Jaminan sosial memang menjadi program penting bagi pemerintah di berbagai negara di belahan dunia manapun. Termasuk di Indonesia. Salah satu program jaminan sosial yang ada di tanah air adalah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Program BPJS menjadi jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang cukup banyak diminati.

Dalam praktiknya, pelayanan BPJS ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Keduanya berbeda dari segi fungsi dan peruntukannya, termasuk cara daftar BPJS online-nya.

BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan. Sumber gambar: wikipedia.org

BPJS Kesehatan mulai diberlakukan di Indonesia pada tahun 2014 lalu. Hal itu tertuang dalam UU No 24 Tahun 2011 yang menyebutkan bahwa BPJS Kesehatan merupakan penylenggara program jaminan kesehatan di Indonesia. Peserta yang menjadi anggotanya adalah seluruh warga Indonesia yang telah mendaftar. 

Dalam skema pelayanan, BPJS Kesehatan menerapkan skema rujukan berjenjang. Dengan begitu, kamu sebagai peserta tak dapat melakukan rujukan sendiri ke rumah sakit yang diinginkan. Namun, harus sesuai dengan ketentuan yang ada. Kemudian, dari segi preminya didasarkan pada fasilitas kesehatan yang dipilih oleh peserta. Nah, untuk fasilitas kesehatan sendiri terdiri dari Fasilitas Kesehatan kelas I hingga kelas III.

Berbagai alasan mengapa BPJS Kesehatan ini banyak dipilih di antaranya adalah preminya yang cukup murah. Keunggulan selanjutnya adalah penggunaannya tanpa medical check-up. Kemudian, BPJS ini dapat menjamin peserta hingga 100 tahun. Lalu, jika terjadi perubahan kata dapat dilakukan secara online.

Cara Daftar BPJS Kesehatan Online

Website BPJS Kesehatan
Website BPJS Kesehatan. Sumber gambar: penulis.id

Setelah kamu mengetahui apa itu BPJS Kesehatan, maka ada cara mudah untuk mendaftarkannya. Jika kamu masih awam, sebaiknya bisa mengikut panduan mudah dan ringkasnya berikut ini.

1. Masuk ke Laman Resmi BPJS Kesehatan

Sebagai langkah awal untuk mendaftar BPJS Kesehatan secara online, kamu harus masuk ke laman resmi BPJS Kesehatan. Mungkin kamu sedikit bingung saat memilih website mana yang asli dan bukan. Ingat, website resmi BPJS Kesehatan yang biasa digunakan untuk mendaftar adalah di bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/

Di website tersebut kamu bisa mempelajari dulu mana layanan yang tepat sesuai dengan kebutuhan. Untuk pendafatarannya sendiri, tak perlu khawatir sebab di website tersebut akan diuraikan dengan jelas bagaimana mengenai tata cara pendaftaran, persyaratan, hingga fasilitas kesehatan yang dapat kamu pilih.

Oleh karena itulah, kamu harus membacanya dengan seksama. Jangan sampai kamu lalai pada saat pendaftaran, tentu hal tersebut akan menghambar proses pendaftaran nantinya. 

2. Lakukan Pengisian Data dengan Benar

Langkah selanjutnya dalam daftar BJS online di bidang kesehatan ini adalah kamu wajib mengisi data dengan baik. Di sinilah dibutuhkan ketelitian dan kejelian agar data yang diinput benar-benar sesuai dengan data dirimu. Untuk pengisian data BPJS Kesehatan secara online, beberapa hal yang harus diperhatikan adalah:

  • Isilah nomor Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku dan lengkap dengan kode captcha yang sudah muncul sebelumnya. Dari situ akan muncul daftar keluarga yang masih aktif, lanjutkan dengan klik ‘Proses Selanjutnya’.
  • Masukkan nomor telepon yang masih berlaku, termasuk NPWP dan kelurahan yang sesuai dengan alamatmu. Centanglah kotak pernyataan yang menyebutkan jika data alamat yang dimasukkan sudah benar-benar sesuai dengan KTP.
  • Kemudian, pilih Faskes untuk tingkat 1. Faskes 1 ini dipilih sebelum Anda sebagai pasien dirujuk menuju rumah sakit apabila tidak bisa ditangani oleh Faskes 1. Untuk Faskes ini kamu bisa memilih dokter pribadi, puskesmas, hingga klinik.
  • Setelah kamu isi, maka selanjutnya kamu diminta untuk upload foto pribadi. Sebagai catatan, saat mengupload foto ini sebaiknya tidak lebih dari 50 Kb. Lanjtkan dengan klik tombol ‘Proses Selanjutnya’.
  • Kamu diharuskan untuk mengisi data diri lagi. Data diri ini termasuk anggota keluarga yang akan ditanggung. Begitu pula dengan kelas perawatan, hingga rekening bank yang masih aktif maupun nama pemilik rekening bank tersebut.
  • Masukkan pula data mengenai alamat email, kode captcha, saat kamu menerima email masuk.

3. Mengambil Kartu BPJS

Setelah semua proses mendaftar BPJS online tersebut dilakukan, maka langkah terakhir adalah mengambil kartu BPJS-nya. Sebelumnya, kamu harus mencetak kartu e-ID terlebih dahulu untuk bisa mendapatkan kartu BPJS Kesehatan. Untuk hal ini, kamu harus mengunjungi kantor cabang BPJS Kesehatan yang ada di sekitar lokasimu. Tentu saja untuk pengambilan tersebut ada beberapa persyaratan yang harus dipersiapkan dengan baik di antaranya adalah:

  • Isilah form pendaftaran yang disediakan di kantor BPJS Kesehatan tersebut. Untuk ini, kamu bisa menanyakannya ke petugas secara langsung.
  • Selanjutnya bawalah fotokopi KTP, Kartu Keluarga, dan Akta Lahir masing-masing 1 lembar.
  • Foto berwarna dengan ukuran 3X4 dan e-ID yang telah kamu ceta sebelumnya tadi.
  • Kemudian, kamu harus membawa bukti pembayaran dari iuran BPJS pada bank yang telah ditunjuk.

Tunggulah beberapa saat hingga namamu dipanggil oleh petugas untuk mendapatkan kartu BPJS Kesehatan.

BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan. Sumber gambar: wikipedia.org

Selain BPJS Kesehatan, ada pula jenis BPJS yang perlu kamu tahu yakni BPJS Ketenagakerjaan. Dulunya, BPJS ini bernama Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK). Program ini sudah diberlakukan sejak 1 Juli 2015 lalu dan memberikan asuransi perlindungan terhadap tenaga kerja pada saat proses produksi dan melakukan pekerjaannya. BPJS Ketenagakerjaan sendiri masih terbagi dalam beberapa jenis, ShopBackers. Di antaranya adalah:

  • Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Jenis ini diberlakukan pada karyawan yang telah mendaftar. Di mana ketika terjadi kecelakaan kerja, maka biaya perawatan dan asuransinya ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan. Adapun dana iurannya adalah 0,24% hingga 1,74% yang ditentukan berdasar jenis usahanya.
  • Program Jaminan Hari Tua (JHT) yakni melindungi para pekerja terhadap risiko sosial dan ekonomi. Termasuk hilangnya penghasilan akibat risiko sosial. Jenis ini tidak hanya dinikmati oleh pekerja saja, tetapi juga bagi anggota keluarga utamanya.
  • Berikutnya adalah Program Jaminan Kematian (JKM). Untuk jenis ini, akan menanggung keluarga ketika terjadi kecelakaan yang menyebabkan kematian dari pekerja. Program ini juga ditujukan kepada ahli waris pesetar yang meninggal bukan karena kecelakaan kerja.
  • Program Jaminan Pensiun (JP), untuk program ini menjadi jaminan sosial dalam rangka mempertahankan derajat hidup yang layak bagi peserta maupun ahli waris. Caranya dengan memberikan penghasilan tetap jika peserta telah pensiun, cacat, dan tak mampu lagi bekerja hingga kematian.

Keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan ini dibagi dalam beberapa jenis penerima. Yakni penerima upah, bukan penerima upah atau pekerja yang bekerja secara mandiri untuk usahanya, jasa konstruksi, hingga pekerja migran. 

Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Online

Cara daftar BPJS Ketenagakerjaan
Cara daftar BPJS Ketenagakerjaan. Sumber gambar: penulis.id

Tidak hanya BPJS Kesehatan aja yang bisa dilakukan dengan mendaftarkannya secara online, BPJS Ketenagakerjaan pun bisa kamu lakukan dengan mudah. Meski begitu ada beberapa persyaratan yang perlu kamu persiapkan dan perhatikan. Apa sajakah? Ada baiknya kamu simak dan perhatikan ulasan di bawah ini, ShopBackers.

1. Syarat BPJSTK dalam Hubungan Kerja

Syarat BPJSTK di sini dibedakan menjadi dua yakni BPJSTK dalam Hubungan Kerja dan BPJSTK di luar hubungan kerja. Untuk persyaratan BPJSTK dalam hubungan kerja, adapun persyaratan yang harus dipenuhi di antaranya adalah:

  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) baik yang asli maupun fotokopinya.
  • NPWP Perusahaan baik asli maupun fotokopinya.
  • Akta Perdagangan Usaha asli dan fotokopinya.
  • KTP masing-masing karyawan berupa fotokopiannya saja tanpa menyertakan KTP aslinya.
  • Kartu Keluarga karyawan atau pekerja yang didaftarkan. Dalam hal ini yang dibawa adalah fotokopiannya saja tanpa menyertakan aslinya.
  • Pas Foto karyawan atau pekerja yang akan didaftarkan satu lembar dengan ukuran 2×3. Foto yang dibawa tersebut haruslah foto berwarna.

2. Syarat BPJSTK di Luar Hubungan Kerja

Lalu, bagaimanakah persyaratan yang harus dipenuhi ketika kamu ingin mendaftarkan BPJS Ketenagakerjaan secara online? Sebenarnya, persyaratannya tidaklah jauh berbeda dengan persyaratan BPJSTK hubungan kerja. Namun, ada sedikit perbedaan yakni kamu wajib menyertakan dokumen berikut ketika mengajukannya:

  • Surat izin usaha yang dikeluarkan oleh RT, RW, hingga kelurahan setempat atau lokasi di mana tempat usaha tersebut beroperasi atau menjalankan kegiatan produksinya.
  • KTP para pekerja di perusahaan tersebut. Di sini yang diserahkan adalah fotokopi KTP-nya saja.
  • Begitu juga dengan Kartu Keluarga masing-masing pekerja atau karyawan dan yang diserahkan adalah fotokopiannya saja.
  • Kemudian, jangan lupa untuk menyerahkan foto pekerja dengan ukuran 2×3 sebanyak satu lembar. Foto ini haruslah berwarna.

3. Langkah Mendaftarkan BPJS Ketenagakerjaan Secara Online

Cara mendaftarkan BPJS Ketenagakerjaan ini sangat mudah, beberapa langkah yang harus kamu lakukan adalah:

  1. Langkah awal adalah kamu harus membuka website resmi BPJS Ketenagakerjaan di http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
  2. Berikutnya, setelah kamu masuk ke laman tersebut, pilih dan klik ‘Daftarkan Saya’. Di sini kamu bisa memilih tiga kategori. Baik itu untuk perusahaan, individu, maupun pekerja migran.
  3. Jika untuk pendaftaran perusahaan, sebaiknya kamu masukkan alamat email perusahaan. Bisa juga dengan memasukkan alamat email sebuah perwakilan kelompok pekerja untuk mendaftarkannya.
  4. Tunggulah beberapa saat hingga kamu mendapatkan email balasan mengenai pemberitahuannya. Lalu, ikutilah semua perintah dan tahapan yang ada dalam email tersebut.
  5. Langkah yang terakhir, setelah semua proses pendaftaran online telah dijalankan kamu perlu mendatangi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan di kotamu. Bawa pula semua persyaratan-persyaratan yang sudah disebutkan sebelumnya tadi.
  6. Tunggulah beberapa saat hingga petugas memanggi nama Anda atau perusahaan yang akan didaftarkan dalam BPJS Ketenagakerjaan tersebut.

Bagaimana ShopBackers, cukup mudah bukan cara daftar BPJS online di atas? Kedua BPJS di atas memang penting untuk kamu miliki untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kerja. Agar kesehatanmu semakin terjaga, kamu pun perlu suplemen dan peralatan olahraga.

Namun, kamu tak perlu khawatir untuk mendapatkannya jika awali dengan ShopBack. Di sini kamu bisa mendapatkan segala macam produk kesehatan terbaik dengan harga terjangkau. Selain itu, kamu pun berkesempatan mendapatkan promo dan cashback menarik. Penasaran? Yuk, segera download dan install aplikasi ShopBack di smartphonemu sekarang juga.

Baca juga: