43

Destinasi terakhir sangatlah bersejarah karena berstatus sebagai museum tertua di Bali, yakni Museum Puri Lukisan Ubud. Di dalam museum ini terdapat berbagai karya menarik berupa lukisan dan ukiran kayu tradisional khas Pulau Dewata. Kalau ingin berkunjung, museum ini buka mulai pukul 9 pagi hingga pukul 6 sore waktu setempat.

Dengan membayar tiket masuk, kamu tidak hanya bisa menikmati koleksi di dalamnya tapi juga mendapatkan tambahan fasilitas berupa aneka kue dan minuman. Anak-anak yang datang bersama orang tua dan berusia di bawah 15 tahun bisa masuk gratis ke sini.

Itulah 35 tempat wisata di Ubud yang sayang jika dilewatkan saat kunjungan kamu ke Bali. Jadi, pastikan liburanmu ke Pulau Dewata akan meluangkan waktu ke Ubud untuk menghampiri satu per satu tempat wisatanya. Tapi jangan berlibur dalam waktu dekat ya, ShopBackers! Tunggu sampai situasi dunia dan Indonesia sudah pulih dan membaik.

Sambil menunggu, ada baiknya kamu mempersiapkannya mulai dari sekarang.  Bisa dengan mencari-cari hotel murah di Bali atau susun itinerary agar semakin lancar. Nah, untuk membantu kamu lebih, jangan lupa sertakan ShopBack untuk pesan hotel atau tiket. Sebab, ada cashback yang menggiurkan sudah menanti kamu!

 

Download Aplikasi ShopBack di Sini

Lihat juga daftar tempat wisata di tempat lainnya: