Banyak orang yang ingin memiliki rambut lurus secara instan. Berbagai cara pun rela dilakukan, salah satunya adalah dengan smoothing rambut. Cara yang satu ini memang kerap kali menjadi solusi agar rambutnya jadi lebih lurus dalam waktu yang sangat singkat.

Namun ternyata, tidak sedikit orang yang asal-asalan melakukan perawatan rambut tersebut karena masih kurang paham dengan yang namanya smoothing rambut. Untuk itu, ada baiknya kamu memahami terlebih dahulu apa perbedaan antara smoothing rambut dengan rebonding.

Smoothing dan Rebonding Itu Beda

Smoothing dan Rebonding itu Beda
Smoothing rambut. Sumber gambar: instagram.com/ellessalonid

Meski sama-sama membuat rambut menjadi tampak lurus, baik itu smoothing maupun rebonding sebenarnya memiliki perbedaan yang cukup jelas. Smoothing dilakukan dengan menggunakan obat yang memiliki kandungan keratin, sejenis protein yang berfungsi untuk menyusun kuku, rambut, dan kulit pada manusia. Obat ini dioleskan ke seluruh rambut dan diluruskan dengan menggunakan alat pencatok.

Sementara rebonding dilakukan dengan menggunakan obat yang khusus untuk meluruskan rambut. Obat ini diusapkan pada seluruh bagian rambut, kemudian didiamkan selama beberapa saat hingga obat sepenuhnya meresap hingga ke bagian kutikula. Inilah mengapa rebonding memiliki daya tahan yang lebih lama, sekitar 6 bulan hingga 1 tahun bergantung pada jenis rambut kamu. Sedangkan smoothing hanya mampu bertahan sekitar 3 bulan saja.

Kalau kamu tanya mana yang lebih bagus antara smoothing atau rebonding, kedua perawatan rambut ini sama bagusnya, tergantung pada jenis rambut dan kebutuhan kamu. Kalau kamu memiliki bujet yang terbatas tetapi ingin mendapatkan hasil yang lebih tahan lama, rebonding bisa menjadi pilihan. Bahkan, harga perawatan rambut rebonding ini bisa mencapai setengah dari harga smoothing rambut, lho, ShopBackers!

Akan tetapi, kamu harus kembali ke salon setidaknya setiap 6 bulan untuk melakukan perawatan ulang alias retouch. Rambut kamu pasti sudah lebih panjang, dan ini akan membuat hasil rebonding tidak nyaman dipandang. Nah, hal lain yang perlu menjadi pertimbangan adalah jenis rambut kamu. Perawatan smoothing rambut lebih cocok diaplikasikan untuk jenis rambut yang bergelombang dan lurus model frizzy. Jadi, kalau tipe rambut kamu keriting, rebonding lebih disarankan.

Jadi, apakah rebonding lebih baik? Sekali lagi, belum tentu. Mungkin, rebonding bisa dibilang lebih efektif dari segi harga dan ketahanannya. Sayangnya, perawatan ini justru menggunakan obat yang cenderung tidak ramah pada rambut bila dibandingkan dengan obat yang digunakan untuk smoothing.

Kamu pun harus mengikuti beberapa aturan perawatan rambut agar rambut hasil rebonding tidak semakin rusak. Ini termasuk mengurangi pemakaian alat perawatan yang mengandung panas seperti pengering atau pencatok, dan tidak dianjurkan untuk mewarnai rambut.

Sebenarnya, mau rebonding atau smoothing, keduanya sama-sama memiliki resiko terjadinya kerusakan pada rambut. Inilah mengapa kamu harus rutin melakukan perawatan agar rambut tetap kuat, tidak rontok, menjadi lebih tipis dan rapuh, tidak mudah patah serta bercabang, seperti menggunakan vitamin atau serum rambut. Apalagi kalau kamu punya kulit kepala yang sensitif, jika obat terserap masuk ke bagian kulit kepala, ada kemungkinan terjadinya iritasi.

Ingin Smoothing Rambut? Ini yang Perlu Kamu Pertimbangkan

Tidak ada salahnya mengubah penampilan agar menjadi lebih menarik dan nyaman dipandang. Selain gaya berpakaian, biasanya wanita lebih memilih untuk melakukan sedikit sentuhan pada rambut, salah satunya dengan meluruskan atau smoothing rambut. Namun, sebelum kamu memutuskan untuk melakukan perawatan ini, kamu harus pertimbangkan dulu beberapa hal berikut:

1. Salon yang Dipilih

Salon yang Dipilih
Salon yang Dipilih
sumber gambar: commons.wikimedia.org

Kamu punya salon langganan? Pastinya ini tidak akan membuat kamu kesulitan untuk melakukan perawatan rambut. Namun, jika kamu masih mencari salon yang tepat untuk melakukan smoothing, sebaiknya carilah informasi sebanyak mungkin tentang salon yang tepat. Lebih baik lagi jika salon tersebut memang direkomendasikan oleh banyak pelanggan karena pelayanan dan hasil perawatannya yang pastinya sempurna.

Lalu, jangan lupa, sesuaikan dengan kondisi keuanganmu. Ingat bahwa smoothing dibanderol dengan harga yang terbilang lebih mahal. Semakin berkelas dan bagus pelayanan dari sebuah salon, tentu saja harga yang harus kamu bayarkan akan semakin tinggi. Ini pun bergantung pada tebal, tipis, dan panjang rambut. Meski begitu, tidak ada salahnya mengeluarkan bujet sedikit lebih banyak untuk hasil rambut lurus yang lebih oke, bukan?

2. Tipe Smoothing Rambut

Tipe Smoothing Rambut
Rambut Lurus – Sumber Gambar: pxfuel.com

Kamu mungkin belum tahu kalau ada beberapa jenis smoothing rambut, tetapi yang paling banyak direkomendasikan adalah metode smoothing rambut keratin. Tipe pelurusan rambut ini tidak hanya membuat rambut kamu menjadi lebih lurus, tetapi juga akan tampak lebih natural dan lembut ketika disentuh. Metode smoothing ini dilakukan dengan menggunakan keratin artificial sebagai lapisan rambut.

3. Kandungan Obat Smoothing yang Dipakai

Kandungan Obat Smoothing yang Dipakai
Obat rambut – Sumber Gambar: commons.wikimedia.org

Meski kamu melakukan perawatan smoothing di salon langganan, tidak ada salahnya kok bertanya pada hair stylist tentang kandungan obat yang dipakai. Pasalnya, ada beberapa bahan yang terkandung dalam obat smoothing yang bisa memicu terjadinya iritasi pada kulit kepala yang sensitif, seperti misalnya formaldehyde. Kalau kulit kepala kamu termasuk sensitif, sudah pasti kamu tidak bisa menggunakan obat ini, bukan?

4. Jenis Rambut Sebelum Melakukan Smoothing

Jenis Rambut Sebelum Melakukan Smoothing
Perawatan Rambut – Sumber Gambar: pxfuel.com

Apa jenis rambutmu sebelum memutuskan untuk meluruskannya? Apakah memang sudah lurus tetapi ingin membuatnya lurus lebih sempurna? Apakah bergelombang? Atau justru keriting? Memang, smoothing rambut tidak disarankan untuk jadi pilihan kalau kamu punya rambut keriting, karena selain penggunaan obat yang lebih banyak, hasil yang kamu dapatkan juga bisa jadi tidak maksimal. Namun, tidak ada salahnya kok mencobanya.

Smoothing Rambut Juga Perlu Perawatan

Setelah smoothing dan rambut menjadi lurus, bukan berarti tugas kamu selesai begitu saja. Supaya hasilnya tetap awet, kamu perlu melakukan sederet perawatan. Nah, perawatan apa saja yang harus dilakukan setelah rambut diluruskan? Berikut beberapa di antaranya:

1. Membiarkan Rambut Tergerai

Membiarkan Rambut Tergerai – Sumber Gambar: pixabay.com

Jika kamu hobi mengikat rambut, membiarkan rambut tergerai tentu menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, ikatan yang terlalu kencang pada rambut hasil smoothing akan meninggalkan bekas yang membuat rambut kamu terlihat berantakan. Kalau kamu ingin mengikatnya, sebaiknya hindari menggunakan karet. Pilih kain atau jepit rambut yang tidak memberikan tekanan terlalu kencang pada rambut. Kamu juga perlu menghindari sanggul rambut, karena menata rambut dengan sanggul akan mengubah struktur dari rambut yang sudah diluruskan.

2. Rutin Menggunting Rambut yang Bercabang

Rutin Menggunting Rambut yang Bercabang
Rambut, sisir – Sumber Gambar: pixabay.com

Masalah rambut hasil smoothing yang harus kamu hadapi adalah rambut yang lebih mudah bercabang. Jadi, luangkan waktu untuk menggunting setiap percabangan rambut ini, karena cabang dengan warna merah oranye dengan ujung sedikit putih ini akan membuat rambut kamu menjadi lebih mudah rusak dan patah. Setidaknya, potong cabang rambut secara rutin setiap bulan sekali. Jika memang sempat, pergilah ke salon untuk merapikan bentuk rambutmu.

3. Hindari Menyisir Rambut Terus-Menerus

Hindari Menyisir Rambut Terus-Menerus
Menyisir Rambut – Sumber Gambar: pikrepo.com

Wajar kok kalau kamu jadi ingin sering menyisir rambut hasil smoothing agar selalu terlihat rapi, tetapi sebaiknya kamu menguranginya. Bukan tanpa alasan, rambut yang telah diluruskan dengan bahan kimia akan jadi lebih rapuh, mudah rontok, dan mudah patah. Apalagi kalau kamu menyisir dengan jenis sisir yang bergigi terlalu rapat. Kalau ingin menyisir, pilih sisir dengan gigi yang berjarak cukup lebar dan terbuat dari bahan kayu, sehingga kerusakan rambut bisa dicegah.

4. Cuci Rambut dengan Sampo dan Pelembut Rambut

Cuci Rambut dengan Sampo dan Pelembut Rambut
Shampo dan Pelembut – Sumber Gambar: pixabay.com

Jangan malas keramas atau mencuci rambut, apalagi kalau kamu sudah melakukan smoothing rambut. Namun, kamu tidak dianjurkan untuk langsung mencuci rambut setelah smoothing. Agar obat meresap dengan sempurna, kamu biasanya disarankan untuk mencuci rambut tiga hari setelah perawatan, bahkan bisa lebih, bergantung pada kondisi rambutmu. Membasahi kepala dengan air juga tidak disarankan, lho. Sama halnya dengan keramas, mengguyur kepala akan membuat obat tidak meresap dengan baik pada rambut.

Pilihan sampo juga harus kamu pertimbangkan. Kalau kamu menggunakan sampo biasa, setelah smoothing pilihlah sampo yang bisa menjaga rambut hasil smoothing tetap sehat. Lebih baik lagi kalau kamu menggunakan produk pelembut rambut yang membantu mengembalikan kondisi rambut setelah perawatan, baik itu smoothing, rebonding, atau pewarnaan. Jadi, rambut tetap berkilau dan indah kapan saja.

5. Berikan Vitamin dan Serum Rambut

Berikan Vitamin dan Serum Rambut
Perawatan Untuk Rambut – Sumber Gambar: piqsels.com

ering mendapatkan saran untuk menggunakan vitamin dan serum rambut setelah melakukan perawatan di salon? Kalau iya, sebaiknya kamu mengikuti saran ini, terutama kalau kamu melakukan perubahan yang signifikan pada rambut, seperti mengecat atau meluruskannya. Rambut yang tidak diberi serum dan vitamin akan menjadi lebih rapuh, kering, dan rentan patah. Kamu juga bisa membuat masker rambut sendiri dari bahan alami di rumah, seperti yoghurt, lidah buaya, atau buah alpukat. Tidak hanya tubuh, nutrisi rambut juga penting, lho!

6. Melindungi Rambut Sebelum Menggunakan Alat Perawatan

Melindungi Rambut Sebelum Menggunakan Alat Perawatan
Catok Rambut – Sumber Gambar: commons.wikimedia.org

Sama halnya dengan rebonding, kamu juga tidak disarankan untuk terlalu sering mengeringkan rambut dengan hair dryer atau meluruskan rambut dengan alat pencatok. Panas yang berlebih pada rambut hanya akan membuat rambut semakin kering dan lebih mudah rusak. Namun, bagaimana jadinya kalau alat pengering dan pencatok ini memang dibutuhkan untuk melakukan perawatan kilat?

Nah, kalau kamu memang ingin menggunakan peralatan perawatan rambut yang mengandung panas tersebut, sebaiknya semprot rambut dengan obat pelindung panas atau heat protection. Jadi, rambut akan tetap terlindungi dan terhindar dari risiko kerusakan yang lebih parah karena pemberian panas yang berlebihan.

Apa Jadinya kalau Rambut Hasil Smoothing Tidak Dirawat?

Kalau kamu malas melakukan perawatan rambut, sebaiknya jangan pernah coba-coba smoothing. Pasalnya, penggunaan bahan kimia sebenarnya tidak pernah memberikan dampak baik untuk rambut. Selalu ada risiko yang mungkin kurang baik untuk kesehatan rambut dan kulit kepala kamu. Inilah mengapa perawatan rutin perlu dilakukan, agar kamu terhindar dari risiko tersebut. Lalu, apa saja dampak yang mungkin terjadi apabila smoothing rambut tidak diimbangi dengan perawatan yang tepat?

1. Rambut Lebih Tipis, Rapuh, dan Rentan Patah

Rambut Lebih Tipis, Rapuh, dan Rentan Patah
Rambut Pirang – Sumber Gambar: pxfuel.com

Penggunaan alat pemanas yang terlalu lama pada rambut, seperti alat catok ketika melakukan smoothing tentu akan berdampak kekuatan rambut. Tanpa adanya perawatan rutin, rambut lurus yang kamu dambakan ini justru akan menjadi lebih rapuh, mudah rontok, dan patah.

Bahkan, ketebalan rambut kamu pun akan jauh berkurang setelah smoothing. Jadi, luangkanlah waktu untuk melakukan perawatan rutin, seperti menggunakan serum atau vitamin rambut.

Kalau kamu tidak sempat ke salon karena waktu yang sangat terbatas, kamu bisa kok melakukan perawatan sendiri di rumah. Bahkan, sekarang tidak sulit lagi untuk membeli serum dan vitamin rambut yang berkualitas.

Kamu bisa membelinya secara online, kuncinya adalah awali dengan ShopBack. Di sini, kamu akan mendapatkan produk perawatan rambut dari berbagai merchant kecantikan, seperti misalnya Sephora. Tak tanggung-tanggung, ada bonus cashback yang menanti, lho!

2. Rambut Kering dan Mudah Bercabang

Rambut Kering dan Mudah Bercabang
Wanita Membelai Rambut – Sumber gambar: pxfuel.com

Dampak lain dari smoothing rambut yang tidak diimbangi dengan perawatan adalah rambut menjadi kering dan mudah bercabang. Obat yang digunakan dalam proses smoothing akan mengubah struktur dari rambut asli kamu.

Kalau kamu tidak rutin menggunting ujung rambut yang bercabang ini, sudah pasti rambut kamu akan mengalami kerusakan, bahkan bisa jadi kerusakan ini terjadi secara permanen. Akibatnya, kamu harus mengeluarkan biaya ekstra untuk melakukan perawatan.

3. Rambut Berketombe

Rambut Berketombe
Rambut berantakan – Sumber Gambar: pxfuel.com

Tidak hanya rambut yang mudah kering, kulit kepala kamu pun akan mengalami hal yang sama setelah smoothing. Kondisi ini akan membuat kamu lebih mudah berketombe, apalagi kalau kamu ternyata menggunakan sampo yang tidak tepat.

Bukannya berkurang, ketombe justru semakin banyak bermunculan, sehingga rambut menjadi lebih mudah rontok, lepek, dan bau. Sudah pasti, kamu pun akan kehilangan rasa percaya diri.

4. Rambut Beruban

Rambut Beruban
Lukisan Wanita Rambut Putih – Sumber Gambar: pxfuel.com

Munculnya uban kini sedang menjadi masalah yang terbilang serius bagi sebagian besar wanita di usia muda. Padahal, penyebabnya sepele, kalau tidak sedang stres, berarti kamu sedang mengalami masalah pada rambut. Terlebih lagi jika rambut kamu merupakan hasil perawatan smoothing.

Tidak banyak yang tahu bahwa smoothing rambut yang tidak diimbangi dengan perawatan akan membuat warna rambut berubah. Nah, munculnya uban pada rambut ini terjadi karena berkurangnya kandungan melamin alami pada rambut akibat paparan bahan kimia pada rambut.

5. Reaksi Alergi pada Tubuh

Reaksi Alergi pada Tubuh
Wanita Rambut Panjang – Sumber Gambar: pxfuel.com

Selain dampak pada rambut, ternyata smoothing juga bisa menimbulkan risiko pada tubuh. Ini terjadi apabila kamu memiliki riwayat alergi terhadap bahan kimia tertentu, termasuk obat yang digunakan untuk meluruskan rambut.

Reaksi yang ditimbulkan biasanya gatal-gatal pada kulit kepala dan kulit bagian tubuh yang lain, pusing, mual, dan muntah. Mengapa ini bisa terjadi? Mudah saja, karena obat kimia yang dipakai ketika kamu melakukan smoothing rambut perlahan akan terserap melalui kulit kepala.

Apabila kamu tidak cermat menjaga kebersihan dan kesehatan kulit kepala, reaksi alergi sangat mungkin terjadi. Supaya lebih aman, mungkin kamu bisa berkonsultasi dulu pada dokter ahli kulit untuk mengetahui apakah kamu memiliki riwayat alergi terhadap paparan bahan kimia.

Sekarang, kamu sudah tahu perbedaan antara perawatan rambut smoothing dan rebonding, mulai dari ketahanannya, harga yang harus kamu bayarkan, jenis obat pelurus rambut dan metode yang digunakan, hingga jenis rambut yang disarankan untuk masing-masing perawatan. Jadi, kamu tak lagi bingung ketika ingin mengubah penampilan dengan meluruskan rambut, sehingga hasilnya pun jadi lebih maksimal.

Smoothing rambut memang bisa membuat penampilan kamu menjadi lebih sempurna, karena rambut akan terlihat lebih lurus, tergerai indah, mudah diatur, lembut, dan berkilau. Namun, ini hanya terjadi apabila kamu rajin melakukan perawatan untuk menjaga kondisi rambutmu, seperti menggunakan sampo dan pelembut rambut yang tepat dan mengaplikasikan serum, vitamin, dan masker rambut secara rutin. Semoga bermanfaat, ShopBackers!

Baca juga: