Masjid-masjid yang Jadi Saksi Sejarah Islam di Indonesia

Bagi umat muslim, masjid tak sekadar jadi tempat ibadah, melainkan juga menjadi pusat kebudayaan yang memberikan kontribusi bagi sejarah perkembangan Islam. Indonesia memiliki banyak masjid yang selain jadi simbol, tapi juga menapakkan jejak yang signifikan bagi kesejarahan dunia Islam di Tanah Air.

Blog

Setiap masjid ini punya kisah yang panjang, dan tak dapat dilepaskan dari perkembangan agama Islam di Indonesia. Apa saja?

Masjid Saka Tunggal (Tahun 1288)

Masjid Saka Tunggal

Image: Flickr.com/Sitoneizer

Terletak di Desa Cikakak, Banyumas, Jawa Tengah, Masjid Saka Tunggal Baitussalam lebih dikenal dengan sebutan Masjid Saka Tunggal karena satu tiang utamanya di bangunannya dianggap menyimbolkan keesaan Allah.

Berdasarkan prasasti di dalam masjid, tertulis bahwa masjid tersebut berdiri pada tahun 1288, yang masih belum diyakini apakah menggunakan kalender Masehi, Hijriah, atau Saka. Walau begitu, masjid ini dipercaya sebagai salah satu masjid tertua paling otentik di Indonesia.

Ingin mengunjungi Jawa Tengah, pesan tiket kereta Anda di Tiket.com melalui ShopBack bisa dapat cashback sampai dengan 6%.

Masjid Wapauwe (Tahun 1414)

Masjid Wapauwe

Image: Flickr.com/Yeni Tri Herwanto

Salah satu saksi sejarah Islam di Timur Indonesia adalah Masjid Wapauwe,yang terletak di lereng Gunung Wawane, Maluku. Masjid ini menyimpan mushaf Alquran yang dipercaya termasuk tertua di Indonesia, yaitu Mushaf Imam Muhammad Arikulapessy yang ditulis tangan. Mushaf Nur Cahya juga terarsip di masjid yang merupakan pusat penyebaran Islam di Maluku ini.

Selain itu, Kitab Barzanzi juga tersimpan di sini. Kitab ini berisi syair dan puji-pujian terhadap Nabi Muhammad SAW, naskah kutbah tahun 1661 M, Kalender Islam tahun 1407 M, hingga manuskrip Islam yang berusia ratusan tahun.

Masjid Ampel (Tahun 1421)

Masjid Ampel

Image: Flickr.com/Ikhlasul Amal

Sesuai namanya, masjid ini didirikan oleh Sunan Ampel di kota Surabaya. Letaknya berdekatan langsung dengan kompleks makam Sunan Ampel dan sebuah sumur yang diyakini bertuah–biasa digunakan untuk penguat janji atau ketika melakukan sumpah.

Meskipun berumur ratusan tahun dan mengalami beberapa kali perubahan, enam belas tiang utama yang terbuat dari kayu jati di masjid ini masih asli berdiri kokoh hingga sekarang. Nilai sejarah dan mitos yang mengelilingi keagungan masjid ini membuatnya menjadi objek wisata religi paling populer di Jawa Timur.

Masjid Agung Demak (Tahun 1474)

Masijd Agung Demak

Image: Flickr.com/ayra jawa

Seperti yang diketahui, Demak meruapakan salah satu tempat Wali Songo melakukan penyebaran agama Islam. Masjid Agung Demak dipercaya menjadi salah satu tempat berkumpulnya para Wali Songo dalam menyebarkan agama Islam. Masjid inilah yang menjadi salah satu peninggalan para Wali Songo karena juga berdekatan dengan makam para raja Kesultanan Demak.

Masjid ini dibangun oleh Raden Patah, raja pertama Kesultanan Demak dengan menggunakan empat tiang utama sebagai penyangga masjid, yang biasa disebut dengan Soko Guru. Namun karena masjid ini terbilang sudah tua, Soko Guru yang digunakan sudah tidak lagi asli karena sudah tak kuat dan keropos. Namun, Soko Guru yang asli masih ditempatkan di tengah masjid tersebut. Legendanya, masjid ini dibangun oleh Raden Patah dibantu oleh empat Wali Songo hanya dalam satu malam.

Masjid Sultan Suriansyah (Tahun 1526)

Masjid Sultan Suriansyah

Image: Flickr.com/Rahmandi Razak

Tempat yang juga dikenal dengan Masjid Kuin ini merupakan salah satu yang tertua di Kalimantan Selatan selain Masjid Besar dan Masjid Basirih. Terletak di kawasan ibu kota Kesultanan Banjar pertama kali, masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Suriansyah, Raja Banjar pertama yang memeluk Agama Islam.

Masjid ini terletak di tepi sungai Kuin, dekat dengan kompleks makam Sultan Suriansyah. Di bagian pintu kanan dan kiri tertulis baris inskripsi Arab-Melayu. Sedangkan di bagian mimbar tertulis tanggal pembuatan mimbar tanggal 17 Rajab 1296 atas nama Haji Muahmmad Ali al-Najri.

Berwisata religi ke Banjarmasin, mengapa tidak? Pesan kamar hotel Anda di Banjarmasin melalui Agoda bisa lebih murah jika dilakukan lewat ShopBack. Ada cashback sampai Rp100 ribu jika memesan kamar hotel di Agoda melalui ShopBack.

Masjid Menara Kudus (Tahun 1549)

Masjid Menara Kudus

Image: Flickr.com/Michael Kelley

Punya nama lain Masjid Al Aqsa atau Masjid Al Manar, masjid ini didirikan oleh Sunan Kudus yang menggunakan batu dari Baitul Maqdis dari Palestina sebagai fondasi awal. Meski merupakan tempat ibadah umat Islam, bangunannya merupakan campuran Timur Tengah dan Hindu; terlihat dari bentuk menaranya yang menyerupai bangunan candi. Hal ini dikarenakan kebijaksanaan Sunan Kudus dalam beradaptasi dengan ajaran Hindu dan Buddha yang sudah kental di antara warga lokal kala itu.

Masjid ini dihiasi dengan 32 piring bergambar, mulai dari gambar manusia dengan unta dan pohon kurma hingga gambar bunga-bunga. Desain bangunannya mengandung kesenian Hindu Jawa yang dapat dilihat dari ukiran di kaki dan badannya. Selain itu, di dalam masjid ini juga terdapat prasasti dengan ukuran 30 x 46 cm yang terletak pada mihrab yang menggunakan Bahasa Arab.

Masjid Agung Banten (Tahun 1552)

Masijd Agung Banten

Image: warasfarm.wordpress.com

Sultan Maulana Hasanuddin, yang merupakan putra pertama Sunan Gunung Jati dan merupakan sultan pertama dari Kesultanan Banten adalah pendiri masjid ini.

Keunikan masjid yang terletak di Banten ini adalah bentuk atap bangunannya yang mirip dengan pagoda China. Bentuk menaranya juga terlihat sangat mirip dengan bangunan mercusuar dengan tinggi menara 24 meter. Untuk mencapai puncaknya pun harus melewati 83 anak tangga lewat lorong yang hanya bisa dilewati satu orang saja yang tadinya digunakan untuk mengumandangkan azan.

Mengunjungi tempat-tempat bersejarah dengan tema pakaian muslim, pasti lebih seru. Belanja baju muslim di Muslimarket melalui ShopBack bisa dapat cashback 12%.

Informasi promo, diskon, dan cashback akurat sampai tanggal tulisan ini dipublikasi.

Featured image: Flickr.com/Ikhlasul Amal

Artikel rekomendasi lainnya:

Blog-1Blog-2Blog-3Blog-4Blog-5Blog-5-copy

Blog