Keindahan Kepulauan Maluku sebagai kepulauan yang ada di daerah timur Indonesia ini memiliki pesona yang indah, terutama daerah pantainya. Tak pelik, Maluku menjadi salah satu destinasi utama dalam wisata.

Kamu bisa awali dengan ShopBack jika kamu ingin liburan ke Maluku. Kamu bisa membeli tiket perjalanan dan akomodasi dengan mudah dan murah. ShopBack menawarkan berbagai macam cashback saat kamu melakukan transaksi di sini, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Selain destinasi wisatanya yang beragam, kamu juga bisa merasakan lezatnya makanan khas Maluku yang tak kalah enaknya dengan makanan nusantara yang lain. Ada beberapa makanan khas yang wajib kamu cicipi saat berlibur ke Maluku.

Namun, kamu bisa membuat makanan khas Maluku sendiri dari rumah bila kamu mempunyai halangan untuk mengunjungi kepulauan yang beribu kota Ambon ini. Artikel kali ini membahas beberapa resep makanan khas Maluku yang mudah dan bisa kamu coba buat sendiri di rumah. Berikut daftar makanan tersebut dan resepnya.

1. Papeda

Papeda
Sumber gambar: Wikipedia

Papeda memang sudah menjadi ciri khas makanan khas Maluku. Makanan yang berbahan dasar tepung sagu ini memiliki tekstur yang kental dan lengket. Hal ini dikarenakan bahan tepung sagu yang dicampurkan dengan air dan dimasak pada saat pengolahan. Papeda sendiri sangat cocok jika kamu makan bersama dengan ikan kuah kuning karena rasanya bisa saling melengkapi dan lezat sekali.

Untuk membuat papeda khas Maluku ini, kamu tidak perlu repot-repot mengumpulkan beragam bahan yang ribet. Kamu cukup membutuhkan 100 gram tepung sagu, 1.000 cc air, ½ sendok teh garam, dan ½ sendok teh gula. Untuk membuat papeda, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Pertama-tama, cairkan dulu tepung sagunya dengan menggunakan 300 ml air yang telah disiapkan sebelumnya. Lalu, tambahkan garam dan gula.
  2. Didihkan air yang tersisa, kemudian tuang air mendidih tersebut ke dalam larutan tepung sagu sembari di aduk perlahan hingga sagu matang merata.
  3. Jika papeda sudah berwarna bening, itu tandanya papeda sudah matang. Jika adonan tersebut masih belum merata matangnya, masaklah di atas api kecil sembari terus diaduk.
  4. Jika warnanya sudah bening merata, angkat dan sajikan hangat bersama dengan lauk ikan kuah kuning.

Memakan papeda pertama kali memang susah karena teksturnya yang lengket dan licin. Kamu bisa menggunakan sumpit saat memakan papeda. Cukup memutar-mutarkan sumpit pada papeda hingga sudah terkumpul di sumpit untuk dimakan bersama ikan kuah kuning.

Artikel lainnya:

2. Gohu Ikan

Gohu Ikan
Sumber gambar: Instagram.com/kaumrestaurant

Gohu ikan adalah salah satu makanan khas Maluku yang menggunakan ikan sebagai bahan bakunya. Makanan ini juga memiliki kemiripan dengan rujak pepaya mengkal yang terkenal di daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo. Gohu daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo menggunakan pepaya mengkal sebagai bahan bakunya sedangkan gohu khas Maluku menggunakan ikan tuna mentah sebagai bahan bakunya.

Tidak hanya ikan tuna yang bisa dijadikan bahan baku gohu ikan. Jika ikan tuna sedang tidak pada musim panen, biasanya ikan cakalang yang menjadi penggantinya meskipun tekstur dagingnya tidak semulus ikan tuna. Sajian gohu ikan biasanya menggunakan ikan tuna yang dipotong kecil-kecil dan kemudian dilumuri dengan garam dan perasan lemon.

Sekilas, gohu ikan memiliki kemiripan dengan sashimi asal Jepang. Kedua makanan ini memang sama-sama menggunakan ikan mentah sebagai bahan baku dan ciri khas makanannya. Bahkan, kedua makanan ini sama-sama menggunakan ikan tuna. Resepnya pun tidak jauh berbeda. Yang jadi pembeda utama adalah gohu menggunakan ikan tuna yang disiram dengan minyak panas, sedangkan sashimi tidak.

Jika kamu penasaran dengan rasa gohu ikan tapi tidak memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Maluku dan merasakan langsung lezatnya hidangan ini, kamu bisa memasaknya sendiri di rumah dengan mudah.

Kamu cukup menyediakan 250 gram ikan tuna, 125 gram kacang tanah kupas yang telah digoreng hingga kecokelatan dan ditumbuk kasar, serta empat sendok makan minyak kelapa. Kemudian, untuk bumbu-bumbunya kamu membutuhkan sepuluh buah cabai rawit merah yang telah diiris, dua batang daun kemangi (balakama) yang telah diiris, dua belas siung bawang merah yang telah diiris, dua buah lemon cui (jeruk kunci, limau kasturi, atau kietna), garam dan lada.

Setelah kamu selesai menyiapkan semua bahan di atas, berikut adalah langkah-langkah yang harus kamu lakukan untuk membuat gohu ikan:

  1. Pertama-tama, cuci ikan terlebih dahulu lalu potong daging ikan menjadi berbentuk dadu kecil.
  2. Ulek kasar kacang tanah yang telah digoreng tadi.
  3. Campurkan perasan jeruk lemon, lada, garam, dan minyak kelapa lalu aduk dengan rata.
  4. Masukkan cabai rawit merah, daun kemangi, bawang merah, dan ikan.
  5. Aduk lagi hingga rata.
  6. Sajikan di atas piring dan beri kacang yang telah diulek tadi di atasnya.

3. Ikan Kuah Pala Banda

Ikan Kuah Pala Banda
Sumber gambar: Instagram.com/nisasukarso

Dengan keadaan geografisnya yang berupa daerah maritim, kekayaan alam utama yang dimiliki oleh Maluku adalah hasil lautnya. Hal ini pun berpengaruh pada hidangan khas Maluku yang kebanyakan berbahan dasar ikan.

Salah satu makanan khas Maluku berbahan dasar ikan yang paling populer adalah ikan kuah pala banda. Makanan ini berasal dari Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.

Pada umumnya, bahan baku utama yang digunakan pada sajian ikan kuah pala banda adalah ikan kerapu dan kakap. Ikan kakap atau ikan kerapu yang masih segar dicampur dengan bumbu-bumbu yang terbuat dari merica, buah pala, dan rempah-rempah lainnya.

Ikan kuah pala banda memiliki sensasi rasa pedas yang bakal membuat kamu ketagihan. Bahkan, ikan kuah pala banda adalah sebuah sajian khusus bagi para petinggi Belanda pada masa penjajahan.

Biasanya ikan kuah pala banda disajikan bersama dengan nasi, ulang-ulang, sambal bekasang, dan urap daun pepaya. Sambal bekasang sendiri adalah sebuah jenis sambal yang dibuat dari ikan cakalang, perasan jeruk limau, dan cabai.

Sementara itu, ulang-ulang adalah campuran dari beberapa sayuran segar seperti kacang panjang, mentimun, kangkung, terong, wortel, taoge yang telah dicampur dengan bumbu terasi, cabai, kenari tumbuk, dan sedikit cuka serta garam.

Untuk membuat ikan kuah pala banda tidak susah, kamu cukup menyediakan 500 gram ikan tongkol atau cakalang atau tenggiri (sesuai selera), 600 ml santan dari ½ buah kelapa, 1,5 sendok teh garam, 1 sendok makan asam jawa yang dilarutkan dengan 50 ml air lalu disaring, dan minyak untuk menggoreng.

Kemudian, untuk membuat bumbu halus dan pelengkap, kamu membutuhkan enam butir bawang merah, lima siung bawang putih, empat buah cabai merah keriting, empat lembar daun jeruk, tiga cm kunyit, dua sendok teh ketumbar yang sudah disangrai, satu sendok teh garam.

½ sendok teh merica butiran. ½ sendok teh penyedap rasa sesuai selera, ½ sendok teh gula pasir, satu lembar daun salam, satu batang serai yang diambil bagian putihnya saja lalu dimemarkan, dan satu ikat kecil daun kemangi.

Jika kamu sudah menyiapkan semua bahan di atas, ikuti langkah-langkah berikut ini untuk membuat ikan kuah pala banda:

  1. Ambil dan bersihkan ikan tongkol. Kemudian potong dan baluri ikan dengan garam dan larutan air asam. Biarkan sepuluh menit, tiriskan. Goreng ikan sampai matang dan kecokelatan. Angkat, sisihkan.
  2. Pertama-tama, bersihkan ikan tongkol lalu potong dan lumuri ikan dengan larutan air asam jawa dan garam.
  3. Diamkan sekitar sepuluh menit lalu tiriskan dan goreng ikan hingga matang dan kecokelatan. Setelah itu, angkat dan sisihkan.
  4. Kemudian, panaskan sedikit sisa minyak menggoreng ikan tadi dan tumis bumbu halus, daun jeruk purut, daun salam, lengkuas, dan serai hingga berbau harum dan matang. Masukkan juga santan dan gula pasir lalu didihkan sembari diaduk rata.
  5. Masukkan ikan tongkol yang sudah digoreng tadi. Kecilkan api dan didihkan sekali lagi lalu angkat.
  6. Masukkan daun kemangi sembari diaduk rata.

4. Ikan Komu Asar

Ikan Komu Asar
Sumber gambar: Instagram.com/elwynsans

Pada dasarnya, ikan komu asar sama seperti ikan asap. Namun, perbedaan utama antara ikan komu asar dan ikan asap pada umumnya adalah cara mengasapinya. Bila ikan asap diletakkan di atas asap secara horizontal, ikan komu asar diletakkan secara diagonal di sisi bara yang mengeluarkan asap. Hal ini dilakukan agar ikan benar-benar kering secara keseluruhan dan matang hingga ke dalam sisi-sisi dagingnya.

Bahan dasar dari ikan komu asar biasanya berupa ikan cakalang, ikan tongkol, atau ikan ekor kuning. Pastinya, ikan yang digunakan adalah ikan yang memiliki tekstur daging yang cukup padat agar tidak mudah rapuh saat diasapi.

Proses memasaknya pun cukup sederhana karena setelah ikan mentah dibersihkan isi perutnya, ikan tersebut tinggal diasapi saja. Lama pengasapannya sendiri sekitar empat hingga lima jam di dalam ruangan yang tertutup supaya asap meresap hingga ke dalam daging hingga matang sempurna.

Selain keunikan cara memasaknya yang otentik, salah satu makanan khas Maluku ini memiliki daging yang gurih dan aroma yang membuat kamu kelaparan untuk segera memakannya. Ikan komu asar juga cocok digunakan sebagai lauk dan pelengkap nasi serta sambal colo-colo.

Untuk membuatnya, kamu cukup membutuhkan satu ekor ikan tongkol atau cakalang, beberapa lembar daun pisang, tiga sendok makan garam, tiga buah cabai, tiga buah bawang merah, satu buah tomat, dan satu buah jeruk nipis. Untuk proses pembuatannya, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Pertama-tama, bersihkan ikan terlebih dahulu. Olesi ikan dengan garam.
  2. Bungkus ikan menggunakan daun pisang.
  3. Asapi ikan di atas bara secara vertikal hingga matang.
  4. Sambil menunggu ikan matang, iris-irislah bumbu-bumbu terlebih dahulu yaitu cabai, bawah merah yang sudah diiris, dan tomat. Jangan lupa berikan juga air jeruk nipis.
  5. Setelah ikan matang, sajikan bersama dengan sambal jeruk.

5. Woku Komo-komo

Woku Komo-komo
Sumber gambar: Instagram.com/kulinerindonesia_

Sebagai bahan baku makanan utama daerah Maluku dan wilayah Indonesia bagian timur lainnya, makanan berbahan utama sagu akan banyak kamu temui di Maluku. Salah satu makanan khas Maluku yang berbahan dasar sagu adalah woku komo-komo.

Ada beberapa orang yang salah mengartikan bahwa woku komo-komo sama dengan talam sagu bakar karena kedua makanan tersebut sama-sama dibuat dari tepung olahan teras batang rumbia. Padahal woku komo-komo berbeda dengan talam sagu bakar, bahkan woku komo-komo lebih cocok disajikan sebagai lauk untuk makanan berat.

Woku komo-komo sendiri dibuat dengan diawali sebuah proses perendaman sagu di dalam air. Lebih lagi, bumbu yang digunakan meliputi serai, jahe, bawang putih, dan jeroan ikan yang telah ditumis. Dengan adanya campuran jahe dan jeroan ikan, maka woku komo-komo sangat cocok dijadikan sebagai lauk pada hidangan utama.

Berikut adalah cara pembuatan woku komo-komo yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah:

  1. Pertama-tama, sagu direndam di dalam air dingin selama satu jam.
  2. Bumbu-bumbu yang meliputi serai, bawang putih, dan jahe kemudian ditumis.
  3. Lalu, jeroan ikan dan air dimasukkan dimasak sampai matang.
  4. Bawang putih dan bawang merah ditumis hingga kecokelatan.
  5. Tambahkan sagu dan santan kelapa cair lalu masak hingga mengering.
  6. Masukkan santan kental, merica, garam, dan irisan daun bawang ke dalamnya.
  7. Setelah matang, dinginkan sagu terlebih dahulu.
  8. Kemudian, potong jeroan ikan berbentuk dadu.
  9. Setelah itu, jeroan ikan dan sagu yang telah dipotong berbentuk dadu dimasukkan ke dalam daun woka.
  10. Bungkusan daun woka lalu dipanggang dengan menggunakan bara api sampai kering dan matang sempurna.

6. Sambal Colo-Colo

Sambal Colo-colo
Sumber gambar: Instagram.com/anakbungsuamsterdam

Indonesia memang terkenal dengan berbagai macam sambalnya. Salah satu sambal yang terkenal dari daerah Maluku adalah sambal colo-colo. Sambal colo-colo memiliki ciri khas lebih segar daripada sambal-sambal pada umumnya karena sambal ini menggunakan bahan-bahan segar atau masih mentah.

Selain itu, sambal colo-colo terkenal sangat pedas sehingga sangat cocok untuk kamu yang doyan makanan pedas. Belum lagi aromanya yang wangi karena adanya penambahan daun kemangi dan jeruk nipis, bahkan ada juga yang disajikan dengan penambahan kecap.

Di daerah Maluku, sambal colo-colo biasanya disajikan bersama dengan menu olah ikan seperti ikan komu asar. Ikan komu asar sangat nikmat jika disantap dengan nasi hangat dan sambal colo-colo.

Jika kamu belum memiliki kesempatan untuk menyantap sambal colo-colo ini di Maluku, kamu bisa membuatnya sendiri di rumah dengan menyediakan cabai rawit sesuai selera, dua buah tomat, tujuh bawang merah, tiga buah jeruk nipis, tiga kecap manis, dan daun kemangi secukupnya. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa kamu ikuti untuk membuat sambal colo-colo:

  1. Irislah bawang merah dan cabai rawit tipis-tipis.
  2. Irislah tomat menjadi dadu-dadu kecil.
  3. Irislah daun kemangi yang sudah disiapkan tadi.
  4. Campurkan seluru irisan yang telah dibuat tadi ke dalam sebuah wadah mangku
  5. Irislah jeruk nipis atau lemon dan ambil airnya lalu masukkan ke dalam wadah.
  6. Tambahkan kecap manis dan aduk dengan merata.
  7. Sambal colo-colo siap disajikan sebagai pelengkap makanan lain seperti ikan goreng, bakar, maupun asap.

Selain itu, kamu juga bisa menyesuaikan isian dari bahan-bahan tadi seusai dengan seleramu sendiri.

7. Bubur Sagu Ubi

Bubur Sagu Ubi
Sumber gambar: Instagram.com/meikitchen.mdn

Selain dibuat sebagai woku komo-komo, sagu juga bisa digunakan sebagai bubur sagu ubi. Seperti namanya, bubur sagu ubi adalah makanan khas Maluku yang terbuat dengan bahan dasar sagu dan juga ubi merah.

Biasanya, bubur sagu ubi disajikan dengan saus yang terbuat dari santan, garam, dan juga pandan. Bubur sagu ubi ini sangat cocok disajikan hangat dan dimakan dalam kondisi cuaca yang dingin. Bubur sagu ubi juga cukup mudah dibuat sendiri.

Jika kamu ingin membuat sendiri bubur sagu ubi di rumah, kamu cukup memerlukan 100 gram sagu lempengan, 1,5 liter air, 100 gram gula pasir, 100 gram gula merah yang telah disisir, dua lembar daun pandan yang telah disimpulkan, 100 gram kenari, dan 100 gram ubi merah.

Untuk sausnya, kamu butuh 250 ml santan dari satu butir kelapa kupas parut, dua lembar daun pandan, dan satu sendok teh garam. Untuk pembuatannya, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Pertama-tama, kupas dan cincang kasar kenari sebagai taburan.
  2. Potong ubi merah berukuran dadu kecil.
  3. Rendam sagu di dalam 500 ml air selama satu jam agar mengembang.
  4. Tiriskan dan buang air bekas rendaman sagu.
  5. Kemudian masak satu liter air dengan gula merah, gula pasir, dan daun pandan di dalamnya hingga gula larut. Jika sudah larut, saring air tersebut.
  6. Didihkan air gula sekali lagi, lalu masukkan sagu dan ubi merah yang sudah melunak.
  7. Masak sembari aduk hingga kental dan matang.
  8. Untuk sausnya, didihkan semua bahan sembari terus diaduk hingga santan menjadi kental.
  9. Jika sudah kental, angkat dan sisihkan.
  10. Letakkan bubur sagu ke dalam mangkuk.
  11. Berikan saus dan taburi dengan kenari yang sudah dicincang tadi.
  12. Bubur sagu ubi sudah siap disajikan dan dimakan dalam keadaan hangat.

8. Nasi Jaha

Nasi Jaha
Sumber gambar: Instagram.com/dapurfoody

Nasi jaha adalah makanan khas Maluku yang berbahan dasar beras ketan dan santan. Sajian ini memang memiliki kemiripan dengan lemang yang berasal dari Sumatera Barat, yaitu beras ketan dicampur dengan beras putih lalu diberi santan dan dimasak di dalam bambu. Perbedaannya, nasi jaha dimasak bukan dengan cara dikukus, tapi dibakar. Oleh karena itu, saat memasak nasi jaha harus dilakukan dengan merata.

Selain itu, aroma nasi jaha didapat dari bambu dan daun pisang pembungkusnya mampu menggugah selera makanmu. Nasi jaha sendiri biasa disantap sebagai alternatif dari nasi biasa. Nasi ini juga biasanya dimakan sebagai pelengkap makanan lain seperti ikan asap dan kacang tanah sangrai.

Untuk membuat nasi jaha, kamu memerlukan 400 gram beras ketan yang telah direndam selama satu malam, 200 geram beras, 400 ml santan, tiga lembar daun jeruk purut, satu lembar daun pandan, dan satu buah serai yang telah dimemarkan.

Untuk bumbu halusnya, kamu memerlukan enam butir bawang merah, satu sendok teh garam, dua cm jahe, dan ½ sendok teh gula pasir. Berikut adalah cara membuat nasi jaha:

  1. Kukus beras ketan dan beras selama sepuluh menit. Rebus santan, bumbu yang sudah dihaluskan, duan pandan, serai, dan daun jeruk sambil diaduk-aduk hingga mendidih
  2. Pertama-tama, kukuslah beras dan beras ketan selama sepuluh
  3. Rebus santan, daun pandan, bumbu yang telah dihaluskan, dan daun jeruk sembari diaduk-aduk sampai mendidih.
  4. Masukkan santan ke dalam campuran beras tadi dan aduk kembali hingga rata lalu kukus sampai matang.
  5. Taruhlah adonan yang tadi dibuat ke dalam selembar daun dan gulung sambil dipadatkan.
  6. Masukkan adonan tadi ke dalam bambu yang sudah diraut hingga ketebalannya agak tipis dan bakar di atas bara sampai matang. Bakar bambu tadi dalam posisi berdiri dan agak miring dengan bara berada di bawahnya.
  7. Jika sudah matang, angkat dan keluarkan bungkusan daun yang ada di dalam bambu.
  8. Tunggu agak dingin dan nasi jaha siap disantap.

Itulah beberapa resep makanan khas Maluku yang wajib kamu cicip saat berlibur di Maluku. Namun, jika kamu tidak memiliki kesempatan untuk berlibur ke sana, kamu bisa membuatnya sendiri di rumah dengan menyediakan beragam perlengkapan memasak yang komplit.

Untuk melengkapi perlengkapan memasakmu, kamu bisa awali dengan ShopBack agar bisa mendapatkannya dengan harga yang murah dengan cashback. Pastikan juga kamu mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku ya! Selamat mencoba!

Baca juga: