Penting bagi setiap ibu untuk memperhatikan asupan gizi anak-anaknya. Jika anak cukup asupan gizi, maka tumbuh kembangnya akan optimal. Anak juga akan tumbuh sehat dan tidak mudah terserang penyakit.

Berbicara tentang asupan gizi anak, MPASI merupakan makanan pertama yang akan dikenal anak. MPASI umumnya mulai diberikan saat anak berusia 6 bulan sebagai cara mengajari anak mengunyah dan menelan makanan. Selain itu, MPASI juga menjadi sumber gizi anak yang akan menunjang tumbuh kembanganya sehingga menjadi bagian krusial yang harus diperhatikan oleh semua ibu.

Selain memperhatikan kandungan gizinya, MPASI juga harus mempertimbangkan soal rasa. MPASI harus disesuaikan dengan selera anak, namun tetap tidak boleh menggunakan bahan yang dilarang untuk MPASI, seperti gula dan garam. Lalu, bagaimana cara membuat MPASI tanpa tambahan gula dan garam?

Citarasa MPASI hanya boleh menggunakan sayuran, buah, dan kaldu. Sedangkan untuk memperkaya rasa, ShopBackers bisa menggunakan bahan tambahan yang memang dikhususkan untuk MPASI sebagai berikut:

1. Lemak Tambahan

bahan tambahan MPASI
(sumber: pixabay.com)

Lemak tambahan akan memberikan rasa gurih pada MPASI. Selain itu, lemak tambahan juga dapat membantu menambah berat badan bayi. Penambahan lemak pada MPASI juga dipercaya mampu meningkatkan energi bayi.

Beberapa tambahan lemak yang cocok untuk MPASI antara lain, keju, telur, dan daging. Namun, jika ingin lebih praktis, ShopBackers bisa mencoba bahan tambahan MPASI instan yang mengandung lemak sehat, seperti minyak EVOO atau minyak zaitun murni yang dapat ShopBackers beli di sini.

2. Penyedap Khusus MPASI

bahan tambahan MPASI
(sumber: pinterest.com)

Anak yang belum genap 1 tahun memang tidak dianjurkan mengkonsumsi gula dan garam, namun boleh diberikan penyedap rasa. Tentu saja penyedap yang boleh dikonsumsi anak adalah penyedap rasa khusus yang bebas MSG.

Salah satu penyedap khusus untuk MPASI yang sering diandalkan para ibu adalah kaldu instan. Ada banyak pilihan kaldu instan MPASI yang bisa ShopBackers pilih, seperti kaldu jamur, kaldu ayam, kaldu sapi, kaldu tempe, hingga kaldu sayur. ShopBackers bisa memilih jenis kaldu yang sesuai dengan selera si kecil dan membelinya di sini.

3. Sayur Kering

bahan tambahan MPASI
(sumber: pexels.com)

Sayur yang digunakan untuk MPASI tidak harus sayuran segar. ShopBackers yang ingin lebih praktis bisa menggunakan sayuran kering sebagai bahan tambahan MPASI. Tidak perlu khawatir dengan kandungan gizi, karena sayuran kering MPASI telah diolah dengan teknologi khusus yang menjaga kandungan gizinya.

Tertarik mencoba? ShopBackers dapat membeli aneka sayur kering untuk MPASI di sini.

4. Buah Kering

bahan tambahan MPASI
(sumber: shutterstock.com)

Sama halnya dengan sayuran, buah yang digunakan untuk MPASI juga bisa berasal dari buah kering. Bahan tambahan MPASI dari buah kering ini akan membantu ShopBackers menambahkan aneka jenis buah dengan mudah. Selain itu, masa simpan buah kering juga relatif lebih lama, sehingga ShopBackers tidak harus langsung menggunakannya sekali pakai layaknya buah segar.

Ingin mencoba berkreasi menu MPASI dengan buah kering? Temukan segera produknya di sini.

Setelah mengenal ragam bahan tambahan MPASI, ShopBackers tentunya lebih siap berkreasi menu untuk si kecil, bukan? Lengkapi segera dapur ShopBackers dengan aneka bahan tambahan MPASI tersebut dan sajikan menu yang variatif dan menunjang tumbuh kembang si kecil. Jangan sampai si kecil malas makan karena menu yang kurang sesuai dengan seleranya dan bosan dengan menu yang disajikan, ya!

Agar lebih mudah membeli bahan-bahan tambahan untuk MPASI tersebut, ShopBackers dapat mencoba mencarinya melalui kolom pencarian ShopBack. Dengan mencari melalui ShopBack, ShopBackers akan mendapatkan rekomendasi produk dari berbagai seller dan leluasa memilih harga termurah. ShopBackers juga masih akan mendapatkan cashback di setiap pembelian yang dapat ditarik tunai. Jadi, pasti lebih  mudah dan hemat jika #MulaiDariShopBack, kan?

Baca juga: