Pergi berlibur ke Magetan pada musim liburan adalah keputusan yang tepat. Pasalnya, di daerah Magetan terdapat satu wisata alam yang sangat cocok buat kamu yang ingin melepas penat karena rutinitas yang terasa sangat melelahkan dan menjemukan, yakni Telaga Sarangan.

Destinasi wisata yang berada di bawah kaki Gunung Lawu ini memang sudah terkenal sejak dulu di kalangan masyarakat Jawa Timur. Banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara berbondong-bondong rela menghabiskan waktu lama berwisata di Telaga Sarangan. Cukup beralasan, siapapun yang datang ke sini dipastikan akan merasa relaks dan tenang karena alamnya yang asri dan sejuk.

Sejarah Telaga Sarangan

Sejarah Telaga Sarangan
Kapal, danau – Sumber Gambar: commons.wikimedia.org

Tempat wisata berupa danau luas ini tidak lepas dari cerita sejarah yang hingga kini masih beredar di kalangan masyarakat sekitar. Konon, dulu ada sepasang suami istri bersama Kyai Pasir dan Nyai Pasir yang tinggal dalam sebuah pondok sederhana yang terbuat dari kayu di hutan Gunung Lawu.

Singkat cerita, ketika hendak pergi bertanam ke ladang, Kyai Pasir yang harus menebang pohon demi pohon untuk membuka lahan pun dikejutkan dengan adanya telur ayam di salah satu pohon yang akan ditebangnya. Bersama sang istri, Kyai Pasir setuju untuk merebus dan memakan telur ayam temuannya tersebut.

Sekembalinya Kyai Pasir ke ladang, ia merasa sangat kesakitan hingga harus berbaring dan berguling di tanah. Tiba-tiba, ia berubah menjadi seekor naga yang besar. Rasa sakit yang dialami Kyai Pasir pun dirasakan oleh Nyai Pasir. Ia pun hendak meminta bantuan suaminya ke ladang, tetapi ia malah bertemu dengan sang naga yang tidak lain tidak bukan adalah suaminya.

Namun tak lama setelah itu, Nyai Pasir pun pada turut berubah menjadi naga. Aktivitas kedua naga ini mengakibatkan terbentuknya cekungan yang dalam. Seketika, muncullah air yang kemudian memenuhi cekungan ini, hingga kemudian tercetuslah nama Telaga Sarangan dari masyarakat sekitar.

Mitos Telaga Sarangan

Mitos Telaga Sarangan
Mitos Telaga Sarangan – Sumber Gambar: commons.wikimedia.org

Tak lepas dari sejarah yang masih dipertanyakan kebenarannya, berkembang lagi mitos seputar Telaga Sarangan di antara para warga yang tinggal tak jauh dari lokasi destinasi wisata ini. Cerita yang beredar adalah kedua naga yang bersemayam di dasar danau ini akan marah apabila tidak diberikan sesaji, sehingga akan mendatangkan bencana besar kepada masyarakat sekitar.

Oleh karena itulah, masyarakat yang tinggal di sekitar telaga akan menggelar upacara adat Larung Sesaji setiap hari Jumat pasaran Pon di bulan Ruwah. Tujuannya tentu saja untuk melindungi area Telaga Sarangan dan sekitarnya dari bencana alam dan masyarakatnya selalu diberikan keberkahan. Pun, gelaran upacara adat ini tidak lepas dari ungkapan rasa syukur masyarakat setempat atas rezeki yang mereka dapatkan hingga sekarang.

Mitos lain yang beredar tentang Telaga Sarangan ini. Berdasarkan penuturan warga, pulau yang berada tepat di tengah telaga ini berisikan tiga makam orang sakti yang bernama Joko Lelono, Nyai Ramping, dan Syekh Mundur. Tidak hanya itu, seekor harimau putih yang sakti ikut menjaga kawasan telaga ini. Bagaimana, apakah kamu percaya dengan cerita ini?

Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan di Telaga Sarangan

Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan di Telaga Sarangan
Bermain speedboat – Sumber Gambar: instagram.com/takim_jogja

Terlepas dari sejarah dan mitos yang beredar, Telaga Sarangan tetap memiliki daya tarik yang tidak tergantikan. Berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut dan memiliki luas wilayah kurang lebih 30 hektare, telaga besar dan dalam dengan air berwarna biru kehijauan yang jernih dan segar inilah yang menjadi tujuan utama para wisatawan yang datang ke sini.

Sudah pasti, ada banyak sekali aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di Telaga Sarangan. Apa saja?

1. Menunggang Kuda atau Mencoba Serunya Naik Speedboat

Menunggang Kuda atau Mencoba Serunya Naik Speedboat
Danau – Sumber Gambar: instagram.com/rikysaputra2542

Pasti kamu penasaran dong, seperti apa rasanya mengelilingi telaga yang sarat dengan cerita mitos ini? Nah, supaya kamu tidak pulang dengan rasa penasaran yang terus bersarang di kepala, tidak ada salahnya untuk mengelilingi Telaga Sarangan dengan menyewa perahu cepat alias speedboat. Tidak perlu khawatir soal keamanannya, karena kamu sudah dibekali dengan pelampung keselamatan.

Harga sewa perahu cepat dengan kapasitas tiga hingga empat orang ini sebesar Rp60.000 untuk satu kali putaran. Kalau belum puas dan ingin mencoba lagi, kamu cukup membayar Rp150.000 untuk tiga kali putaran.

Kamu takut air dan hanya ingin berkeliling di tepian telaga saja? Tidak masalah, kamu bisa menyewa kuda berikut pemandunya dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu sebesar Rp50.000,00 untuk setiap putarannya.

2. Menikmati Suasana Sejuk dan Alami Khas Pegunungan

Menikmati Suasana Sejuk dan Alami Khas Pegunungan
Wanita melihat pemandangan – Sumber Gambar: instagram.com/akbardg_

Ini dia yang dicari para wisatawan yang datang dari kota-kota besar seperti Jakarta. Ketenangan dan suasana sejuk serta alami khas pegunungan. Kamu sudah tiba di tempat yang tepat, karena Telaga Sarangan memang menawarkan pengalaman wisata tak terlupakan di kaki Gunung Lawu. Sudah pasti, kepenatan, kejenuhan, dan rasa lelah hilang seketika sesampainya di sini.

Kalau kamu memilih berkunjung di pagi hari di musim yang cerah, kamu akan berkesempatan untuk mengabadikan momen matahari terbit dari balik megahnya Gunung Lawu. Kalau kamu melewatkannya, kamu bisa datang pada waktu sore karena fenomena matahari terbenam yang disuguhkan Telaga Sarangan pun tidak kalah indahnya.

3. Mencicipi Aneka Kuliner Lezat dan Membeli Oleh-Oleh

Mencicipi Aneka Kuliner Lezat dan Membeli Oleh-Oleh
Mencicipi Aneka Kuliner Lezat dan Membeli Oleh-Oleh – Sumber Gambar: jakartatraveller.com

Tidak lengkap rasanya wisata kamu ke Telaga Sarangan kalau tidak mencoba kuliner khas yang ada di sini. Jenis kuliner yang ditawarkan pun sangatlah beragam, tetapi pastikan kamu tidak terlewat untuk menjajal enaknya satai kelinci. Beberapa kuliner khas lain yang dijajakan di Telaga Sarangan adalah jagung bakar, aneka gorengan, nasi pecel, atau nasi rawon. Soal harga, kamu tidak perlu khawatir, karena dijamin murah dan tidak menguras dompet.

Puas memanjakan perut dan melepas dahaga, kamu bisa mengunjungi gerai oleh-oleh yang tidak jauh dari telaga. Ada banyak barang-barang unik yang bisa kamu beli untuk buah tangan keluarga, sahabat, atau kolega. Mulai dari aneka camilan khas Jawa Timur, kerajinan tangan dari anyaman bambu, kaus dengan gambar khas Telaga Sarangan, gantungan kunci, hingga tanaman dalam pot yang pas banget untuk menambah koleksi di pekarangan rumah.

4. Mengunjungi Monumen Pesawat Tempur dan Air Terjun Tirtosari Sarangan

Mengunjungi Monumen Pesawat Tempur dan Air Terjun Tirtosari Sarangan
Mengunjungi Monumen Pesawat Tempur dan Air Terjun Tirtosari Sarangan Sumber Gambar: instagram.com/latifa.agwinda

Di sekitar Telaga Sarangan, kamu masih bisa menemukan dua tempat wisata yang menarik dan sayang untuk dilewatkan. Pertama, adalah Monumen Pesawat Tempur yang menggunakan pesawat jenis F-5 Tiger. Monumen ini didirikan untuk memberikan penghormatan dan sebagai kebanggaan tersendiri akan pesawat tempur F-5 Tiger yang telah sukses melakukan tugasnya di Landasan Udara Iswahjudi.

Namun, tidak kalah menariknya, kamu juga bisa mengunjungi Air Terjun Sarangan atau lebih dikenal dengan Air Terjun Tirtosari. Destinasi wisata ini bisa kamu tempuh dengan berjalan kaki atau naik ojek pangkalan. Setelah membayar tiket masuk sebesar Rp7.00, kamu harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 15 kilometer.

Cukup melelahkan, tetapi kamu akan disambut dengan indahnya pemandangan alam sesampainya di lokasi. Kalau kamu belum puas dan masih memiliki waktu luang, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke beberapa air terjun lainnya, seperti Pundak Kiwo, Watu Ondo, dan Air Terjun Jarakan.

Nah, kalau kamu ingin mengunjungi semua destinasi seru di sekitar Telaga Sarangan, tentunya harus mencari akomodasi terlebih dahulu untuk tempat beristirahat. Tidak perlu bingung kalau ingin mencari penginapan yang tepat, baik soal harga maupun fasilitas dan kenyamanannya.

Coba awali dengan ShopBack, karena ada banyak merchant yang bisa kamu pilih untuk memesan penginapan di sekitar destinasi wisata Telaga Sarangan. Bahkan, kamu bisa mendapatkan cashback untuk setiap transaksi yang kamu lakukan di ShopBack.

Lokasi dan Cara ke Telaga Sarangan

Lokasi dan Cara ke Telaga Sarangan
Pemandangan Danau – Sumber Gambar: instagram.com/ilhamantoni_313

Telaga Sarangan berlokasi di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Tepatnya, di lereng Gunung Lawu dan sekitar 16 kilometer dari pusat Kota Magetan. Apabila kamu memulai perjalanan dari Tawangmangu, destinasi ini hanya berjarak sekitar 5 kilometer, bisa kamu tempuh menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum.

Tetap jaga kewaspadaan kalau kamu memilih menggunakan kendaraan mobil atau motor pribadi untuk menuju ke Telaga Sarangan, karena akses jalan pegunungannya identik dengan kelokan dan tikungan tajam. Tentu saja, jaga selalu kondisi kesehatan fisik kamu, pastikan juga kendaraan kamu berada pada kondisi layak jalan dan mampu menaklukkan medan jalur pegunungan.

Sementara itu, kalau kamu memulai perjalanan dari Surabaya, pilihlah bus dengan tujuan Madiun. Lanjutkan perjalanan dengan angkutan umum menuju ke Magetan dan Sarangan. Kalau kamu memilih bus dari arah Yogyakarta atau Jawa Tengah, pilih bus dengan tujuan Terminal Tirtonadi dan lanjutkan perjalanan dengan bus menuju ke Tawangmangu. Setelahnya, ganti dengan angkutan umum yang menuju ke Sarangan.

Namun, jika kamu memilih datang ke Telaga Sarangan menggunakan kereta api, Stasiun Solo Balapan menjadi stasiun tujuan yang paling tepat. Lalu, carilah becak, taksi, atau angkutan umum yang bisa mengantarkan kamu menuju ke Terminal Tirtonadi dan lanjutkan perjalanan dengan rute yang sama seperti kalau kamu menggunakan bus.

Tiket Masuk, dan Jam Buka Telaga Sarangan

Tiket Masuk, dan Jam Buka Telaga Sarangan
Pemandangan Danau – Sumber Gambar: instagram.com/dije_vai

Sesampainya di Telaga Sarangan, kamu harus menyiapkan sejumlah dana untuk biaya parkir (kalau kamu menggunakan kendaraan pribadi) dan biaya tiket masuk. Harga tiket masuknya masih sangat terjangkau, kok, sekitar Rp20.000 untuk dewasa dan Rp15.000 untuk anak-anak. Sementara biaya parkir kendaraan sebesar Rp5.000 untuk roda dua dan Rp10.000 untuk kendaraan roda empat.

Perihal jam operasional, Telaga Sarangan buka setiap hari selama 24 jam. Namun, biasanya destinasi wisata ini sudah sepi pada petang hari atau setelah matahari terbenam. Kamu juga tidak dianjurkan untuk datang terlalu malam, mengingat akses jalan ke Telaga Sarangan yang terbilang ekstrem.

Satu lagi, kamu tidak diperbolehkan untuk berenang, karena telaga ini sangat dalam. Selain itu, mengingat mitos yang beredar dan masih dipercaya hingga sekarang, ada baiknya kamu selalu berhati-hati dan menjaga sikap di mana pun kamu berada.

Alam Indonesia memang sangat memesona dan layak untuk selalu dijaga dan dilestarikan keindahannya. Seperti halnya Telaga Sarangan, wisata alam yang murah meriah pas banget dijadikan tujuan kalau kamu sedang mampir ke Jawa Timur, tepatnya ke Magetan. Jadi, kapan nih, kamu berencana untuk menjelajahi indahnya Telaga Sarangan, ShopBackers?

Lihat juga review tempat wisata lainnya: