Banyak orang yang mengira bahwa BPJS Kesehatan hanya bisa digunakan untuk biaya perawatan kesehatan saja. Padahal BPJS Kesehatan juga sangat penting bagi ibu hamil karena bisa digunakan untuk menanggung biaya periksa kehamilan, melahirkan, hingga perawatan bayi selama di rumah sakit.

Dengan mengikuti prosedur yang sudah ditentukan, tentunya ibu hamil bisa mendapatkan akses untuk menggunakan fasilitas dari BPJS Kesehatan. Sayangnya tidak semua orang mengerti seperti apa prosedur yang benar dan apa saja persyaratan yang diperlukan.

Namun, kamu tidak perlu khawatir, karena berikut ini akan dijelaskan seperti apa prosedur dan persyaratan yang dibutuhkan untuk mendapatkan layanan dari BPJS. Untuk kamu yang berencana melahirkan pakai BPJS, simak terus ulasannya berikut ini ya, ShopBackers! 

Melahirkan Pakai BPJS: Informasi dan Persayaratan yang Harus Diketahui

Layanan BPJS untuk ibu hamil
Layanan BPJS untuk ibu hamil. Sumber gambar : pixabay.com

Ibu hamil yang menjadi anggota BPJS Kesehatan akan mendapatkan beberapa layanan yang sangat menguntungkan. Berikut ini beberapa layanan untuk ibu hamil yang biayanya akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. 

1. USG

Ibu hamil yang sedang melakukan USG
Ibu hamil yang sedang melakukan USG. Sumber gambar : pixabay.com

Bagi seorang ibu hamil tentunya sangat perlu untuk melakukan pemeriksaan yang rutin. Hal itu dilakukan demi melihat perkembangan dari janin yang sedang dikandung.

Salah satu hal yang perlu dilakukan saat memeriksakan kehamilan yaitu dengan melakukan USG (Ultrasonography). Dengan cek USG, sang ibu bisa melihat perkembangan janin dengan lebih jelas. Selain itu, jenis kelamin dari bayi juga bisa dilihat dengan melakukan pemeriksaan USG ini.

Bagi peserta BPJS yang sedang hamil, bisa mendapatkan layanan USG dengan gratis. Namun, setiap orang hanya bisa mendapatkan layanan ini sebanyak satu kali saja selama masa kehamilan. Jadi misalnya kamu ingin melakukan pemeriksaan USG lagi, maka BPJS tidak akan meng-cover biayanya lagi. 

Untuk mendapatkan layanan pemeriksaan USG ini, ibu hamil harus mendapatkan surat rujukan terlebih dahulu dari dokter spesialis yang telah memeriksanya. Selain surat rujukan, jangan lupa membawa dokumen seperti kartu BPJS yang asli dan sudah difotokopi, kartu keluarga asli dan yang telah difotokpi, serta buku pemeriksaan ibu dan bayi. 

 

2. Persalinan Normal

Persalinan normal
Persalinan normal. Sumber gambar : pixabay.com

Sebelum masa persalinan dekat, kamu perlu cari info sebanyak-banyaknya tentang bagaimana prosedur dan persyaratan untuk melahirkan pakai BPJS. Layanan ini bisa kamu gunakan untuk persalinan normal maupun operasi. 

Dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk mendapatkan pelayanan yang satu ini antara lain, kartu BPJS baik yang asli dan yang fotokopi, kartu keluarga, KTP, buku kesehatan ibu dan anak, serta surat rujukan. Selain melengkapi dokumen persyaratan, ada prosedur yang perlu diperhatikan. 

Untuk persalinan secara normal bisa ditangani oleh Faskes atau Fasilitas Kesehatan 1 seperti puskesmas atau klinik. Ibu hamil bisa langsung melakukan pendaftaran dan bisa mendapatkan layanan persalinan.

Biaya persalinan yang akan di-cover oleh BPJS Kesehatan maksimal hingga Rp600.000. Jadi misalnya biaya persalinannya lebih dari Rp600 ribu, maka kamu harus membayar sisanya tersebut dengan uang milik pribadi.

 

Baca juga: Perlengkapan Bersalin Ibu dan Bayi yang Diperlukan Jelang Melahirkan

 

3. Persalinan dengan Operasi Caesar

Persalinan dengan operasi caesar
Persalinan dengan operasi caesar. Sumber gambar: pixabay.com

Tidak semua ibu hamil bisa melakukan persalinan dengan normal. Ada beberapa keadaan kesehatan yang membuat ibu hamil tidak memungkinkan untuk melakukan persalinan dengan normal. Jadi operasi caesar pun harus dilakukan.

Bagi ibu hamil yang akan melakukan operasi caesar, ternyata biayanya juga bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan lho. Namun, ingat ya, kamu harus mentaati semua prosedur yang benar. Jadi pastikan jangan sampai salah atau abai dengan prosedurnya. 

Operasi caesar ini tidak bisa dilakukan di Faskes 1 karena biasanya kurangnya alat medis dan tenaga ahli. Oleh karena itu kamu akan mendapatkan rujukan untuk melakukan operasi caesar di rumah sakit yang lebih besar.

Keputusan apakah kamu akan mendapatkan operasi caesar bukan dari keinginan sendiri, melainkan harus diputuskan oleh bidan atau dokter yang sudah memeriksamu di Faskes 1. Saat syarat dan prosedur sudah lengkap, maka kamu bisa langsung melakukan operasi caesar dengan cepat. 

Iniliah rincian dari biaya operasi caesar yang dapat di-cover oleh BPJS:

  • Operasi caesar ringan: Kelas 1 (Rp7.333.000), Kelas 2 (Rp6.285.500), Kelas 3 (Rp5.257.900)
  • Operasi caesar sedang: Kelas 1 (Rp8.092.000), Kelas 2 (Rp6.936.000), Kelas 3 (Rp5.780.000)
  • Operasi caesar berat: Kelas 1 (Rp11.081.400), Kelas 2 (Rp9.498.300), Kelas 3 (Rp7.915.300)

Melahirkan pakai BPJS memang bisa sangat membantu dan meringankan beban biaya. Supaya layanan BPJS Kesehatan untuk ibu hamil di atas bisa didapatkan dengan maksimal, kamu jangan pernah lupa untuk membayarnya tepat waktu ya, ShopBackers.

Saat ini membayar BPJS juga sangat mudah karena bisa dilakukan di e-commerce favoritmu seperti Bukalapak atau Blibli. Agar lebih hemat jangan lupa untuk membayarnya lewat ShopBack karena ada banyak cashback menguntungkan yang bisa kamu dapatkan.

Jadi tunggu apa lagi, instal ShopBack sekarang juga dan segera nikmati cashback dan promo menarik lainnya.

 Bayar BPJS Dapat Cashback