Sony adalah perusahaan elektronik asal Jepang yang terkenal memproduksi beberapa seri smartphone populer. Salah satu seri smartphone yang dimaksud adalah Xperia Series. Seri smartphone ini menawarkan berbagai tampilan grafis yang sangat menggiurkan.

Tak hanya itu saja, Sony juga mengeluarkan beberapa tipe smartphone yang harganya bervariasi. Mulai dari yang dibanderol dengan harga mahal hingga low budget dengan spesifikasi yang beragam. Lalu, apa saja produk handphone terbaru Sony serta bagaimanakah reviewnya? Simak ulasannya berikut ini, ya!

Sony Xperia 1

Sony Xperia 1
Sumber gambar: sonymobile.com

Sony Xperia 1 adalah smartphone keluaran terbaru Sony yang mengusung tampilan rasio layar 21:9 dan membuatnya terlihat berbeda dari smartphone kebanyakan. Aspek rasio ini juga disematkan oleh Sony kepada series Xperia lainnya yakni Xperia 5, Xperia 10, dan Xperia 10 Plus. Sony mengklaim bahwa mereka mendesain khusus ketiga ponsel ini agar penggunanya dapat merasakan pengalaman menonton video yang lebih optimal.

Smartphone ini memiliki layar Gorilla Glass 6 dengan ukuran 167 x 72 x 8.2mm dan dengan berat hanya 178 gram, membuat ponsel ini terlihat tinggi namun ramping. Ukuran ini mungkin terlihat aneh bagi beberapa orang, terutama karena ibu jari mereka yang  tidak dapat menyentuh layar bagian atas dengan mudah. Sedangkan, cover belakang smartphone ini dibuat dari alumunium yang membuatnya terlihat modern. Sony Xperia 1 memiliki dua pilihan warna yakni hitam dan ungu.

Akan tetapi kamu harus berhati-hati saat memegang Sony Xperia 1 karena bentuknya yang ramping, sehingga ponsel ini bisa dengan mudah lepas dari genggaman. Uniknya, ponsel ini memiliki tombol kamera yang terletak di sisi kanan yang sudah jarang disematkan pada smartphone pada umumnya. Selain itu, smartphone ini diklaim memiliki chipset, kekuatan kamera yang diimprovisasi serta kemampuan software yang lebih baik dari smatphone keluaran Sony sebelumnya.

Sony Xperia 1 memiliki tiga lensa kamera dan fingerprint reader pada bagian kanan layar ponsel sehingga memungkinkan ibu jari kanan untuk mencapainya dengan mudah. Ponsel ini juga memiliki tombol volume dan akses memori card SD serta SIM yang gampang dibuka. Pada bagian bawah smartphone terdapat port USB-C pada bagian bawah. Akan tetapi, tidak terdapat lubang 3.5mm headphone jack yang biasanya ditemui pada smartphone-smartphone lainnya.

Keunikan pada tipe smartphone yang satu ini adalah daya tahannya terhadap air dan mampu dibawa menyelam dengan kedalaman 5 kaki selama 15 hingga 20 menit. Tampilan layar 6.5 inci yang sangat besar terlihat sangat menarik dengan kekuatan layar yang mendukung hingga 4K warna, membuat gambar yang dihasilkan terlihat sempurna dengan kecerahan yang bagus.

Untuk performa dapur pacu, sistem operasi Sony Xperia 1 dibekali dengan Qualcomm Snapdragon 855 SOC yang efisien serta cepat dengan 2.8 GHz octa-core. Ponsel ini juga dipadukan dengan kekuatan RAM sebesar 6 GB yang membuat smartphone ini sangat lancar untuk menjalankan berbagai macam aplikasi serta memainkan game-game yang cukup berat seperti Fortnite dan Asphalt 9.

Kekuatan baterai smartphone ini adalah 3330 mAh lithium-ion dan dilengkapi dengan fitur Xperia Adaptive Charging, Stamina Mode, serta usb power delivery. Akan tetapi, kekuatan baterai sebesar itu sebenarnya masih kurang jika dibandingkan dengan smartphone serupa di kelasnya. Maka tak heran, baterai Sony Xperia 1 cukup boros karena sebagian besar daya yang dimiliki oleh smartphone ini digunakan untuk menampilkan tayangan layar yang maksimal dengan kualitas yang baik.

Kamera yang disematkan kepada smartphone ini yakni tiga kamera di bagian belakang dengan kekuatan masing-masing 12 MP wide-angle, 12 MP telephoto serta 12 MP lensa super wide. Sedangkan, satu kamera depan berkekuatan 8 MP . Kamu dapat dengan mudah mengakses kamera dengan menekan tombol kamera yang terdapat pada sisi kanan smartphone atau menggeser lockscreen. Salah satu fitur unggulan Sony adalah intelligent auto mode yang membuat kamu bisa mengatur kamera secara otomatis.

Selain fitur tersebut, ada pula fitur Google lens, slow motion, creative effect, panorama serta AR effect dan manual. Sayangnya, belum ada fitur time-laps seperti pada kebanyakan smartphone di kelasnya. Sedangkan ketiga lensa yang terdapat di belakang memungkinkan kamu untuk mengambil foto standar, telephoto, serta gambar super wide 137 derajat. Hasil foto yang dihasilkan cukup bagus pada cahaya yang cukup, tetapi muncul bintik-bintik yang membuat hasil foto tersebut terlihat blur.

Untuk sistem operasi, Xperia 1 mengusung Android 9 Pie yang merupakan sistem operasi terbaru keluaran Google. Xperia 1 juga dibekali fitur seperti one-handed mode dan split-screen multitasking. Sony juga menyematkan fitur app pairs serupa Galaxy Noods filang yang membuat kamu bisa membuka beberapa aplikasi seperti Gmail adengan YouTube dan Chrome secara bersamaan.

Secara keseluruhan, Xperia 1 memiliki keunggulan pada layar Gorilla Glass 6 yang sangat jelas dan tajam, tahan air, serta memiliki tiga lensa kamera. Akan tetapi, kelemahan mendasar dari smartphone ini yang perlu dipertimbangkan adalah performa baterai serta hasil jepretan kamera.

Sony Xperia 5

Sony Xperia 5
Sumber gambar: sonymobile.com

Sama seperti Xperia 1, Sony Xperia 5 juga memiliki besar layar dengan rasio 21:9. Pada bagian sisi kanan smartphone, terdapat tombol kamera, volume, power dan fingerprint. Bahkan, jumlah kamera yang disematkan pada ponsel ini juga sama dengan Xperia 1 yakni 3 lensa di bagian belakang serta lensa depan. Namun, ada beberapa perbedaan mendasar yang membuat Xperia 5 dibanderol lebih murah dibandingkan dengan Xperia 1.

Desain yang diusung oleh Xperia 5 adalah slim fit tipis dengan dimensi 158 x 68 x 8.2mm dan berat 164 gram, 4mm lebih ringan dari Xperia 1. Sama seperti Xperia 1, lokasi slot microSD serta simcard terletak di sisi kiri ponsel dengan kapasitas microSD maksimal yakni hingga 512 GB. Terdapat dua macam varian warna yang bisa kamu pilih yakni hitam dan biru.

Dibanderol dengan harga yang cukup mahal, ponsel ini seringkali dibandingkan dengan merk lain di kelasnya seperti Samsung Galaxy S10e, iPhone 11 dan Google Pixel 4. Cover belakang Xperia 5 terbuat dari besi dan terlihat glossy, dipadukan dengan layar Gorilla Glass 6 membuat ponsel ini terlihat smooth dan modern. Desain layar depan pun hampir sama dengan Xperia 1 yakni memiliki bezel tipis di bagian atas. Berbeda dari Xperia 1 dengan kamera yang terletak pada bagian tengah atas, letak kamera Xperia 5 berada pada bagian kiri atas.

Berbeda dari Xperia 1 yang memiliki 4K layar display, Xperia 5 memiliki layar dengan kekuatan “hanya” 1080p. Meskipun begitu, kekuatan layar tersebut sudah sangat baik untuk ukuran smartphone. Bahkan, Xperia 5 memiliki fitur Sony tech serta Creator Mode yang bisa diatur sesuai selera. Fitur ini memungkinkan kamu untuk menonton film dan TV show dengan tampilan yang maksimal dengan tampilan CinemaWide dalam mode HDR sehingga gambar serta warna yang dihasilkan akan sangat jelas.

Smartphone ini dibekali dengan chipset software Qualcomm Snapdrahon 855 dipadu dengan RAM berkekuatan 6 GB, sehingga kamu akan mampu menjalankan berbagai macam aplikasi secara bersamaan tanpa ada gangguan atau lag sedikitpun. Dengan ujicoba Benchmark, ponsel ini mampu mencapai kecepatan 60fps dan kecepatan ini sama dengan merk lain serupa yakni Samsung Galaxy S10, Huawei Mate 30 Pro serta Asus Zenfone 6.

Kamu bisa mendonwnload Game Enhancer untuk pengalaman bermain games secara maksimal. Selain itu, ponsel ini memiliki kapasitas penyimpanan internal 128 GB dan microSD yang bisa menampung hingga 1 TB, sehingga kamu tidak perlu khawatir untuk memainkan games dengan kapasitas besar.

Baterai juga menjadi aspek perbedaan mendasar antara Xperia 5 dan Xperia 1. Xperia 5 memiliki kapasitas baterai sebesar 3140 mAh baterai dan kapasitas ini sama besarnya dengan Samsung Galaxy S10e. Meskipun begitu, Xperia 5 tidak memakan banyak daya baterai karena tidak memiliki layar 4K seperti Xperia 1, sehingga tentu baterai Xperia 5 akan lebih hemat. Dalma kondisi pemakaian regular (twitter, youtube, games ringan, pengambilan foto serta video), smartphone ini mampu tahan hingga 7 jam.

Terdapat Stamina Mode dan Ultra Stamina Mode yang bisa kamu aktifkan untuk daya tahan baterai smartphone yang lebih lama. Meskipun tidak ada fitur wireless charging yang disematkan pada smartphone ini, tetapi Xperia 5 memiliki Power Delivery sebesar 18W dan kamu hanya membutuhkan waktu satu setengah hingga dua setengah jam untuk mengisi daya baterai hingga penuh. Hal ini tentu menjadi nilai plus yang sangat berarti.

Sama seperti Xperia 1, smartphone Xperia 5 memiliki tiga lensa kamera belakang yakni lensa wide-angle, telephoto serta super-wide masing-masing berkekuatan 12 MP dengan satu lensa kamera depan berkekuatan 8 MP dan semuanya memiliki fitur LED flash. Akan tetapi, fitur aplikasi kamera Xperia 5 tidak selengkap Xperia 1 seperti tidak adanya efek bokeh. Selain itu, berbeda dari Xperia 1 yang memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan maupun menonaktifkan fitur Al Cam, pada Xperia 5 fitur ini aktif secara otomatis serta tidak bisa dinonaktfikan.

Al Cam ini adalah pengaturan kamera secara otomatis seperti kontras dan white balance. Sayangnya, sama seperti Xperia 1, hasil jepretan Xperia 5 di tempat gelap menghasilkan gambar yang tidak terlalu bagus dan bahkan cenderung gelap. Hal ini dikarenakan fitur Al Cam tersebut yang inkonsisten serta tidak dapat berfungsi secara maksimal. Terkadang, fitur white balance pada Al Cam membuat hasil foto terlihat kekuningan serta titik fokus yang terpencar-pencar.

Untuk pengambilan video, Xperia 5 mampu merekam gambar dalam mode 1080p dan dalam frame maksimal 60fps. Hasil video terlihat cukup baik meskipun gambar terkadang terlihat tidak stabil. Sony juga menyematkan fitur Cinema Pro yang membuat pengguna bisa mengatur ISO, titik fokus, kecepatan shutter serta kombinasi warna yang bisa diaktifkan sebelum pengambilan video.

Dalam urusan sistem operasi, Sony menyematkan Android terbaru yakni 9.0 Pie. Terdapat fitur Android Pie yang bisa diaplikasikan pada smartphone ini seperti Side Sense yang membuat pengguna dapat berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain dengan mengetuk layar dua kali atau menggeser layar. Efek yang ditimbulkan akan berbeda dan tergantung pada aplikasi yang kamu gunakan.

Karena efek CinemaWide yang diadaptasi oleh Sony terhadap smartphone ini, maka otomatis tampilan seluruh aplikasi serta tampilan software juga ikut menyesuaikan layar dengan sisi vertical yang lebih besar dari sisi horizontalnya. Sony juga memanfaatkan CinemaWide ini agar kamu bisa multitasking dan menjalankan hingga dua aplikasi dalam satu waktu secara bersamaan. Akan tetapi, aplikasi yang terdapat di playstore biasanya tidak didesain untuk tampilan rasio layar 21:9 sehingga kamu biasanya akan menemukan lapisan hitam di sisi atas maupun bawah layar saat menjalankan berbagai macam aplikasi.

Sayangnya, tombol fingerprint yang terdapat pada sisi kanan smartphone ini tidak dapat memindai dengan maksimal. Dibutuhkan kurang lebih 3 atau 4 kali percobaan sebelum smartphone akhirnya ter-unlock. Hal ini tentu tidak nyaman jika kamu sudah melakukan percobaan beberapa kali tetapi tidak berhasil karena ponsel akan terkunci selama beberapa waktu. Sehingga, jika kamu membeli ponsel ini, lebih baik kamu menggunakan kode pin sebagai pengaman.

Overall, smartphone ini bisa dijadikan pilihan untuk kamu yang ingin membeli smartphone dengan fitur yang hampir serupa dengan Xperia 1 tetapi dengan bujet yang jauh lebih hemat. Akan tetapi, kamu perlu mempertimbangkan beberapa hal seperti fingerprint yang belum bisa memindai dengan maksimal serta tidak adanya 3.5mm headphone connector yang lazimnya ada pada setiap smartphone. Akan tetapi jangan khawatir, Sony sudah memberikan bundled USB-C adaptor sebagai penyambung headphone kamu pada setiap pembelian.

Sony Xperia 10 Plus

Sony Xperia 10Plus
Sumber gambar: sonymobile.com

Sony mengeluarkan dua versi dari Xperia 10 yakni Xperia 10 standar dan Xperia 10 Plus. Terdapat beberapa perbedaan antara keduanya, akan tetapi perbedaan mendasar ada pada tampilan layar yang lebih besar, kamera, kapasitas baterai yang lebih besar serta kapasitas RAM dan prosesor yang lebih ter-upgrade. Perbedaan harga keduanya pun tidak terlalu jauh yakni sekitar $80.

Sedangkan untuk casing belakang, keduanya sama-sama terbuat dari bahan polikarbonat yang kokoh dengan beberapa pilihan warna. Xperia 10 plus memiliki display berukuran 6,5 inci, sedikit berbeda dengan Xperia 10 yang memiliki ukuran display 6 inci. Keduanya memiliki tampilan layar display berkekuatan 2520 x 1080 pixel dengan LCD Gorilla Glass 5. Xperia 10 plus tentu akan cocok  bagi kamu yang menyukai tampilan layar yang besar.

Prosesor yang digunakan Xperia 10 plus adalah Qualcomm Snapdragon 636 dan agak berbeda dari Xperia 10 dengan Qualcomm Snapdragon 630. Sedangkan, kekuatan RAM Xperia 10 plus adalah 4 GB, berbeda 1 GB dari Xperia 10. Baik Xperia 10 maupun Xperia 10 plus memiliki kapasitas penyimpanan internal 64 GB dengan memori eksternal yang bisa diupgrade hingga 512 GB. Dengan kekuatan prosesor dan RAM tersebut, tak heran Xperia 10 plus jauh lebih cepat  dibandingkan dengan Xperia 10 dalam menjalankan berbagai macam aplikasi.

Untuk kamera belakang, Xperia 10 plus memiliki kekuatan 13 MP dan lebih besar sedikit dari Xperia 10 dengan kekuatan 12 MP. Kamera depan Xperia 10 plus memiliki kekuatan 8 MP, sedangkan Xperia 10 memiliki kekuatan 5 MP.  Hasil jepret kamera belakang Xperia 10 terlihat memiliki warna yang lebih hangat dibandingkan dengan Xperia 10 plus dengan hasil foto dengan warna yang terlihat lebih nyata dan real-life.

Ketahanan baterai keduanya pun tidak jauh berbeda. Xperia 10 memiliki kapasitas baterai sebesar 2870 mAh, sedangkan Xperia 10 plus memiliki kapasitas baterai sebesar 3000 mAh. Untuk pemakaian biasa seperti sosial media, youtube serta foto dan video, keduanya tahan selama sehari tanpa harus men-charging. Meskipun begitu, Xperia 10 plus lebih tahan lama selama beberapa jam.

Sistem operasi kedua series smartphone ini adalah sama-sama Android terbaru yakni Android 9.0 Pie. Sony tidak memberi kustomisasi yang berarti terhadap sistem operasi ini, dan kamu bisa melakukan beberapa fitur Android Pie seperti Google Feed dan Side Sense seperti smartphone dengan sistem operasi Android Pie lainnya.

Salah satu hal yang sangat mengganggu adalah desain tombol yang berada pada sisi kanan series smartphone ini. Karena adanya beberapa tombol mulai dari tombol power, kamera, volume hingga fingerprint, maka untuk melakukan fingerprint cukup susah karena kamu harus memutar smartphone terlebih dahulu agar fingerprint dapat terpindai secara sempurna. Selain itu, speaker yang terletak di satu sisi bawah terkesan agak mengganggu karena akan mudah tertutupi oleh tangan.

Secara keseluruhan, Xperia 10 plus akan cocok bagi kamu yang mencari tampilan layar yang besar. Akan tetapi, jika bodi smartphone yang terlalu besar terkesan mengganggu dan tidak dapat kamu genggam dengan maksimal, maka alangkah lebih baiknya jika kamu memilih Xperia 10 saja.

Sony Xperia L3

Sony Xperia L3
Sumber gambar: sonymobile.com

Smartphone Xperia L3 ini adalah salah satu pilihan tepat jika kamu mencari ponsel bagus serta low bujet. Sony menawarkan desain yang praktis dengan layar sebesar 5,7 inci dan resolusi sebesar 720 x 1440 pixel. Cover belakang smartphone terbuat dari plastik yang ringan serta layar Gorilla Glass 5 seperti halnya yang ada pada Samsung Galaxy S10. Dimensi smartphone ini yaitu 154mm x 72mm x 8.9mm dengan berat 156 gram.

Tampilan resolusi tersebut membuat smartphone ini cukup ketinggalan dibanding pesaing dengan merk lain di kelasnya. Jika dibandingkan dengan smartphone lainnya dengan fitur full HD screen, maka tampilan layar Xperia L3 akan terlihat tidak tajam dengan warna yang tanggung serta agak gelap di bawah matahari atau cahaya lainnya.

Seperti halnya seri Xperia lainnya, speaker Xperia L3 terletak di bagian bawah dengan port USB-C dengan fitur fast charging. Xperia L3 memiliki bentuk yang terlihat lebih panjang dibanding Xperia seri sebelumnya dengan rasio layar 18:9. Xperia L3 juga memiliki fitur fingerprint di sisi kanan, bersebelahan dengan tombol power, kamera serta volume. Layaknya series Xperia lainnya, terdapat delay beberapa detik untuk melakukan fingerprint. Selain itu, jika jari tangan kamu agak lembab maka akan lebih susah untuk melakukan pemindaian fingerprint.

Sony membekali  Xperia L3 dengan prosesor MediaTek MT6762 atau dikenal sebagai Helio P22 yang setara dengan Qualcomm Snapdragon 450 yang cukup mumpuni untuk smartphone di kelasnya. Sedangkan, smartphone ini  memiliki RAM berkekuatan 3 GB, dan kapasitas memori eksternal yang bisa diupgrade dengan microSD  hingga 512 GB.

Karena resolusinya yang biasa saja, games yang bisa dimainkan di smartphone ini mungkin juga cukup terbatas. Game dengan desain grafis yang biasa saja seperti Alto’s Odyssey dan Data Wing tetap menarik untuk dimainkan di smartphone ini dan umumnya tidak mengalami kendala apapun. Akan tetapi, setelah dilakukan percobaan, memainkan game sekelas PUBG di smartphone ini ternyata juga tidak memiliki kendala grafis berarti.

Smartphone ini memiliki kapasitas baterai sebesar 3300 mAh yang bisa dibilang cukup untuk ukuran smartphone dengan resolusi rendah. Setelah digunakan untuk memutar video nonstop selama 90 menit dengan tingkat kecerahan maksimal, daya baterai ponsel ini berkurang hingga 17%. Akan tetapi, jika digunakan untuk aktivitas normal seperti streaming video serta streaming aplikasi pemutar musik selama setengah jam atau aplikasi sosial media lainnya, ponsel ini mampu bertahan hingga sehari penuh.

Tidak adanya fitur fast charging di smartphone ini mungkin juga menjadi salah satu kekurangan. Untuk mengisi daya Xperia L3, diperlukan waktu setidaknya semalam penuh. Seperti ponsel Xperia series lainnya, ponsel ini memilikin port USB-C dan tidak memiliki port 3.5mm audiojacks headphone.

Xperia L3 memiliki satu lensa kamera belakang berkekuatan 13 MP dengan 2 MP depth sensor pada bagian belakang dan 8 MP lensa kamera selfie depan. Jika digunakan untuk mengambil gambar pada cahaya yang terang, detail yang dihasilkan cukup jelas dan tajam. Kamera belakang ini juga memiliki efek bokeh yang cukup jelas. Akan tetapi, Xperia L3 tidak memiliki mode auto HDR dan foto yang dihasilkan terkadang terlihat terlalu putih serta over-exposure.

Untuk mode malam, kualitas gambar yang dihasilkan relative gelap serta tidak tajam. Meskipun begitu, foto yang dihasilkan tetap memiliki titik fokus yang cukup baik. Sedangkan, fitur bokeh yang dihasilkan memang cukup baik, tetapi seringkali titik fokus tertukar dengan titik lain serta relative tidak stabil. Sedangkan, untuk pengambilan selfie, kamera depan menghasilkan foto yang cukup tajam di bawah sinar yang cukup.

Jika digunakan untuk mengambil video, Xperia L3 mampu merekam video dengan kualitas Full HD dan tidak terdapat opsi 4K. Tidak terdapat fitur stabilisasi sehingga titik fokus terkadang akan berubah-ubah. Apalagi jika kamu sedang mengambil video dengan berjalan kaki, maka video akan terlihat shaky serta tidak memiliki titik fokus yang jelas.

Xperia L3 memiliki sistem operasi Android 8.1 dengan interface yang cukup baik dan simple. Rasio layar 18:9 membuat pengguna dapat menikmati film dengan baik dan optimal. Akan tetapi, terkadang rasio video harus dipotong sedikit untuk menyesuaikan rasio layar agar bisa fullscreen. Sedangkan, jika digunakan untuk bermain games, smartphone ini cukup mumpuni dengan internal storage berkapasitas 32 GB yang bisa dimanfaatkan untuk menyimpan beberapa macam games.

Akan tetapi, Xperia L3 tidak mendukung fitur Vulkan API, sehingga kamu tidak bisa memainkan beberapa games seperti Need for Speed atau Ark: Survival Evolved. Sayangnya, terkadang jika digunakan untuk bermain games dengan grafis yang rumit, maka terkadang smartphone ini akan lemot dan tidak bisa menampilkan grafis games dengan maksimal. Tetapi, kamu masih bisa memainkan games populer seperti PUBG dan Asphalt 8 tanpa takut akan terjadi nge lag, kok.

Secara keseluruhan, Xperia L3 sangat cocok bagi kamu dengan bujet terbatas tetapi menginginkan smartphone dengan tampilan premium. Meskipun prosesor yang digunakan yaitu Mediatek terbilang jadul dan tidak bisa dibandingkan dengan Qualcomm snapdragon, tetapi kamu masih bisa memainkan game berat dengan lancar, kok. Selain itu, tampilan Xperia L3 terlihat modern dan stylish, cocok untuk kamu yang mencari smartphone dengan desain simple khas anak muda.

Nah, itulah beberapa produk handphone keluaran Sony terbaru dengan spesifikasi serta harga yang beragam. Jangan lupa awali dengan Shopback sebelum membeli ponsel ini di e-commerce kesayanganmu agar Shopbackers bisa mendapatkan berbagai tawaran promo yang tentunya akan membuat kantong lebih hemat. Jadi, tunggu apa lagi?