Osaka merupakan salah satu kota terbesar yang ada di Jepang. Selain itu, kota ini terkenal memiliki ragam budaya, kuliner, dan masih banyak lagi yang membuat siapapun tidak akan menyesal ketika mengunjunginya. Maka dari itu, tidak mengherankan jika banyak wisatawan yang menjadikan kota ini sebagai destinasi utama ketika liburan ke Negeri Sakura.

Nah, buat kamu yang sudah atau ingin merencanakan perjalanan ke kota yang berjuluk Dapur Nasional, berikut adalah itinerary Osaka 3 hari yang bisa disimak dan pertimbangkan untuk kamu terapkan.

Hari Pertama

Kuromon Ichiba Market
Kuromon Ichiba Market. Sumber market : unsplash.com

Setelah tiba di Osaka, kamu bisa mendatangi hotel yang telah dipesan sebelumnya untuk bersih-bersih diri dan meletakkan semua barang dan koper. Lebih baik kamu memilih hotel di pusat kota, karena memiliki akses transportasi yang mudah dan menjangkau banyak tempat wisata.

Universal Studio

Hari masih pagi, itu artinya kamu masih punya waktu yang panjang untuk menikmati liburan hari pertamamu. Kamu bisa mengunjungi salah satu taman hiburan paling ramai di Osaka, yaitu Universal Studio. Satu-satunya Universal Studio di Jepang ada di kota ini. Jadi, jangan sia-siakan kunjunganmu ke Osaka ke tempat berbagai wahana yang telah didatangi 10 juta orang per tahunnya ini.

Banyak wahana yang bisa dinikmati semua usia, mulai anak-anak sampai dewasa. Ada Merry Go Round untuk semua usia, sampai beberapa macam wahana kereta luncur yang siap menguji adrenalinmu. Uniknya, Universal Studio Osaka tidak hanya menyakikan wahana pada umumnya, tapi juga wahana dengan tema karakter komik, salah satunya adalah One Piece.

Dengan waktu yang relatif singkat, kamu bisa menyusun aktivitasmu di Universal Studio se-efisien mungkin. Kamu pun dapat mengunjungi Universal Studio mulai pagi sampai menjelang sore. Sesudah itu, kamu bisa mengeksplor tempat menarik lain di Jepang.

Wisata Kuliner di Kuromon Ichiba Market

Setelah bersenang-senang di Universal Studio, Itinerary Osaka selanjutnya adalah menjajal berbagai kuliner khas Jepang di Kuromon Ichiba Market. Lokasinya 14 kilometer dari Universal Studio. Jarak tak akan jadi halangan, karena transportasi di Osaka sudah sangat terintegrasi dengan baik. Kamu bisa naik kereta Sakurajima Line dari stasiun Universal Studio menuju stasiun Nishikujo, kemudian lanjutkan perjalanan menggunakan kereta Hanshin-Namba Line menuju stasiun Kintetsu-Nippombashi. Lokasi Kuromon Ichiba Market berada 300 meter dari stasiun.

Jika kamu meninggalkan Universal Studio pada pukul 3 sore, estimasi tiba di pasar yang satu ini sekitar satu jam sesudahnya. Setelah tiba di Pasar Kuromon Ichiba, kamu akan dihadapkan dengan berbagai kuliner khas Jepang, mulai dari ikan fugu segar, sampai olahan daging yang lezat. Pasar ini memiliki lebih dari 100 kios, sehingga kamu bisa memantapkan kakimu ke kedai yang diinginkan. Pasar yang satu ini buka sampai pukul 7 malam, sehingga kamu masih punya waktu untuk mengunjungi tempat lain di Osaka setelah mengisi perut.

Tsutenku Tower

Tempat berikutnya yang bisa kamu kunjungi adalah Tsutenku Tower. Lokasinya hanya berjarak 2 kilometer dari Kuromon Ichiba Market. Untuk menjangkaunya, ada pilihan taksi atau kereta Sakaisuji Line dari stasiun Nippombashi menuju stasiun Ebisucho. Lokasi menara Tsutenku berada hanya 400 meter dari stasiun.

Kamu tidak harus langsung menuju menara, manfaatkan waktumu untuk ber-selfie dengan latar belakang Tsutenku Tower. Obyek wisata ini memiliki tinggi 103 meter, sehingga bisa dilihat dari jarak ratusan meter. Di sekitar menara juga terdapat banyak kios yang menjual pernak-pernik khas Osaka, tidak ada salahnya untuk melakukan window shopping.

Berkunjung ke Osaka kurang lengkap jika tidak mendatangi tempat ini, karena Tsutenku Tower merupakan ikon dari kota terbesar di pulau Honshu ini. Saat hari mulai gelap, kamu akan melihat keindahan menara dengan gemerlap lampu di sekitarnya. Kamu bisa menghabiskan hari pertamamu di sini.

Hari Kedua

Osaka Castle
Osaka Castle. Sumber gambar : pixabay.com

Osaka Castle

Destinasi pertama untuk hari kedua adalah Kastil Osaka. Tempat ini merupakan salah satu lokasi favorit turis untuk mengetahui sejarah Osaka. Kastilnya sendiri dibangun pada 1583, sempat diruntuhkan pada 1615, dan dibangun kembali pada 1931. Kastil nan megah menjadi saksi bisu perjalanan Toyotomi Hideyoshi, seorang pejuang Jepang, dalam memajukan wilayah Osaka.

Bangunan dengan desain menakjubkan ini bisa menjadi latar belakang foto selfie-mu, karena kemegahannya bisa dilihat dari sisi mana pun. Jika tertarik, kamu bisa mendatangi museum yang masih berada di area yang sama. Kisah sejarah kota Osaka bisa dilihat di sini. Selain berfoto-ria, kamu juga dapat belajar tentang sejarahnya.

Sumiyoshi Taisha

Kuil Sumiyoshi Taisha berjarak 45 menit perjalanan menggunakan kereta dari Osaka Castle. Kamu bisa menggunakan kereta Tanimachi Line dan Hankaidenki-Uemachi Line dari stasiun Tanimachiyonchome menuju stasiun Sumoyoshi, dengan transit di stasiun Abeno. Sumoyoshi Taisha berada 300 meter dari stasiun terdekat.

Sumiyoshi Taisha juga dikenal dengan nama Grand Temple Sumiyoshi, salah satu kuil Shinto paling tua di Jepang. Keberadaan kuil didedikasikan untuk tiga Dewa yang diyakini melindungi seluruh bangsa Jepang. Tidak hanya bangunan kuil yang megah, kamu akan merasakan kesegaran dan keindahan alam yang sangat enak dipandang.

The Tempozan Ferriz Wheel

Tidak hanya Singapura dan London, Osaka juga punya bianglala raksasa di tepi laut. Dengan mengunjungi dan menaiki The Tempozan Ferriz Wheel, kamu bisa menikmati pemandangan kota Osaka menjelang senja. Bianglala raksasa yang memiliki tinggi 112 meter ini merupakan salah satu yang terbesar di Asia, sehingga sangat sayang untuk dilewatkan.

Berada di Harbour Village, kamu bisa merasakan pengalaman berbeda selama 17 menit berputar bersama kapsul bianglala. Wahana yang dibuka sejak 1997 ini sangat ramai dikunjungi turis mancanegara, terutama saat puncak musim liburan dan akhir pekan. Setelah puas berputar di udara, kini saatnya kamu mengabadikan kunjunganmu dengan selfie dengan latar belakang bianglala.

Hari Ketiga

Dotonburi, Osaka
Dotonburi, Osaka. Sumber gambar: pixabay.com

Dotonburi

Tidak terasa, ini adalah hari terakhirmu di Jepang. Mengawali hari ketiga di kota terbesar di pulau Honshu, kamu bisa datang ke Dotonburi, ikon wisata belanja di Osaka. Kawasan yang satu ini sangat instagramable, dengan neonbox dan spanduk berukuran besar di banyak tempat. Hampir mirip dengan Time Square di New York. Dotonburi adalah tempat yang tepat untuk menyicipi ramen, okonomiyaki, dan takoyaki, kuliner Jepang yang sangat lezat.

Berbelanja Oleh-oleh di Shinsaibashi

Tempat terakhir yang bisa kamu datangi sebelum bergegas ke bandara untuk pulang adalah Shinsaibashi, yang hanya berjarak 650 meter dari Dotonburi. Di etmpat ini, kamu bisa membeli buah tangan untuk sanak keluarga dan teman di Indonesia. Terdapat banyak toko dan butik berjajar yang bisa kamu datangi. Mulai dari produk dengan harga miring, sampai barang-barang branded.

Setelah mengetahui itinerary Osaka 3 hari, kini saatnya kamu menyiapkan semuanya, mulai tiket pesawat, hotel, dan keperluan lainnya. Kamu bisa membeli tiket pesawat dan memesan kamar hotelmu di berbagai merchant online travel agent seperti Expedia, Tiket.com, dan Pegipegi. Jangan lupa, buka dan transaksinya menggunakan ShopBack, karena kamu akan mendapat cashback dari setiap transaksi yang berhasil dilakukan. Dengan ShopBack, liburan nyaman, dompet aman.