Berlibur ke Bali tidak lengkap rasanya tanpa membawa oleh-oleh khas Bali sebagai cendera mata untuk dibawa pulang. Kamu bisa membeli beraneka macam oleh-oleh makanan dan minuman khas Bali, seperti pie susu hingga kerupuk kulit babi. Tidak hanya itu, kamu juga bisa membeli beberapa produk khas Bali lainnya, seperti kaos hingga layangan khas Bali.

Oleh-oleh tersebut, nantinya, bisa kamu bagikan ke temanmu atau ke anggota keluargamu yang lain. Apa saja yang bisa kamu jadikan cendera mata saat pergi ke Bali? Simak ulasannya pada artikel berikut ini!

Oleh-oleh Makanan dan Minuman

Makanan dan minuman memang menjadi oleh-oleh yang cocok saat dibawa pulang untuk keluarga dan kerabat di rumah. Oleh-oleh khas Bali berupa makanan dan minuman ini layak dijadikan pilihan karena varian rasanya yang unik dan mungkin saja tidak ada di tempat lainnya selain di Pulau Dewata sehingga memberikan kesan tersendiri bagi siapa saja yang membeli atau menerimanya. Berikut beberapa rekomendasi makanan dan minuman bali untuk oleh-olehmu, ShopBackers!

1. Pie Susu

Pie Susu
Sumber gambar: instagram.com/jual_pie_susu_bali

Siapa yang tak kenal dengan pie susu Bali, camilan legit satu ini adalah yang wajib kamu beli untuk oleh-oleh. Pie susu Bali memiliki tekstur dan bentuk unik, pada bagian pinggirnya memiliki rasa gurih dan renyah sedangkan di bagian tengahnya terdapat sebuah fla yang manis.  Selain itu, camilan khas ini memang lembut sejak gigitan pertama. Maka tak heran bila disukai banyak kalangan, ya!

Di Bali sendiri ada dua merek pie susu yang cukup terkenal dan dijadikan buah tangan yakni Pie Susu Asli Enaaak, kemudian juga ada Pie Susu Dian. Tak hanya manis, pie susu juga memiliki varian rasa yang beragam selain original. Mulai dari stroberi, keju, cokelat, blueberi, sampai rasa cokal. Mendapatkan pie susu ini tidaklah sulit karena banyak dijual di pusat oleh-oleh. Misalnya saja toko oleh-oleh The Keranjang Bali. Di sini kamu bisa memilih pie susu dengan berbagai macam ukuran dan kemasan.

Artikel terkait:

2. Pia Kukus Made

pia kukus made
Sumber gambar: instagram.com/piamadebali

Bila kamu sudah puas membeli pie susu Bali, tidak ada salahnya juga membawa oleh-oleh khas Bali pia kukus. Bisa dibilang pia kukus ini adalah oleh-oleh baru di Pulau Dewata namun meski terbilang baru popularitasnya sudah terkenal di mata para pelancong. Baik itu pelancong mancanegara maupun pelancong dari dalam negeri. Pia kukus ini memiliki rasa legit, lembut, dan lumer di mulut saat pertama kali dimakan.

Semakin lengkap lagi karena pie kukus tersedia dalam beragam varian rasa seperti keju, kacang hijau, dan rasa cokelat yang paling digemari. Begitu juga dengan bagian kulit luarnya, kamu bisa memilih kulit pie yang original atau cokelat. Untuk kulit original memiliki warna kecoklatan sementara yang cokelat berwarna hitam menggoda.

Salah satu pia kukus yang terkenal adalah Pie Kukus Made. Mendapatkannya kamu bisa langsung mengunjungi mal-mal dan pusat perbelanjaan serta toko oleh-oleh khas Bali. Misalnya seperti di Agung Bali, Joger, Bali Hawaii, Kosayu, Agung Bali, dan Krisna Bali. Namun, bila kamu ingin mengintip proses pembuatannya langsung bisa mengunjungi pabriknya yang ada di Jalan Kapten Agung No.2 di kawasan Dangin Puri, Denpasar.

3. Kacang Disko

kacang disco
Sumber gambar: instagram.com/meyukindonesia

Mungkin kamu selama ini hanya mengenal kacang disko sebagai oleh-oleh dari kota Makassar. Namun, jangan salah ShopBackers karena di Bali juga ada lho kacang disko yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh untuk teman dan keluarga.

Dari segi tekstur dan tampilannya, kacang disko Bali memang tidak jauh dari kacang disko dari Makassar. Yakni kacang berlapis adonan telur, tepung, hingga bumbu-bumbu khusus yang membuat rasanya maknyus saat dimakan. Akan tetapi, soal rasanya inilah yang menjadi pembedanya.

Jika kacang disko di Makassar paling banyak dijual dengan rasa original yang asin dan gurih, maka di Bali varian rasanya mulai beragam. Beberapa yang menjadi favorit dari para pelancong adalah rasa pedas, rendang, ayam betutu, pedas manis, pedas, sampi rasa keju. Selain dijadikan oleh-oleh, kacang disko sangat pas dijadikan sebagai teman makan saat di perjalanan selama liburan di Pulau Dewata.

Kamu bisa mendapatkan kacang disko ini dalam berbagai macam ukuran. Biasanya yang dijual di pusat oleh-oleh maupun pusat perbelanjaan adalah yang berukuran mulai dari 250 gram. Harganya pun juga beragam tergantung kemasan tersebut.

Untuk merek kacang disko Bali yang paling terkenal adalah Rajawali yang sudah ada sejak beberapa tahun silam dan masih eksis dan laris manis sampai sekarang.

4. Pia Legong

pia legong
Sumber gambar: instagram.com/moniqcen

Jika tadi ada kacang disko, maka oleh-oleh khas Bali selanjutnya adalah pia. Seperti halnya kacang disko, kamu lebih mengenal pia sebagai oleh-oleh saat liburan di Jogja saja. Namun, di Bali juga ada pia yang dapat kamu jadikan buah tangan. Nama pia ini adalah pia legong yang dikenal karena kelembutan tekstur yang berpadu dengan rasa manis yang khas.

Pia legong juga memiliki tekstur yang renyah dan tahan lama. Maka tak heran banyak dijadikan sebagai oleh-oleh. Uniknya lagi, kamu akan mendapatkan pia yang original dan langka. Mengapa demikian? Sebab penjual atau pemilik toko membuatnya pada hari yang sama dan langsung dijual. Dengan begitu, cita rasanya pun akan tetap terjaga.

Sedangkan dari segi kemasannya pun beragam dan biasanya dalam satu kotak terdiri dari 8 bungkus berukuran sedang. Ada beberapa rasa yang bisa kamu pilih mulai kacang hijau, cokelat, sampai keju. Penjual pia legong di Bali yang terkenal beralamat di Jalan By Pas Ngurah Rai, tepatnya berada di kawasan Ruko Kuta Megah 15 Kuta.

Namun, kamu harus bersabar karena terkadang harus antre panjang untuk mendapatkannya. Sebaiknya, datanglah lebih pagi agar kamu tak kehabisan.

5. Kacang Koro Bali

kacang koro bali
Sumber gambar: instagram.com/omiyago_official

Kacang di Bali tidak hanya sekadar kacang disko saja ShopBackers, tapi juga ada yang namanya kacang koro. Memang, kacang koro bisa didapatkan di hampir semua wilayah di Indonesia. Kacang koro Bali ini sedikit berbeda jika kamu lihat dan bandingkan dengan kacang koro lainnya. Terutama dari segi bentuknya yang tipis dan kecil, beda bukan dengan kacang koro pada umumnya yang tebal dan besar?

Kacang koro Bali bercita rasa lezat, gurih, dan asin semuanya berpadu menjadi satu saat kamu memakannya di mulut. Sebagai camilan, kacang koro Bali juga sangat cocok dijadikan teman saat bersantai atau dalam acara kumpul-kumpul bersama sahabat dan keluarga. Salah satu kacang koro Bali yang bisa kamu dapatkan adalah yang merek De&Di dengan ukuran yang beragam mulai dari 250 gram

6. Kacang Asin Rahayu

kacang asin rahayu
Sumber gambar: instagram.com/kacangrahayu

Masih soal kacang, kacang selanjutnya yang wajib kamu coba adalah kacang asin khas Bali. Banyak orang memilih kacang asin Bali sebagai oleh-oleh karena memang tidak ribet dan bisa didapatkan di mana saja dan kapan saja saat berlibur di Pulau Bali. Soal harganya pun tidklah membuat dompetmu jebol, jadi kamu bisa membelinya dalam jumlah yang banyak. Ini karena kamu tak bakalan cukup untuk memakannya hanya satu bungkus saja, ShopBackers.

Selain karena harga dan tidak ribet, kacang asin Bali juga tahan lama dan semakin nikmat bila kamu menyimpannya di dalam lemari es. Di Bali ada satu kacang asin yang sudah terkenal sejak dahulu dan selalu menjadi incaran dari para pelancong yakni Kacang Asin Rahayu.

Kacang Asin Rahayu dijual dalam berbagai ragam ukuran. Mulai dari yang berukuran kecil, berukuran sedang, hingga berukuran kotak besar. Kamu bisa membelinya sesuai dengan kebutuhan untuk keluarga dan kerabat di rumah.

Jika kamu ingin mendapatkan Kacang Asin Rahayu dengan kualitas terbaik kamu bisa langsung mengunjungi outlet resminya yang ada di kawasan Pertokoan Kerthawijaya. Tepatnya di Jalan Diponegoro Blok A No.10B. Atau mengunjungi outlet yang kedua di Jalan Gatot Soebroto I No.49C dan biasa dikenal dengan kawasan Gatsu Tengah.

7. Kacang Matahari

kacang matahari
Sumber gambar: instagram.com/ceris_bali

Bicara soal oleh-oleh khas Bali yang berupa kacang memang seolah tak ada habisnya ya, ShopBackers. Selain kacang disko, kacang asin rahayu, kacang koro Bali, juga ada kacang lain yang tak kalah nikmat dan lezat yakni Kacang Matahari. Mengapa disebut dengan kacang matahari karena memang merek kacang ini adalah matahari. Bahan utama dari kacang matahari adalah kacang tanah pilihan yang dikupas kulit dalamnya hingga merata.

Kemudian, kacang yang sudah dikupas kulitnya tersebut direndam dalam sebuah air yang berisi bumbu-bumbu pilihan. Tujuannya adalah agar bumbu tersebut meresap dengan sempurna dan menjaga cita rasanya saat dimakan. Setelah kacang direndam di dalam bumbu pilihan, barulah masuk pada proses selanjutnya yakni digoreng dengan menggunakan api berukuran sedang hingga matang.

Lalu, di mana mendapatkan kacang matahari dengan cita rasa lezat ini di Pulau Dewata? Kamu bisa langsung menuju ke toko-toko oleh-oleh. Kini, mendapatkannya pun tidaklah sulit, ShopBackers. Bila kamu tidak sempat bisa memesannya langsung secara online melalui e-commerce dan awali dengan ShopBack. Kamu bisa memilih kacang matahari ini dalam berbagai macam ukuran kemasan. Mulai dari yang ukuran kecil sampai sedang dan rasanya sendiri kaya akan rasa bawang yang khas.

8. Kerupuk Kulit Babi

kerupuk kulit babi
Sumber gambar: instagram.com/sherlysuyanto

Kamu pecinta kerupuk tentu sudah tidak asing dengan yang namanya kerupuk kulit. Seperti namanya, bahan baku pembuatan kerupuk kulit adalah kulit hewan seperti sapi yang sudah dikeringkan dan diolah khusus kemudian dijemur. Setelah mengalami proses penjemuran di bawah sinar matahari yang terik agar renyah, barulah digoreng dengan suhu yang sedang. Setelah itu, barulah ditiriskan dan selanjutnya dimasukkan ke dalam kemasan.

Nah, bila pada umumnya kerupuk kulit dibuat menggunakan kulit sapi, maka di Bali ada kerupuk kulit yang berbahan dasar kulit babi, ShopBackers. Kerupuk kulit ini bagi masyarakat Bali disebut dengan samchan. Bila dilihat sekilas memang nampak seperti kerupuk kulit sapi pada umumnya. Namun, teksturnya lah yang membedakannya, yakni cenderung berwarna cerah.

Bahkan beberapa ada yang berwarna lebih putih jika dibandingkan kerupuk kulit yang dijual di pasaran. Dari teksturnya pun lebih renyah dan gampang rapuh, sehingga kamu tidak perlu bersusah payah untuk memakannya dan bisa dinikmati berbagai kalangan.

9. Kopi Kintamani

kopi kintamani
Sumber gambar: kintamani.id

Bali tidak hanya surga bagi para pecinta kuliner dan oleh-oleh saja, melainkan juga surga bagi para pecinta kopi. Kamu bisa menemukan kopi dengan cita rasa yang khas dan aroma yang nikmat, apa lagi kalau bukan kopi Kintamani. Sesuai dengan namanya, kopi Kintamani dibudidayakan petani di daerah Kintamani. Kopi ini sendiri sebenarnya tergolong dalam jenis kopi arabica.

Keunggulan kopi jenis arabica tersebut adalah rasanya yang smooth, sehingga sangat cocok bagi kamu yang tidak begitu suka dengan kopi dengan cita rasa yang ‘nendang’. Selain itu, tingkat keasamannya pun cukup rendah dan aman bagi lambung.

Biasanya, kopi Kintamani akan semakin nikmat dengan adanya aroma jeruk yang khas. Hal ini memang terjadi secara alami karena perkebunan kopi yang ada berdekatan dengan kebun jeruk. Sehingga menghasilkan cita rasa dan aroma yang unik.

Untuk menikmati kopi Kintamani ini kamu bisa langsung menuju F.R.E.A.K Coffee yang ada di kawasan Ubud, Gianyar. Atu tepatnya di Jalan Hanoman No.19 yang beroperasi mulai pukul 08:00 – 20:00 WITA. Saking terkenalnya kopi Kintamani ini sampai-sampai menembus pasar ekspor ke mancanegara.

Beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor kopi Kintamani di antaranya adalah Australia, Eropa, Arab, hingga Australia. Merek kopi Kintamani yang cocok untuk oleh-oleh ini adalah Kopi Kupu-Kupu Bola Dunia.

10. Keripik Ceker Renyah

Keripik Ceker Renyah
Sumber gambar: instagram.com/titip_oleh2bali

Ceker biasanya disajikan bersama dengan mi kuah yang nikmat atau dinikmati bersama sup dan bakso. Di Bali, ceker ayam disulap menjadi keripik yang renyah dan gurih. Saat pertama kali mendengarnya, mungkin ini sedikit aneh mengapa ceker ayam diolah menjadi keripik gurih? Ini karena untuk menarik para wisatawan dan membuat hal baru dari ceker ayam yang biasa diolah sebagai makanan berat.

Bahan baku utamanya adalah ceker ayam yang sudah dibersihkan dengan baik menggunakan teknik khusus. Lalu, setelah dibersihkan ceker tadi kemudian dibumbui menggunakan rempah khusus khas Bali. Bumbu yang bercampur tersebut kemudian digoreng menggunakan api sedang sampai kering.

Selain rasanya, keripik ceker juga dikenal sebagai makanan yang menyehatkan lho. Hal ini karena ceker sendiri mengandung beberapa nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Mulai dari mineral, kalsium sampai dengan protein.

Untuk mendapatkan satu bungkus keripik ceker yang renyah, kamu bisa mengunjungi pusat oleh-oleh khas Bali. Salah satunya adalah Krisna Oleh-Oleh Khas Bali yang ada di sekitaran Kuta, Badung, Bali. Tepatnya berada di Jalan Sunset Road No.88 yang buka mulai jam 08:00 – 21:00 WITA. Harganya sendiri mulai dari Rp25.000 dan tergantung ukurannya.

Uniknya lagi, keripik ceker ini tidak menggunakan bahan pengawet kimia dalam proses pembuatannya dan tahan dalam waktu cukup lama.

11. Sambal Hot Mama

Sambal Hot Mama
Sumber gambar: instagram.com/hotmamasambal

Kamu suka aneka jenis sambal? Saat liburan ke Pulau Dewata ini, jangan lupa untuk membeli Hot Mama Sambal. Dari tampilannya awalnya, sambal ini memang menggugah selera siapa saja dan kamu pun ingin segera mencicipinya. Namun, kamu perlu berhati-hati, karena bagi yang tidak familiar dengan rasa pedas akan kaget dan pedasnya sangat ‘nendang’. Maka, sebelum membelinya, kamu harus mengetahui dulu berapa tingkat kepedasannya.

Bagi yang tidak terlalu suka pedas jangan khawatir, sebab Hot Mama Sambal tersedia pula dalam beberapa varian rasa. Misalnya saja sambal bongkot yang unik, karena dari segi teksturnya sangat mirip sambal matah namun menggunakan bahan lain berupa kecombrang, cabai, dan bawang putih. Atau kamu bisa memilih varian lainnya seperti sambal roa, sambal bawang, dan sambal ebi.

Outlet Hot Mama Sambal ada di Ubud, Gianyar yang berada di Jalan Suweta No.42. Kalau kamu ke sini sebaiknya mulai pukul 10:00 – 17:00 WITA. Sedangkan untuk harganya sendiri dijual mulai dari Rp49.000 per kemasannya. Sambal ini juga memiliki daya tahan yang cukup lama sehingga sangat layak dijadikan sebagai oleh-oleh untuk disantap bersama keluarga di rumah.

12. Mie Babi Instan Spesial

Mie Babi Instan Spesial
Sumber gambar: instagram.com/monicasutrisno

Jika sebelumnya ada kerupuk kulit babi, oleh-oleh khas Bali yang juga berasal dari jenis hewan yang sama adalah mi instan rasa babi. Biasanya mi ini dikenal dengan Mibabi dan tersedia dalam dua varian yakni mi kuah dan mi goreng. Bagi yang pernah merasakan mi ini tentu tidak cukup sekali saja untuk menikmatinya. Apalagi saat memakannya bersama kerupuk kulit babi yang renyah dan gurih.

Untuk varian rasanya pun juga tersedia dalam berbagai macam pilihan. Ada Mibabi dengan rasa soto, rawon, goreng spesial, hingga rasa samchan. Meski tidak dijual di berbagai tempat, namun ada satu outlet yang bisa kamu datangi untuk membelinya, yakni ada di Sari Indah Residence Padangsambian Kaja yang berada di Kota Denpasar dengan alamat di Jalan Karang Sari I.

Harganya sekitar Rp8.000 dan bisa kamu dapatkan pada jam 09:00 – 17:00 WIB pada weekdays dan 09:00 – 15:00 WIB saat weekend.

13. Cokelat Ubud

Cokelat Ubud
Sumber gambar: instagram.com/ubudraw

Wisata di Bali tidak hanya Pantai Kuta dan sekitaran Denpasar saja, ShopBackers. Sesekali cobalah untuk berlibur ke daerah Ubud yang menyegarkan dengan alamnya yang masih asri. Setelah puas menikmati keindahan alamnya, kamu pun bisa singgah ke Ubud Raw Chocolate Factory. Apalagi saat sore hari kamu bisa menikmati minuman khas berupa cokelat panas berkualitas tinggi.

Bila kamu ingin membawa pulang untuk dijadikan sebagai oleh-oleh, bisa memilih cokelat batang. Varian yang tersedia di sini adalah mint & gojiberry  dan raisin & cashew. Bubuk cokelat sampai selai cokelat juga tersedia di sini. Uniknya lagi, di Ubud Raw Chocolate mengandung antioksidan cukup tinggi yakni empat kali lebih besar bila dibanding cokelat biasa.

Lokasi Ubud Raw Chocolate Factory ada di Gianyar tepatnya di Jalan Raya Sanan No.74. Harga yang ditawarkan juga sangat variatif mulai dari Rp15.000 dan tergantung pada ukuran kemasannya. Jam bukanya mulai pukul 10:00 – 17:00 WITA, pada hari Minggu outlet ini tutup. Jadi, jangan sampai salah waktu ya!

14. Djamoekoe

Djamoekoe
Sumber gambar: instagram.com/djamoekoe

Bali memang kaya akan tanaman dan rempah-rempah yang berkhasiat untuk tubuh. Maka tidak heran jika di sini kamu juga bisa mendapatkan aneka minuman herbal yang menyehatkan dan membuat tubuh bugar kembali. Salah satu yang bisa kamu coba sekaligus dijadikan oleh-oleh khas Bali yang menyehatkan adalah Djamoekoe.

Tidak hanya menyehatkan saja, minuman herbal satu ini pun sangatlah menyegarkan untuk dinikmati setiap hari sebelum dan setelah beraktivitas.

Djamoekoe sebenarnya adalah jamu yang dikemas dengan botol kekinian berwarna-warni untuk menambah daya tariknya bagi wisatawan. Beberapa varian rasa yang dapat kamu pilih sesuai selera di antaranya adalah Kunyit Asam, Coco Leo, Mr.Turbo, dan Coco Detox. Outlet Djamoekoe ada di kawasan Ubud, Gianyar. Alamatnya ada Jalan Made Lebah No.4 dan biasanya dijual mulai harga Rp40.000 dalam kemasan botol 600 ml. Jam operasionalnya mulai pukul 08:00 – 20:00 WITA.

15. Salak Bali

Salak Bali
Sumber gambar: Flickr

Bila kamu tidak begitu suka dengan jamu untuk dijadikan oleh-oleh khas Bali, masih ada pilihan lainnya yakni salak. Mungkin kamu agak heran mengapa harus salak, karena buah satu ini bisa ditemukan di berbagai wilayah. Jawabannya adalah dari cita rasa dan aroma salak Bali yang begitu khas. Sampai-sampai, saking manisnya banyak orang menyebut salak Bali ini dengan sebutan Salak Gula Pasir.

Tidak hanya dari segi cita rasanya saja, keunikan lainnya dari salak Bali adalah memiliki biji yang kecil. Dengan begitu, kamu tidak tertipu dengan salak yang hanya bijinya yang besar namun isinya sedikit. Bagi masyarakat Bali, salak ini banyak dijadikan sebagai salah satu makanan yang wajib ada saat upacara keagamaan dan upacara adat.

Bagi wisatawan, salak Bali menjadi oleh-oleh wajib. Kamu bisa mendapatkan salak Bali ini di berbagai pasar tradisional yang ada di Bali. Begitu juga di supermarket dan pusat perbelanjaan modern juga bisa kamu dapatkan.

Harga salak Bali memang bervariasi dan bisa dibilang sangat fluktuatif tergantung musim. Namun, di pasaran harganya ada di kisaran Rp20.000 bahkan dalam waktu tertentu harganya bisa sangat murah yakni hanya Rp10.000 per kilogramnya.

16. Bakpia Eiji

Bakpia Eiji
Sumber gambar: instagram.com/pia.eiji

Kembali lagi ke oleh-oleh khas Bali yang berupa pia, kali ini ada Bakpia Eiji. Ciri khas dari Bakpia Eiji ini adalah berwarna kuning yang menggugah selera. Makin enak lagi karena di dalam Bakpia Eiji terdapat sebuah isian berupa fla yang terdiri dari berbagai macam varian rasa. Mulai rasa kacang hijau, keju, hingga cokelat.

Rasa cokelat inilah yang menjadi favorit bagi para wisatawan karena rasanya yang legit. Selain itu, cokelatnya juga bisa melumer di mulut saat dimakan.

Sedangkan dari keamanannya, Bakpia Eiji sangat aman karena tidak menggunakan bahan pengawet kimia. Oleh karena itulah meski bertahan dalam waktu yang cukup lama, namun hanya beberapa hari saja dan harus segera kamu menikmatinya karena bila tidak akan kadaluwarsa. Outlet Bakpia Eiji ada di Kuta, Badung atau tepatnya di Jalan Raya Kuta No.93A.

17. Brem Bali

Brem Bali
Sumber gambar: instagram.com/dkurniawan

Oleh-oleh khas Bali satu ini memang  menjadi yang banyak juga diburu oleh wisatawan. Akan tetapi tidak semua bisa menikmatinya dan hanya diperbolehkan bagi orang dewasa saja. Ya, oleh-oleh ini adalah brem Bali. Berbeda dengan brem yang ada di daerah lain seperti Madiun yang berupa permen lumer, brem Bali merupakan minuman beralkohol terbuat dari hasil fermentasi ketan putih dan ketan hitam. Kedua jenis tersebut dicampur menjadi satu.

Brem Bali biasa dikonsumsi saat upacara adat dilangsungkan. Namun, kamu juga bisa mengkonsumsinya dan dijadikan oleh-oleh untuk kerabat atau keluarga yang menyukai alkohol. Brem Bali juga tidak dijual bebas, ShopBackers. Mendapatkannya kamu harus menuju toko oleh-oleh resmi di Bali. Misalnya saja di The Keranjang Bali atau di Krisna Bali.

Salah satu merek brem bali yang terkenal sejak dulu adalah Dewi Sri. Toko atau outletnya ada di Jalan Danau Tondano maupun wine shop. Kamu pun tak perlu khawatir, sebab meskipun beralkohol, minuman ini sudah memiliki izin dari BPOM-RI.

18. Bagiak Bali

Bagiak Bali
Sumber gambar: instagram.com/andrehamara

ShopBackers juga bisa mencoba camilan khas Bali sebagai oleh-oleh untuk keluarga yakni bagiak. Bagiak sangat nikmat disantap saat berkumpul bersama kerabat dan ditemani dengan segelas teh panas atau kopi. Bagiak sendiri merupakan jenis kue kering tradisional yang bisa didapatkan hampir di penjuru Bali. Mengingat bentuknya sebagai kue tradisional, maka bagiak pun bisa tahan dalam waktu yang cukup lama.

Untuk membuat bagiak, ada beberapa bahan utama yang diperlukan. Di antaranya adalah tepung sagu dan gula. Dari segi cita rasanya, bagiak adalah kue manis dan memiliki tekstur yang cukup renyah ketika dimakan. Lalu, untuk ukuran bagiak biasanya hampir seukuran dengan jempol tangan orang dewasa. Bahkan kini bagiak sudah hadir dengan berbagai ragam varian rasa.

Tujuannya agar tidak membosankan dan tidak hanya sekadar rasa original saja. Beberapa rasa tersebut adalah kayu manis, kacang, susu, dan jahe.

19. Jajan Wajik

Jajan Wajik
Sumber gambar: instagram.com/partenza_travel_bali

Jajan wajik bisa kamu jadikan sebagai oleh-oleh khas Bali untuk keluarga di rumah bagi kamu yang suka sama masakan manis dan legit. Meski sebenarnya wajik termasuk dalam jenis makanan atau kue basah, namun dapat bertahan dalam waktu beberapa hari. Terlebih lagi bila kamu menyimpannya di dalam lemari es. Kamu pun perlu mengeceknya kembali, sebab jika dibiarkan dalam lemari es

Makanan khas Bali ini juga tidak sulit untuk didapatkan. Jajan sendiri dalam bahasa Bali berarti kue atau jajanan, jadi secara harfiah adalah kue wajik. Lalu, bagaimana mendapatkan kue wajik ini? Mudah saja, kamu cukup mengunjungi pasar-pasar tradisional dan toko oleh-oleh di Bali, kamu bisa membelinya dengan berbagai macam kemasan dan ukuran sesuai selera.

Begitu pula di sekitaran Pasar Sukawati, meski dibilang sebagai pasar seni namun masih terdapat beberapa pedagang kue setempat yang menjual kue tradisional ini.

Walaupun sekarang sudah banyak aneka ragam jajanan kekinian yang bermunculan di Bali, namun jajan wajik tetap menjadi salah satu kue yang digemari masyarakat sampai wisatawan. Soal harganya, jajan wajik ini sangatlah ramah di kantong dan sesuai untuk kantong wisatawan.  Kamu pun juga bisa membelinya dalam jumlah yang cukup banyak untuk dinikmati bersama-sama keluarga dan kerabat di rumah.

20. Pisang Rai

Pisang Rai
Sumber gambar: instagram.com/trisna_wulandarii

Selain salak, masyarakat Bali menjadikan buah pisang sebagai salah satu buah yang wajib ada dalam setiap acara keagamaan dan adat. Pisang tersebut tidak hanya dijadikan sebagai makanan utama dalam acara keagamaan saja, tetapi juga bisa dibuat makanan dan kue yang legit dan manis. Pisang rai atau masyarakat Bali menyebutnya dengan jaje pisang adalah kuliner yang sudah ada sejak zaman dahulu.

Pembuatannya sendiri tidak sulit, akan tetapi pisang yang digunakan haruslah berjenis pisang tanduk yang sudah tua. Dalam proses pembuatannya menggunakan adonan dari tepung dan lelehan gula merah. Jadi, bisa dibilang jika pisang rai ini hampir mirip dengan klepon bagi masyarakat Jawa.

Apalagi dalam penyajiannya diberi dengan parutan kelapa yang menambah kenikmatannya. Mendapatkan pisang rai ini kamu bisa langsung menuju ke pasar tradisional atau penjual yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan.

Produk Khas Bali

Oleh-oleh khas Bali tidak hanya berupa makanan dan minuman yang telah disebutkan dalam poin di atas saja, ShopBackers. Lebih dari itu, oleh-oleh Bali juga terdiri dari produk-produk benda seni dan sebagainya.

Uniknya, produk tersebut juga diproduksi oleh UMKM di Bali. Dengan begitu, secara tidak langsung saat membelinya, kamu juga turut berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat. Berikut beberapa oleh-oleh produk khas Bali ini.

1. Kaus Joger

Kaus Joger
Sumber gambar: instagram.com/jogerpkk

Kalau Jogja punya kaus khas Dagadu dan di Surabaya kaus khasnya adalah CakCuk, maka di Pulau Dewata ini ini kaus Joger layak kamu jadikan oleh-oleh khas Bali. Bahkan sebagian orang beranggapan bahwa kurang lengkap rasanya ke Bali bila tidak membeli kaus yang satu ini. Joger sendiri menjadi ikon suvenir Bali selama ini.

Salah satu keunikan dari kaus Joger adalah kata-katanya yang unik. Ini selaras dengan slogan dari kaus Joger itu sendiri yakni ‘Pabrik Kata-Kata’. Kaus Joger tersedia dari berbagai macam ukuran mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Selain kaus, Joger juga memproduksi beberapa produk outfit lainnya seperti sandal dan jaket. Mendapatkannya, kamu bisa langsung menuju outlet resminya yang ada di kawasan Kuta.

2. Batu Akik Bali

Batu Akik Bali
Sumber gambar: instagram.com/qinoeakik2292

Bagi para pecinta batu-batuan, Bali memang surganya. Terlebih lagi bila kamu menyusuri kawasan di Ubud dan sekitarnya. Batuan di sini biasanya sering dijadikan sebagai bahan untuk perhiasan seperti cincin dan kalung. Kamu tentu tidak akan kesulitan menemukan batu tersebut dan bisa langsung mengunjungi toko Batu Batu Bali.

Kamu dapat menemukan aneka jenis batu alam yang eksotis dan indah dan berasal dari penjuru nusantara. Tidak hanya itu saja, kamu juga bisa menemukan batuan-batuan impor. Termasuk batu perak dan batu berjenis green opal yang indah. Batu-batu ini dijual secara bijian dengan harga mulai Rp50.000. Alamat dari toko Batu Batu Bali ada di Jalan Raya Ubud No.I8 yang berada di Gianyar.

3. Batik Ikat Bali

Batik Ikat Bali
Sumber gambar: instagram.com/levenetsanastasia

Di Indonesia memang memiliki ragam batik khas masing-masing daerah. Begitu pula batik yang ada di Bali. Terutama di daerah Ubud, kamu bisa menemukan toko batik  yang bernama Ikat Bali. Memang, dari luar nampak seperti bangunan biasa saja. Akan tetapi kamu akan terpaku karena keindahan dan ragam koleksi di dalamnya.

Salah satu keunikan dari batik ikat Bali adalah proses pembuatannya yang dibuat menggunakan teknik hand eye. Di samping itu, semua bahan dan zat pewarna yang digunakan adalah pewarna natural.

4. Tas Rotan

Tas Rotan
Sumber gambar: instagram.com/rattanbags_id

Oleh-oleh khas Bali yang tidak boleh ketinggalan untuk kamu beli adalah tas rotan. Tas ini sangat populer di kalangan wisatawan asing karena kesan eksotis yang dipancarkannya. Tidak hanya itu, tas yang dibuat berbahan dasar rotan terkenal awet dan kualitasnya yang patut diacungi jempol.

Kamu bisa membeli tas rotan di beberapa toko oleh-oleh khas Bali atau di pasar tradisional dengan harga yang murah. Biasanya harga tas rotan dimulai dari Rp150.000 hingga Rp200.000 untuk ukuran kecil. Sedangkan untuk tas rotan berukuran medium dimulai dari harga Rp250.000 serta Rp350.000 untuk ukuran tas rotan yang besar.

5. Kaos Barong

Kaos Barong
Sumber gambar: instagram.com/mejikuw_jastip

Kaos barong adalah kaos legendaris yang berasal dari Bali. Kaos ini menampilkan wajah dari tokoh khas Bali yang terkenal, yakni barong. Dari situlah nama kaos barong berasal. Kaos barong memiliki banyak warna dan juga banyak macam desain.

Kaos barong sendiri bisa dipakai oleh pria maupun wanita. Tidak hanya itu, ada beragam jenis kaos barong yang bisa dipakai oleh anak-anak umur tiga tahun hingga orang dewasa sekalipun. Bahan yang digunakan juga bermacam-macam, mulai dari kaos barong berbahan kain tipis hingga tebal.

Harga dari kaos barong sendiri tidak mahal. Kamu bisa membelinya dengan harga mulai dari belasan ribu rupiah. Ada juga kaos barong yang berharga Rp25.000-an untuk kaos barong yang dibuat dari bahan kain yang tebal. Kamu bisa menemukan kaos barong ini di mana saja saat di Bali.

6. Kebaya Bali

Kebaya Bali
Sumber gambar: instagram.com/calistakebaya

Untuk perempuan, kamu bisa membeli kebaya Bali sebagai oleh-oleh. Kebaya Bali sangat cantik karena memiliki aneka ragam warna cerah serta dekorasi. Untuk orang Bali sendiri, kebaya biasanya dikenakan untuk menghadiri suatu acara keagamaan. Kamu juga bisa menggunakan kebaya Bali dalam berbagai acara formal lainnya.

Keindahan kebaya bali juga tidak sebatas pada warna dan dekorasinya saja. Adanya selendang atau yang biasa disebut obi pada bagian pinggang juga menjadi aksesoris yang elegan untuk dikenakan pada kebaya ini. Selain itu, hiasan renda dan sulaman corak bunga juga mampu memancarkan keanggunan bagi yang memakainya.

7. Udeng

Udeng
Sumber gambar: Flickr

Udeng adalah sebuah ikat kepala khas Bali yang bisa kamu beli sebagai oleh-oleh Bali saat kamu berkunjung ke Pulau Dewata ini. Udeng sendiri biasa dipakai oleh para pria dari beragam umur dan kelas sosial. Mulai dari mereka yang masih anak-anak hingga orang tua dan mereka yang orang biasa hingga orang berpangkat.

Udeng dibuat dari kain yang memiliki panjang kurang lebih setengah meter. Untuk membuat sebuah udeng membutuhkan keahlian yang tidak sembarangan. Oleh karena itu, biasanya udeng dibuat di daerah-daerah tertentu saja. Biasanya banyak dari kerajinan udeng dibuat di daerah Karangasem. Desa Sidemen adalah desa yang terkenal sebagai desa penghasil kain udeng ini.

8. Kain Pantai

Kain Pantai
Sumber gambar: instagram.com/keii_co

Kain pantai Bali terkenal cantik dan indah karena memiliki aneka ragam warna dan corak. Motif-motif dari kain pantai Bali juga beragam, mulai dari yang bermotif abstrak hingga bermotif bunga-bunga. Semuanya ada di Bali dengan harga yang murah pastinya dari yang berharga Rp25.000 hingga Rp40.000, tergantung dari bahan apa kain pantai itu dibuat serta di mana kain tersebut dibeli.

Kamu bisa menggunakan kain pantai Bali di mana saja kamu suka. Jika kamu berada di beberapa tempat suci seperti Pura saat kamu di Bali, kamu diwajibkan untuk memakai kain ini untuk menutupi bagian yang terbuka untuk menghormati mereka yang sedang beribadah serta sebagai wujud kesopanan.

9. Miniatur Gamelan

Miniatur Gamelan
Sumber gambar: instagram.com/delia_etnik

Jika kamu adalah tipikal orang yang sangat suka akan hal-hal yang berbau tradisional dan musik, membeli sebuah miniatur gamelan sebagai oleh-oleh khas Bali bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat. Miniatur gamelan yang dijual di Bali ini sangat bagus dan berkualitas.

Ada beragam bentuk miniatur gamelan yang bisa kamu beli. Pastinya, beda bentuk juga mempengaruhi harganya. Untuk harganya, biasanya jika kamu membeli miniatur gamelan di daerah Klungkung atau daerah Ubud, harganya biasanya dimulai dari Rp40.000. Bahkan, ada juga yang harganya mencapai ratusan ribu rupiah.

10. Kerajinan Batok Kelapa

Kerajinan Batok Kelapa
Sumber gambar: instagram.com/raswoodart

Kerajinan khas Bali yang paling banyak dibeli adalah kerajinan-kerajinan berbahan dasar dari kelapa, khususnya batok kelapa. Kerajinan yang terbuat dari batok kelapa umumnya berupa hiasan yang berbentuk seperti peralatan makanan. Bentuk-bentuk kerajinan tersebut meliputi piring, kendi, wadah hiasan, hingga nampan.

Tidak hanya itu, kerajinan batok kelapa juga terkenal karena kualitasnya yang memang kuat dan tahan lama. Bahkan. Kerajinan batok kelapa khas Bali ini sering diekspor ke luar negeri. Akan jauh lebih mudah dan murah jika kamu membelinya langsung di Bali sendiri.

Kerajinan batok kelapa khas Bali sendiri kebanyakan dibuat dalam home industri. Hal ini mengakibatkan harganya tidak begitu mahal saat dijual di pasaran. Kamu bisa membeli beragam bentuk kerajinan batok kelapa dengan harga mulai dari Rp10.000.

11. Aneka Ragam Gelang Handmade

Aneka Ragam Gelang Handmade
Sumber gambar: instagram.com/craftdewata

Saat kamu berjalan-jalan di sekitar pantai di Bali, kamu pasti akan menemukan banyak sekali penjual aneka macam aksesoris seperti gelang. Gelang yang dibuat oleh para penjual juga bagus dan beraneka warna. Bahkan harganya sangat murah, yakni mulai dari Rp3.500 saja.

Kamu bisa membeli gelang handmade untuk dirimu sendiri atau sebagai kado teman-teman atau kerabat di rumah. Gelang handmade sendiri tidak hanya dijual oleh para penjual di sekitar pantai, tapi banyak juga yang dijual di toko oleh-oleh khas bali yang bisa kamu temui di jalan.

12. Kerajinan Perak Bali

Kerajinan Perak Bali
Sumber gambar: instagram.com/thegautamasilver

Saat berkunjung ke Bali, mampirlah ke kawasan Celuk. Kawasan ini menawarkan aneka ragam kerajinan perak yang sangat cocok untuk kamu jadikan oleh-oleh khas Bali. Kerajinan perak yang ada di tempat ini bisa berupa perhiasan hingga suvenir atau aksesoris kecil lainnya.

Tidak hanya itu, banyak wisatawan asing yang membeli kerajinan perak khas Bali saat berkunjung di Pulau Dewata ini. Kamu juga bisa membeli kerajinan perak khas Bali sebagai tanda cinta produk Indonesia. Sudah tidak diragukan lagi bahwa barang-barang yang dijual di sini memiliki kualitas yang bagus.

Harga barang-barang kerajinan perak khas Bali memang bukan sebuah oleh-oleh yang murah sehingga kamu tidak bisa membelinya dalam jumlah banyak. Namun, kamu bisa membeli kerajinan perak khas Bali untuk orang-orang yang kamu kasih saja. Harganya sendiri biasanya dimulai dari Rp80.000 untuk sebuah cincin perak sederhana.

13. Produk Spa Bali

Produk Spa Bali
Sumber gambar: instagram.com/serenebalispa

Produk spa khas Bali juga merupakan salah satu oleh-oleh khas Bali yang bisa kamu bawa pulang ke rumah. Bali memang telah lama dikenal sebagai salah satu tempat untuk menikmati spa yang sangat menenangkan dan memuaskan. Pelayanan spa yang dilakukan di beberapa tempat di Bali tidak lepas dari produk-produk spa yang memang berkualitas.

Jadi, jika kamu berniat untuk membelikan kado bagi ibu, teman, saudara perempuan, pacar kamu, atau bahkan kamu sendiri, kamu bisa membeli produk Spa Bali sebagai pilihan. Produk spa yang biasa dibeli adalah lotion, body scrub, hingga parfum-parfum yang aromanya wangi.

Oleh-oleh khas Bali dalam bentuk produk spa bisa jadi kenang-kenangan yang bagus. Apalagi harganya juga beraneka ragam, mulai dari harga Rp12.000 hingga ratusan ribu rupiah. Kamu bisa memilih produk-produk spa khas Bali dengan menyesuaikan selera.

14. Layangan Bali

Layangan Bali
Sumber gambar: instagram.com/layanganbali1

Oleh-oleh khas Bali terakhir yang bisa kamu beli saat berkunjung ke Bali adalah layangan khas Bali. Layangan khas Bali bisa kamu gunakan sebagai hiasan atau dekorasi dinding di rumah kamu. Selain itu, kamu juga bisa memberikannya sebagai kado atau hadiah untuk anak-anak kecil di rumah kamu. Sudah barang pasti mereka akan bahagia jika diberikan mainan layangan khas Bali ini.

Layangan khas Bali memiliki ciri khas yang unik, yaitu beragam corak, warna, dan bentuk. Salah satu bentuk yang paling populer adalah layangan yang memiliki bentuk burung garuda dan juga kapal. Bentuk yang unik inilah yang menjadikan layangan khas Bali menjadi primadona sebagai bingkisan.

Harga dari layangan khas Bali sangat beragam. Biasanya kisaran harga dimulai dari Rp40.000 saja tergantung pada tingkat kerumitan dan keunikan layangan tersebut. Selain itu, kamu juga bisa mencari penjual layangan Bali lain yang mungkin menawarkan harga lebih murah.

Itulah beberapa rekomendasi oleh-oleh khas Bali yang bisa kamu beli untuk keluarga dan kerabat saat liburan. Kalau kamu mau ke Bali dalam waktu dekat, jangan lupa pulangnya beli oleh-oleh yang direkomendasikan di atas, ya ShopBackers! Untuk kamu yang masih belum pesan penginapannya, kamu bisa pesan di ShopBack sekarang. Mumpung lagi ada promo Jalan Jalan ShopBack yang bakal kasih kamu cashback 2x lipat untuk pemesanan hotel. Selamat liburan!

timeline JJS

Baca juga artikel lainnya:

Baca juga: