Tahun 2017 nampaknya menjadi tahun dimana pertarungan antar vendor smartphone semakin memanas. Pasalnya, di tahun ini hampir seluruh vendor mengerahkan seluruh kemampuannya dalam menghadirkan perangkat terbaik yang bisa diterima oleh pasar Indonesia.

Salah satu vendor yang nampak bersungguh-sungguh dalam menyuguhkan perangkatnya ke pasar Indonesia adalah Vivo. Vendor asal Negeri Tirai Bambu tersebut di tahun ini menyuguhkan sebuah perangkat yang semakin memperketat persaingan di segmen smartphone bezel-less, yakni smartphone Vivo V7 Plus.

Penampilan dari V7+ sendiri mengingatkan kita semua terhadap flagship smartphone dari Samsung di tahun 2017 ini, yakni Galaxy S8. Hal tersebut disebabkan oleh pemanfaatan desain bezel-less hampir di setiap sisi dari V7+.

Apa saja yang ditawarkan oleh Vivo V7+? Berikut Penjabarannya

Desain Smartphone Vivo V7 Plus dengan bezel tipis

Image: Android Authority

Vivo menghadirkan V7+ dengan desain bezel-less. Layarnya yang seluas 5,99 inci tersebut memiliki rasio dengan body utamanya sebesar 78.4%, yang mana sudah sangat besar bagi ponsel sekelasnya. Layar tersebut akan menyuguhkan resolusi 720 x 1440 piksel.

Untuk melindungi body utamanya, Vivo membekali V7+ dengan lapisan bahan metal dibagian punggung hingga ke setiap sisi smartphone ini.

Desain bezel-less dari V7+ pun mendorong Vivo untuk menyematkan pemindai jari ke bagian punggung perangkat tersebut. Dan, kamu tidak akan pernah menemui tombol home dari smartphone ini.

Spesfikasi Smartphone Vivo V7 Plus Entry Level

vivo v7 plus
Image: GSM Arena

Walau memiliki desain yang mewah, sayangnya Vivo membenamkan spesifikasi yang umumnya tersemat di perangkat entry level. Hal tersebut cukup dapat ditolerir, mengingat perangkat ini dijual dengan harga kurang dari Rp 5 juta.

Pada bagian chipset, smartphone Vivo V7 Plus mengisinya dengan Qualcomm Snapdragon 450. Chipset tersebut memiliki 8 inti Cortex-A53 yang mampu mencapai kecepatan hingga 1.8GHz. Di dalam SoC tersebut juga tersemat pengolah grafis Adreno 506.

Walau dibekali dengan chipset entry level, namun Vivo nampak tetap ingin memnyuguhkan performa mumpuni bagi para pengguna V7+. Pasalnya, chipset Snapdragon 450 tersebut dikolaborasikan dengan RAM sebesar 4GB dan ROM sebesar 64GB, media penyimpanan tersebut dapat diperbesar lagi hingga 256GB melalui slot microSD.

Kamera yang bisa diandalakan

vivo v7 +
Image: Android Today

V7+ nampaknya dihadirkan Vivo sebagai perangkat selfie. Bagaimana tidak? Perangkat ini dibekali dengan lensa selfie yang lebih bertenaga dibandingkan dengan lensa kamera utamanya.

Pada bagian kamera selfie tersebut tersemat lensa berkekuatan 24MP f/2.0. Sayangnya, Vivo tidak membekali lensa tersebut dengan LED Flash, sehingga cukup berbeda dibandingkan perangkat selfie dari Vivo yang sebelumnya.

Untuk bagian kamera belakangnya, Vivo menyematkan lensa bertenaga 16MP f/2.0. Lensa tersebut telah memiliki fitur phase detection autofocus. Dan, lensa utama dari V7+ itu turut ditemani dengan LED Flash, yang dapat membantu penggunanya dalam meraih tingkat kecerahan yang cukup disaat kondisi cahaya sekitarnya redup.

Pantaskah Vivo V7+ untuk dimiliki?

Pertanyaan ini mungkin keluar ketika kamu usai membaca artikel Vivo V7+. Maka dari itu, kami akan mencoba menjawabnya, dengan cara mencocokan harga serta spesifikasi dari perangkat tersebut.

Vivo V7+ sendiri merupakan perangkat yang dijual dengan harga Rp 4,7 jutaan. Harga tersebut terbilang tinggi, dan dapat dimasukan ke dalam kategori perangkat kelas menengah keatas.

Hal yang sangat disayangkan adalah spesfikasi yang diemban oleh V7+. Dengan harga kelas menengah keatas, Vivo hanya membenamkan chipset Snapdragon 450. Chipset tersebut bahkan dapat ditemui di dalam perangkat seharga kurang dari Rp 2 jutaan.

Mengingat desainnya yang mewah, nampaknya perangkat ini akan cocok bagi mereka yang ingin terlihat fancy.

Featured image: GSM Area

Editor: Nimas Arini