Tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar, Kota Yogyakarta juga disebut-sebut sebagai kota pariwisata. Pasalnya, kota ini memiliki banyak sekali tempat wisata, baik dari alam, sejarah, hingga kuliner. Sebagai salah satu tempat yang menjadi destinasi wisata, ada banyak sekali cendera mata atau oleh-oleh khas Jogja yang bisa kamu beli untuk diberikan ke teman-teman di kota asalmu.

Banyak oleh-0leh di Kota Yogyakarta yang dibanderol dengan harga murah. Kamu bisa membeli oleh-oleh tersebut dengan harga yang terjangkau, terutama oleh-oleh berupa makanan khas Jogja. Banyak sekali makanan khas Jogja yang diburu para wisatawan sebagai camilan untuk dihabiskan sendiri maupun diberikan ke orang lain.

Apa saja yang bisa kamu beli sebagai oleh-0leh khas Jogja saat berkunjung ke kota ini? Artikel ini memberikan beberapa daftar oleh-oleh khas Jogja untuk memudahkanmu memilih oleh-oleh khas Jogja yang pas saat dibawa pulang. Simaklah di bawah ini!

1. Bakpia

Bakpia
Sumber gambar: instagram.com/bakpiatugujogja

Liburanmu tidak akan lengkap apabila belum membeli bakpia Jogja. Jajanan ringan ini wajib dicicipi saat berwisata ke Jogjakarta. Rasa bakpia yang gurih dan manis menjadi perpaduan yang lezat dan memanjakan lidah. Bakpia berbentuk bulat dan memiliki tekstur lembut yang serasa meleleh di lidah.

Sebenarnya, bakpia merupakan jajanan tradisional asli dari Tiongkok. Kue ini awalnya bernama Tou Luk Pia yang berarti kue pia kacang hijau. Banyak sekali toko yang menjual bakpia di Jogja. Salah satu toko bakpia yang paling terkenal di Jogja adalah Bakpia Pathok. Sesuai dengan namanya, toko bakpia ini terletak di Kampung Pathok, Jogjakarta.

Kamu dapat mendatangi Bakpia Pathok untuk merasakan bakpia asli dengan cita rasa khas. Tidak melulu Bakpia Pathok, sebenarnya banyak bakpao terkenal lainnya di Jogja seperti Bakpia Tugu Jogja. Toko Bakpia Tugu Jogja terletak di Jalan Kaliurang KM 5, Nomor 10 A dan buka setiap hari Senin sampai Jumat mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.

Harga Bakpia Tugu Jogja dibanderol Rp25.000 untuk satu kotak yang berisi 10 bakpia rasa kacang hijau atau kacang merah. Untuk bakpia dengan rasa lebih kekinian seperti cokelat dan keju, dibanderol dengan harga Rp30.000 setiap kotaknya. Bakpia Tugu Jogja memiliki tekstur yang lebih halus dan lembut daripada Bakpia Pathok.

Cita rasa bakpia juga unik dan tidak melulu berisi kacang hijau saja. Banyak varian bakpia yang kekinian, seperti cokelat, durian, keju, green tea, hingga cappucino. Kamu bisa memilih rasa bakpia sesuai dengan selera lidah masing-masing. Yuk, coba bakpia Jogja selagi berlibur ke Jogjakarta!

Artikel lainnya:

2. Gudeg Kaleng

Gudeg Kaleng
Sumber gambar: instagram.com/gudegyudjum167

Banyak orang sudah mengetahui bahwa gudeg merupakan makanan khas Jogja. Memasak gudeg memiliki proses yang cukup panjang. Makanan ini dibuat menggunakan nangka muda atau gori yang dimasak dengan bumbu dan santan lainnya.

Makanan ini berbeda dengan makanan lainnya karena memadukan rasa manis dan gurih menjadi satu. Ada dua macam gudeg yang biasa dijual, yaitu gudeg basah dan gudeg kering. Gudeg basah memiliki kuah khusus, sedangkan gudeg kering tidak.

Makanan ini biasanya disajikan dengan tempe, telur, ayam, dan tahu. Sering kali orang-orang memakannya bersamaan dengan sambal goreng krecek agar terasa lebih nikmat. Banyak orang menyukai gudeg Jogja namun kerepotan apabila membawanya pulang sebagai oleh-oleh karena takut basi saat perjalanan pulang.

Jangan takut, kamu tetap dapat membawakan gudeg kaleng sebagai oleh-oleh. Meski sama-sama mengandung santan dan rentan tidak awet, namun kemasan kalengnya membuat gudeg lebih tahan lama. Kamu hanya perlu memanaskan gudeg kaleng tersebut sebelum menyantapnya di rumah.

Gudeg kaleng merupakan solusi tepat untuk membelikan kerabat oleh-oleh khas Jogja tanpa takut tidak awet saat perjalanan. Kamu dapat menemukan gudeg kaleng dijual di banyak toko oleh-oleh Jogja, termasuk di Gudeg Kaleng Wijilan Bu Lies.

Gudeg Kaleng Wijilan Bu Lies terletak di Jalan Wijilan Nomor 5, Panembahan, Kraton, Jogjakarta. Gudeg ini memiliki banyak sekali varian rasa, mulai dari gudeg ayam, sambal krecek, gudeg ayam telor, rica-rica entok, sampai menjual gudeg vegetarian. Satu kaleng gudeg dibanderol dengan harga Rp40.000 hingga Rp50.000. Seporsi kaleng dapat dinikmati oleh kurang lebih 2 dan 3 orang dan dapat dinikmati hingga satu tahun, lho!

3. Geplak

Geplak
Sumber gambar: instagram.com/juniorjagoan

Apa sih geplak itu? Geplak merupakan sebuah kudapan manis yang dibuat dari parutan kelapa, gula pasir, dan ketan. Geplak memiliki kemasan atau wadah yang unik. Biasanya, geplak dikemas menggunakan wadah anyaman bambu.

Kue khas Bantul ini memiliki bentuk seperti bola kecil dan warnanya bermacam-macam. Pada mulanya, geplak hanya memiliki dua macam warna, yaitu cokelat dan putih. Warna cokelat diambil dari gula jawa, sedangkan warna putih diambil dari gula tebu.

Seiring berkembangnya zaman, geplak memiliki banyak penggemar dan dibuat semakin kekinian. Geplak tidak lagi hanya berwarna putih dan cokelat, namun sudah berwarna kuning, merah, hijau, hingga merah muda. Rasa geplak juga banyak mulai dari durian, stroberi, hingga jahe.

Geplak memiliki cita rasa manis campur gurih yang membuat banyak orang ketagihan. Kue ini banyak ditemui di Bantul karena sangat banyak pohon kelapa di sana. Tidak perlu takut, kamu sudah tidak perlu jauh-jauh ke Bantul hanya untuk membeli kue ini. Banyak toko oleh-oleh Jogja yang sudah menjual makanan khas satu ini.

Banyak penjual geplak yang terkenal di Jogjakarta. Salah satu tempat penjual geplak paling terkenal di Jogjakarta adalah Warung Geplak dan Peyek Mbok Tumpuk. Warung ini terletak di Jalan KHA. Wahid Hasyim nomor 104, Bantul, Jogjakarta.

Pengolahan geplak di tempat ini sangat khas dan melegenda di sekitar Jogjakarta. Kamu dapat menemui berbagai macam varian warna dan rasa geplak, mulai dari jeruk, nangka, durian, gula jawa, nangka, dan berbagai macam lainnya. Geplak dibanderol dengan harga Rp42.000 per kilogram.

4. Cokelat Monggo

Cokelat Monggo
Sumber gambar: instagram.com/coklatmonggo

Apabila kamu penggemar cokelat, kamu wajib mampir ke Cokelat Monggo saat berlibur ke Jogjakarta. Kata ‘Monggo’ sendiri berasal dari bahasa Jawa, yang artinya adalah ‘Silakan’. Kamu yang biasanya memakan cokelat dari luar negeri, harus mencoba cokelat asli khas dari berbagai daerah Indonesia. Ada cokelat yang berasal dari Sulawesi, Sumatera, dan Jawa. Produk cokelat dari tiap daerah memiliki rasa yang unik, ada yang lebih asam, lebih pahit, dan lebih manis.

Meski dibuat di dalam negeri, produk cokelat Indonesia tidak kalah bagus kualitasnya dengan produk cokelat dari luar negeri. Cokelat Monggo sebenarnya dibuat oleh sekelompok orang asli Indonesia dan ekspatriat yang berasal dari Belgia. Ide usaha Cokelat Monggo muncul karena masih sedikit orang Indonesia yang menjual produk cokelat berkualitas.

Cokelat Monggo sudah berdiri dari lama dan kualitasnya dipercayai oleh banyak orang. Cokelat legendaris ini sudah berdiri dari tahun 2005, yang berarti sudah 14 tahun beredar di kalangan masyarakat Jogjakarta. Cokelat ini juga memiliki banyak varian rasa, dari susu, jeruk, marzipan, durian, mangga, karamel, dan stroberi. Salah satu varian rasa paling unik dari Cokelat Monggo adalah rasa cabai merah! Gimana tuh rasanya cokelat cabai merah?

Daripada penasaran, yuk coba sendiri Cokelat Monggo ini! Kamu dapat membelikan kerabatmu oleh-oleh berupa cokelat premium hingga 69 persen ini. Pabrik utama Cokelat Monggo terletak di Kotagede dan kamu dapat mengunjunginya untuk mempelajari proses pengolahan cokelat lebih lanjut.

Kamu dapat membeli Cokelat Monggo dengan harga sekitar Rp20.000 hingga Rp235.000. Toko Cokelat Monggo terletak di Jalan Dalem KG III Nomor 978, Jogjakarta. Mari kunjungi Cokelat Monggo di Jogjakarta sebelum kembali ke daerah asal!

5. Jogja Scrummy

Jogja Scrummy
Sumber gambar: instagram.com/jogjascrummy

Zaman sekarang, banyak artis yang mendirikan toko oleh-oleh di kota tertentu. Tidak terlepaskan dari pesinetron tampan satu ini, yaitu Dude Harlino. Aktor papan atas Indonesia ini mendirikan Jogja Scrummy yang menjual kue campuran puff pastry dan brownies kukus.

Kue Jogja Scrummy memiliki banyak sekali varian rasa yang bisa disesuaikan dengan lidah para pembelinya. Kamu dapat menikmati varian rasa karamel, srikaya, taro, cokelat, keju, kue kacang, wortel, hingga mangga. Banyak sekali rasa yang dapat kamu pilih bukan, ShopBackers?

Puff pastry yang renyah dan gurih, dipadukan dengan brownies yang lembut dan meleleh di mulut, pasti membuat siapapun yang mencobanya menjadi ketagihan. Kue ini sangat cocok untuk dijadikan oleh-oleh untuk kerabat saat habis berlibur dari Jogjakarta.

Untuk sekotak kue Jogja Scrummy, dibanderol dengan harta Rp45.000. Kamu dapat mengunjungi Jogja Scrummy yang terletak di Jalan Kaliurang Nomor 44, Depok, Sleman, Jogjakarta. Kamu juga dapat mengunjungi cabang kedua Jogja Scrummy yang terletak di Jalan Jogonegaran, Sosromenduran, Jogjakarta.

Jangan remehkan kue artis yang memang sedang menjamur belakangan ini. Kue buatan Dude Herlino ini tidak hanya terkenal karena pemiliknya, tapi juga memang memiliki cita rasa yang enak. Yuk, beli kue Jogja Scrummy dan siapa tahu kue ini berhasil merubah persepsimu bahwa kue artis juga bisa memiliki rasa yang lezat!

Demikianlah lima oleh-oleh khas Jogja yang wajib kamu coba! Jangan pulang ke daerah asal apabila belum mencoba berbagai macam kuliner Jogjakarta yang lezat dan ramah di kantong. Kamu juga dapat membelikan kerabat oleh-oleh agar mereka dapat ikut merasakan kuliner khas Jogjakarta meskipun tidak bisa ikut pergi berlibur bersamamu.

Saat berlibur ke Jogja, tentunya kamu harus memilih tempat tinggal yang strategis. Usahakan untuk memesan hotel yang dekat dengan toko oleh-oleh agar kamu tidak kerepotan membawa pulang oleh-oleh untuk kerabat di kota asal. Kamu dapat menggunakan aplikasi ShopBack agar lebih hemat dalam memesan hotel lho. Awali dengan ShopBack untuk mendapatkan cashback besar yang dapat membantu menghemat biaya liburanmu!

Baca juga: