Mengapa anak sering sakit? pertanyaan ini merupakan pertanyaan umum yang sering ditanyakan oleh para ibu. ShopBackers yang pernah memikirkan pertanyaan ini, bukan? Anak sering sakit tidak lain karena kondisi kekebalan tubuhnya yang belum sempurna. Selain itu, kondisi lingkungan juga turut mempengaruhi kondisi bayi, seperti perubahan cuaca, lingkungan berdebu, atau adanya orang di sekitar yang menderita flu.

Pengaruh lingkungan ini seringkali membuat bayi sering mengalami penyakit ringan, seperti demam dan pilek. Meskipun beberapa penyakit ini digolongkan sebagai penyakit ringan, tentu saja akan membuat para ibu khawatir, terutama jika anak terus rewel dan susah menyusu.

Saat anak sakit, ibu harus ekstra peka dengan memberikan perhatian ekstra pada si kecil. Ibu harus selalu memantau kondisi si kecil dan mengantisipasi keluhan lain, seperti nafas tersumbat, bayi tidak nafsu menyusu hingga menyebabkan perut kembung, atau bahkan menangis terus menerus.

Agar keluhan si kecil saat pilek dan demam tidak terus berlanjut dan semakin parah, ibu harus sigap dalam merawat si kecil. Cara mengatasi bayi demam dan pilek yang dapat ibu berikan, antara lain:

1. Berikan Asupan Cairan yang Cukup

Cara mengatasi bayi demam dan pilek
(sumber: pixabay.com)

Asupan cairan yang cukup akan membantu menurunkan demam lebih cepat. Selain itu, bayi yang masih menyusu juga harus tetap diberikan ASI yang cukup, karena ASI mengandung antibodi yang akan membantu tubuh bayi melawan virus penyebab pilek.

2. Pastikan Si kecil Cukup Istirahat

Cara mengatasi bayi demam dan pilek
(sumber: pixabay.com)

Saat demam dan pilek, bayi umumnya rewel dan sulit tidur, namun, ibu harus mengusahakan agar bayi cukup istirahat. Istirahat yang cukup akan memberikan waktu bagi si kecil untuk memulihkan kondisi tubuhnya.

3. Gunakan Humidifier

Cara mengatasi bayi demam dan pilek
(sumber: pixabay.com)

Humidifier akan membantu melembabkan udara melegakan saluran pernapasan bayi. Selain itu, penambahan essential oil pada humidifier juga dapat membuat bayi lebih tenang dan meredakan gejala flu. Namun, ShopBackers juga perlu waspada dengan efek samping penggunaan humidifier, yaitu kuman dan bakteri yang ada pada air dapat ikut menguap jika air humidifier tidak diganti secara rutin.

4. Mengoleskan Balsam

Cara mengatasi bayi demam dan pilek
(sumber: pixabay.com)

Jika pemberian uap hangat dirasa merepotkan atau bayi terlihat tidak nyaman saat diberikan uap, Ibu bisa menggantinya dengan mengoleskan balsam pada punggung, dada, dan leher. Balsam akan menjaga tubuh bayi tetap hangat dan lebih nyaman. Selain itu, aroma balsam juga akan membuat saluran napas bayi lebih lega.

Itulah tadi cara sederhana yang bisa dilakukan saat bayi pilek dan demam. Dari serangkaian cara tersebut, satu-satunya produk yang ibu perlukan adalah balsam. Tapi, ingat jika balsam yang dimaksud bukan sembarang balsam, ya!

Ibu harus menggunakan balsam khusus yang aman untuk bayi. Salah satu rekomendasinya adalah Transpulmin Baby yang sudah 30 tahun dipercaya sebagai produk andalan untuk kulit bayi yang masih sensitif. Transpulmin Baby disebut aman bagi bayi karena terbuat dari bahan alami ekstrak chamomile dan eucalyptus, sehingga meminimalisir resiko iritasi. Kehangatannya yang pas juga sangat sesuai dengan bayi mulai usia 0-24 bulan.

Karena sudah 30 tahun terbukti sebagai balsam yang aman untuk bayi, ada baiknya jika ibu selalu menyediakan Transpulmin Baby di rumah sebagai pertolongan pertama saat bayi mengalami keluhan penyakit ringan. Dengan demikian, ibu tidak perlu panik dan dapat memberikan pertolongan dengan segera ketika si kecil sakit.

Cara mengatasi bayi demam dan pilek
(sumber: shopback.co.id)

Belum memiliki Transpulmin Baby di rumah? Tenang, karena ada promo khusus Transpulmin Baby di ShopBack. Promo ini merupakan diskon khusus pembelian produk transpulmin Baby. Selain itu, dengan belanja di ShopBack, pasti ada cashback yang akan didapatkan dan dapat ditarik tunai. 

Lebih hemat dan mudah jika #MulaidariShopBack, kan? yuk, belanja di ShopBack sekarang!

Baca juga: