Pernahkah ShopBackers mendengar kalimat “mengapa perempuan sekolah tinggi-tinggi jika akhirnya hanya jadi ibu rumah tangga? Urusannya hanya dapur! Mending setelah sekolah langsung kerja!”. Atau, mungkin justru ShopBackers pernah menjadi sasaran kalimat menyakitkan ini?

Jika iya, ShopBackers tidak perlu sedih. Meskipun pada akhirnya menjadi ibu rumah tangga dan berkutat dengan masalah dapur, sekolah tinggi bagi wanita tetap penting, loh!

Wanita adalah agen pendidikan pertama bagi anak. Jadi, wanita harus menjadi pribadi yang cerdas dan berwawasan luas untuk mendidik anak-anaknya. 

Selain itu, wanita yang mengenyam pendidikan tinggi juga lebih berpengalaman dalam hal pergaulan. Saat kuliah, mereka akan bergabung dengan berbagai kalangan, sehingga memiliki lebih banyak teman dan relasi.

Setelah menjadi ibu rumah tangga, ilmu yang didapatkan selama kuliah juga tidak berarti ‘dianggurkan’ begitu saja. ShopBackers tetap bisa memanfaatkan ilmu yang didapatkan untuk menghasilkan uang tanpa meninggalkan tugas sebagai ibu rumah tangga. Bagaimana caranya?

1. Jadi Pemateri Online

ibu rumah tangga
(sumber gambar: pixabay.com)

Coba gunakan ilmu yang ShopBackers dapat selama kuliah untuk menjadi pemateri online. ShopBackers bisa menyampaikan materi melalui vlog, video TikTok, atau blog pribadi. Dengan demikian, ShopBackers tidak hanya bisa menghasilkan uang, tetapi juga mengamalkan ilmu yang dimiliki.

2. Menjual E-Book

ibu rumah tangga
(sumber gambar: pixabay.com)

Punya pengetahuan yang cukup dan dibarengi dengan kemampuan menulis? Kenapa tidak mencoba membuat E-Book lalu menjualnya secara online? ShopBackers bisa membuat E-Book materi kuliah, menampilkan preview yang menarik melalui media sosial, lalu mengarahkan pembaca ke link pembelian melalui e-commerce.

3. Buka Kursus di Rumah

ibu rumah tangga
(sumber gambar: shutterstock.com)

Cara lain mendapatkan uang meski hanya tinggal di rumah adalah dengan membuka kursus. ShopBackers bisa menawarkan jasa kursus harian di rumah untuk anak SD hingga SMP. Jika ShopBackers memiliki latar belakang pendidikan, membuka kursus anak SMA dengan mata pelajaran sesuai dengan latar belakang pendidikan ShopBackers juga bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

Baca ini juga ya: Deretan Penyanyi Go Internasional Asal Indonesia, Bangun Karir dari Nol Hingga Sukses

4. Menjadi Pengusaha

ibu rumah tangga
(sumber gambar: pinterest.com)

Terakhir, ShopBackers juga bisa memanfaatkan ilmu serta relasi selama kuliah untuk menjadi pengusaha. ShopBackers bisa mencoba memasarkan produk kepada teman-teman lama dan memanfaatkan media sosial.

Misalnya, ShopBackers yang sudah terbiasa berkutat dengan urusan dapur bisa mencoba memproduksi bumbu instan, kue kering, minuman, atau produk kuliner lainnya. Produk-produk tersebut bisa ShopBackers pasarkan melalui media sosial, memanfaatkan jasa ojek online, dan tentunya berjualan di marketplace untuk jangkauan lebih luas.

ShopBackers bisa mencoba memposting produk di marketplace mitra ShopBack, seperti Lazada, Tokopedia, Shopee, dan lain sebagainya. Melalui marketplace mitra ShopBack tersebut, ShopBackers akan berkesempatan ikut dalam program promosi menarik, seperti gratis ongkos kirim, voucher cashback, voucher diskon, dan lainnya. 

ShopBackers juga bisa mengarahkan konsumen untuk mencoba transaksi lewat ShopBack untuk mendapatkan #UntungLewatShopBack tanpa kehilangan penawaran menarik dari marketplace. Untung yang dimaksud adalah cashback yang bisa ditarik tunai atau ditukarkan dengan pulsa. Dengan untung double yang ditawarkan, tentunya ShopBackers akan lebih mudah menarik perhatian konsumen, bukan?

 

Baca juga: