Klaten merupakan daerah yang terkenal memiliki banyak candi. Selain Candi Prambanan yang sudah tersohor, di Klaten sebenarnya ada lain yang juga tidak kalah menarik, yakni Candi Plaosan.

Letak Candi Plaosan berada di kawasan bersejarah Kalasan. Candi ini ternyata memiliki kisah cinta yang mendalam ketika didirikan dan belum banyak diketahui banyak orang. Padahal, kisah dibalik dibangunnya candi ini sangat menarik untuk dipelajari. Berikut ini adalah fakta-fakta menarik serta daya tarik yang bisa kamu dapatkan saat berlibur ke Candi Plaosan.

Sejarah dan Mitos Candi Plaosan

Sejarah dan Mitos Candi Plaosan
Sumber gambar: wikipedia.org

Candi Plaosan pertama kali didirikan pada masa Raja Rakai Pikatan. Candi ini dulunya didirikan untuk Pramordyawardhani dengan jerih payah penuh dari suaminya, Rakai Pikatan. Pramordyawardhani sendiri menganut agama Buddha sedangkan suaminya beragama Hindu yaitu Rakai Pikatan. Jadi, bisa dibilang bahwa Candi Plaosan merupakan saksi bisu dari ikatan cinta mereka berdua.

Awalnya, ikatan cinta mereka berdua tidak disetujui oleh keluarga mereka. Mereka berdua mencoba beragam cara agar keluarga mereka merestui hubungan mereka. Rakai Pikatan membangun candi Buddha dengan sentuhan arsitektur Hindu demi membuktikan kekuatan cintanya pada Pramordyawardhani. Hingga pada akhirnya, kekuatan cinta mereka tersebut membuat keluarga mereka berdua merestui hubungan mereka berdua.

Dengan adanya Candi Plaosan sebagai bukti kekuatan cinta, banyak warga yang percaya bahwa siapa saja pasangan yang datang ke tempat ini bisa hidup bersama dengan langgeng. Pasangan yang datang di sini dipercaya akan awet membina hubungan hingga jenjang pelaminan. Bahkan, ada yang percaya bahwa siapa saja yang belum memiliki momongan bisa mendapatkan momongan saat berkunjung di sini. Oleh karena itu, ada banyak sekali pasangan yang datang berkunjung ke tempat ini, entah untuk membuktikan mitos tersebut atau sekadar liburan biasa.

Kompleks Candi Plaosan

Kompleks Candi Plaosan
Sumber gambar: instagram/salvaentrepreneurshow

Menurut catatan sejarah, kompleks Candi Plaosan didirikan pada pertengahan abad ke-9. Komplek Candi Plaosan ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul yang keduanya memiliki teras yang dikelilingi oleh dinding yang digunakan sebagai tempat semedi. Tempat semedi tersebut memiliki bentuk gardu di sisi barat dan stupa di sisi lainnya. Dengan bentuk kompleksnya yang seperti itu, tidak jarang yang menyebut candi ini sebagai candi kembar.

Kamu bisa juga melihat pahatan relief di candi tersebut yang pahatannya merepresentasikan kekuatan cinta dari Pramordyawardhani dan Rakai Pikatan. Relief candi induk yang ada di sebelah selatan menampilkan sesosok laki-laki yang merupakan bentuk kekaguman Pramordyawardhani terhadap suaminya. Sementara itu, relief yang ada di candi sebelah utara menggambarkan perempuan yang dipercaya merupakan sebuah perasaan cinta Rakai Pikatan kepada Pramordyawardhani.

Permukaan teras yang ada di Candi Plaosan memiliki tekstur yang halus dan berbeda dari teras candi lainnya yang dibangun pada waktu yang sama. Berdasarkan pengamatan para ahli, bisa jadi teras tersebut dulunya dipakai sebagai wihara bagi umat Buddha. Maka dari itu, Candi Plaosan biasa disebut sebagai simbol cinta serta simbol keberagaman beragama.

Daya Tarik Candi Plaosan

Daya Tarik Candi Plaosan
Sumber gambar: instagram/kadeq_ahmad

Candi Plaosan memiliki daya tarik yang menjadikannya magnet bagi para pengunjung dari penjuru Indonesia bahkan mancanegara. Berikut ini adalah daya tarik serta aktivitas yang bisa kamu lakukan saat berkunjung ke Candi Plaosan:

1. Suasana yang damai untuk berkontemplasi

Suasana Candi Plaosan sangat damai dan tenang serta jauh dari hiruk pikuk kendaraan. Jadi, tempat ini sangat cocok untuk kamu gunakan sebagai tempat berkontemplasi atau menyendiri. Kamu bisa bersantai-santai dengan duduk di bilik candi, di sela-sela reruntuhan, atau di hamparan rumput hijau yang ada di Candi Plaosan. Udara di tempat ini juga sangat segar sehingga bisa membantumu melepaskan rasa penat.

2. Berolahraga santai di sekitar Candi Plaosan

Dengan udara yang masih sangat segar, kamu bisa melakukan olahraga kecil di sekitar Candi Plaosan. Kamu bisa jogging di sekitar reruntuhan yang ada di kompleks Candi Plaosan Lor. Dengan trek yang agak menantang seperti akar-akar pohon besar dan bebatuan, kamu bisa menjadikan tempat ini untuk jogging sambil menikmati pemandangan yang ada di sekitar.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa berolahraga sepeda di sekitar Candi Plaosan. Area persawahan serta jalanan yang dihias dengan indah bisa menjadi penyemangatmu untuk bersepeda di Candi Plaosan. Jadi, bisa disimpulkan bahwa Candi Plaosan merupakan tempat yang tepat untuk berolahraga santai, baik olahraga sendirian maupun bersama dengan teman atau keluarga.

3. Indahnya sunrise dan sunset

Selain menikmati Candi Plaosan dengan berolahraga, kamu juga bisa menikmati indahnya langit di sini saat matahari terbit maupun tenggelam. Lokasi Candi Plaosan yang berada di tengah-tengah area persawahan dan ladang membuat panorama matahari saat terbit maupun tenggelam terlihat dengan jelas. Meskipun demikian, kamu hanya bisa menikmati keindahan matahari terbit dan tenggelam ini dari luar kompleks Candi Plaosan. Pasalnya, pada jam-jam tersebut, kompleks Candi Plaosan tidak dibuka.

Dari luar kompleks Candi Plaosan, kamu bisa melihat langit di sekitarnya menyiratkan warna yang mampu memanjakan mata. Tidak hanya itu, kamu juga bisa melihat siluet Candi Plaosan di pada saat matahari terbit dan tenggelam secara perlahan. Keindahan ini pastinya bisa kamu nikmati secara gratis. Tentunya, kamu harus mengabadikan momen yang indah ini dengan kameramu.

4. Banyak spot foto Instagrammable

Candi Plaosan memiliki banyak sekali spot foto yang bisa kamu jadikan latar belakang dalam hasil foto jepretanmu. Kamu bisa berfoto ria di pelataran Candi Plaosan yang masih terjaga keindahannya. Bahkan, ada banyak sekali pasangan yang menjadikan keindahan pesona Candi Plaosan sebagai latar belakang foto prewedding mereka. Rumput di sekitar Candi Plaosan yang hijau serta bangunan candinya yang terlihat megah membuat tempat ini sangat Instagrammable sekali.

Harga Tiket Masuk dan Rute Perjalanan

Harga Tiket Masuk dan Rute
Sumber gambar: instagram/amalia.anggraenii

Untuk pergi ke candi yang berada di Plaosan, Ds. Bugisan, Kec. Prambanan, Kab. Klaten, Jawa Tengah ini, kamu hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp3.000 saja. Namun, jam operasionalnya tidak terlalu lama. Kamu hanya bisa masuk ke kawasan kompleks Candi Plaosan pada pukul 09:00 hingga 17:00 WIB saja setiap harinya.

Rute perjalanan menuju ke Candi Plaosan sangat mudah. Kamu hanya perlu mengikuti jalan ke arah Jogja-Solo menggunakan kendaraan pribadi hingga akhirnya tiba di kawasan Candi Prambanan. Jika telah sampai pintu masuk Candi Prambanan, beloklah ke arah utara dan ikuti jalan tersebut hingga kamu melihat siluet Candi Plaosan di kanan jalan. Kemudian, beloklah ke arah kanan tersebut.

Candi Plaosan memang tidak setenar Candi Prambanan, tapi pesona keindahannya serta sejarah dibangunnya mampu menggaet para pengunjung untuk berlibur ke sana. Jika kamu hendak berlibur ke Candi Plaosan, kamu wajib memilih penginapan yang tidak jauh dari tempat ini agar liburanmu semakin nyaman dan aman. Maka dari itu, kamu bisa awali dengan ShopBack untuk melakukan pemesanan akomodasi serta tiket perjalanan menuju ke Candi Plaosan. Dengan adanya cashback dari ShopBack, kamu bisa membuat uang-uang di kantongmu tetap aman.