Tidak mungkin rasanya untuk kembali memandang Cina sebagai negara yang menghasilkan perangkat elektronik buruk. Pasalnya, dalam 3 tahun terakhir Negeri Panda tersebut berhasil menunjukan taringnya melalui beragam perangkat elektronik yang diluncurkan ke berbagai segmen pasar. Konsumen setia yang dimilikinya pun kian bertambah, dan pertambahan tersebut tak akan pernah berhenti.

Salah satu jenis perangkat elektronik yang paling diakui dari Negeri Tirai Bambu adalah smartphone. Semenjak Nokia K.O. dan BlackBerry terdorong mundur sebagai pencipta ponsel terbaik, rangkaian smartphone Cina begitu sukses merenggut hati pasar. Perlahan tapi pasti, dimulai dari segmen bawah hingga kini segmen premium, semuanya telah mengakui kehandalannya. Bahkan, Samsung dan Apple pun wajib waspada, jika suatu saat pasar mereka akan direbut oleh berbagai brand yang lahir dari negara tersebut.

Dari banyaknya brand yang mengisi pasar smartphone, terdapat 5 nama yang kami pilih sebagai OEM terbaik asal Cina. Pemilihan tersebut tidak sembarangan, karena turut mengikutsertakan satu produk yang dibawanya, yang sangat mampu untuk bersaing dengan produk perusahaan global lainnya.Berikut beberapa brand smartphone asal Cina yang telah menghasilkan perangkat terbaik.

OnePlus

brand asal cina
Image: Android Today

OnePlus merupakan brand yang berdiri sejak Desember 2013. Pabrikan tersebut berkantor pusat di Shenzhen, Guangdong. Hanya dalam waktu kurang dari 4 tahun, perusahaan tersebut berhasil melayani 42 negara dan region di luar dari daerah Cina sendiri. Pete Lau dan Carl Pei adalah dua dalang dibalik lahirnya OnePlus.

Jangan kaget! Pasalnya, kedua pendiri OnePlus tersebut merupakan Vice President dari Oppo, yang juga turut bersaing di pasar smartphone. Usut punya usut, menurut catatan Pemerintah Cina, Oppo merupakan stockholder institusi satu-satunya dari OnePlus. Brand ini lahir dengan tujuan sebagai pencipta produk high-end, namun dengan harga yang murah.

brand asal cina
Image: XDA Forum

Salah satu produk terbaik yang diciptakannya adalah OnePlus 3T, yang diluncurkan pada November 2016 lalu. Perangkat tersebut mengemban Snapdragon 821, RAM 6GB, lensa kamera 16MP di bagian belakang maupun depan, dan sistem operasi Android Marshmallow 6.0 ber-UI Oxygen OS, yang konon katanya bisa di upgrade menjadi Android Nougat.

Segala kemampuan yang diemban oleh OnePlus 3T dibalut dengan harga kurang dari Rp 6 juta.

Xiaomi Inc.

brand asal cina
Image: Xiaomi Today

Xiaomi adalah brand smartphone asal Cina yang telah memiliki jumlah fans di Indonesia terbilang banyak. Sama seperti OnePlus, Xiaomi merupakan perusahaan yang hadir dengan niat mulia, yakni menciptakan smartphone high-end dengan harga yang terjangkau. Masyarakat Tanah Air yang identik sebagai pecinta barang murah namun berkualitas menjadi sasaran yang tepat bagi perusahaan yang berkantor pusat di Beijing ini.

Brand ini telah menginjak usia hampir 6 tahun. Secara rinci, Xiaomi terlahir sejak Agustus 2011 silam, dengan menargetkan batas pasar di Cina saja pada saat itu. Lie Jun diketahui merupakan CEO dari brand tersebut, dan telah masuk sebagai daftar orang terkaya ke 23 sejagat Cina raya. Hingga saat ini, Xiaomi telah mempekerjakan 8000 orang, dengan ekspansi pasar ke 7 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

brand asal cina
Image: CNET

Perangkat terbaik yang berhasil diciptakannya adalah Xiaomi Mi 5s. Smartphone yang diluncurkan pada Oktober 2016 tersebut mengemban jeroan yang andal, diantara lain Snapdragon 821, RAM 4GB, lensa kamera 12MP di belakang, 4MP di bagian depan bersama layar 5.1 inci, dan bersistem operasi Android Marshmallow 6.0, dengan dihargai sekitar Rp 4 jutaan.

Lenovo

brand asal cina
Image: GSM Arena

Lenovo merupakan brand yang paling banyak menghadirkan produk, dengan pilihan PC, tablet, smartphone, workstation, server, dan electronic storage devices. Tidak hanya produk berwujud saja, brand yang lahir di Hong Kong pada 1984 ini juga menghadirkan layanan sekitar IT, seperti IT Management, Software dan Smart TV. Namanya melejit ketika membeli IBM di tahun 2005, dengan nilai yang cukup fantastis.

Di tahun 2012 lalu, Lenovo mulai merambah pasar smartphone, dan meraih predikat sebagai vendor terbesar di Cina pada 2014 lalu. Namanya pun semakin dikenal oleh penduduk dunia, dengan mengakusisi Motorola Mobility dari Google di tahun 2014. Selidik punya selidik, Lenovo dulunya mengemban nama “Legend”, namun karena nama tersebut terlalu mainstream, akhirnya kini menggunakan nama yang akan terus diingat oleh hampir semua orang.

brand asal cina
Image: The Verge

Pada November 2015 lalu, Lenovo berhasil mengguncang pasar smartphone dengan produknya, ZUK Z1. ZUK merupakan salah satu dari portofolio smartphone Lenovo yang saat ini paling diantisipasi oleh perusahaan smartphone lainnya, dengan jumlah peminat yang sangat tinggi. Smartphone berlayar 5.5 inci tersebut mengemban Snapdragon 801, RAM 3GB, lensa utama 12MP, dan baterai sebesar 4100mAh di dalamnya.

Kamu bisa memiliki Lenovo ZUK Z1 dengan merogoh kocek sedalam Rp 3,2 jutaan.

Huawei Technologies Co. Ltd.

brand asal cina
Image: Huawei

Huawei adalah perusahaan Cina yang disebut sebagai perusahaan multinasional networking, telecommunications equipment, dan services. Berkantor pusat di Shenzen, Guangdong, Huawei kini mengemban nama sebagai jaringan pabrik terbesar dan terluas di dunia. Pada tahun 2012 lalu, Ericsson telah menjadi bagian di dalam struktur company Huawei.

Huawei lahir pada 1987, diciptakan oleh Ren Zhengfei, seorang mantan engineer dari kubu Chinese People’s Leberation Army (PLA) atau Tentara Pembebasan Rakyat Cina. Pada awalnya, perusahaan ini hanya berfokus sebagai pabrikan perakit ponsel di Cina. Namun, seiring dengan berjalannya waktu bisnis Huawei pun meluas, yang kini dikenal sebagai pembangun infrastruktur komunikasi jaringan, penyedia layanan konsultan dan operasional, penyedia peralatan perusahaan di dalam maupun diluar Cina, dan pencipta smartphone.

brand asal cina
Image: Android Authority

Salah satu perangkat smartphone terbaik yang telah diciptakan oleh Huawei adalah P9. Perangkat tersebut dikenal sebagai pengemban dual lensa kamera 12MP, yang salah satu diantaranya merupakan teknologi Leica. Jeroan di dalamnya pun terbilang andal, yakni HiSilicon Kirin 955, RAM 4GB, baterai 3000mAh, dan Android Marsmallow 6.0 yang upgradable ke Android Nougat.

Lain halnya dengan brand Cina lainnya, Huawei tak dikenal sebagai vendor yang baik hati dalam memasang harga. Salah satu contohnya adalah P9 yang dihargai senilai Rp 8 jutaan.

Deretan smartphone brand asal Cina ini pasti sudah tak asing lagi di telingan kan? Walaupun asalnya dari Negeri Panda, smartphone brand dari Cina ini sudah bisa bersaing dengan berbagai brand lain yang lebih mainstream.

“Memutuskan untuk membeli smartphone dari Cina? Beli saja lewat ShopBack dan dapatkan cashback terbaik. Nikmati juga promo serba Rp 5.000 untuk pembelian aksesoris dan gadget populernya, ya! Klik di sini untuk mendapatkan promonya”

Featured image: Danger Move

Editor: Nimas