Tumbuh kembang anak menjadi hal yang sangat diperhatikan orang tua. Tidak ingin melewatkan momen terbaik anak, terutama saat ia baru saja bisa melakukan berbagai hal untuk pertama kalinya. Salah satunya ketika kata pertama yang keluar dari mulutnya.

Saat anak tidak berada di fase tumbuh kembang yang sama seperti anak kebanyakan, pasti kamu mulai khawatir, kan? Apalagi kalau kosakata yang dikuasainya masih sedikit jika dibanding anak seusianya. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan agar anak cepat bicara.

1. Mengajak Anak Mengobrol

Source: instagram.com/joyinthelittlethingz

Mengajak anak mengobrol merupakan cara yang paling natural dan mudah untuk dilakukan agar anak cepat bicara. Kamu dapat mengajaknya berbincang mengenai apa pun yang terjadi dan dialaminya sepanjang hari.

Misalnya, sebelum tidur kamu saling bercerita satu sama lain, menanyakan apa saja yang telah dilakukan oleh anak seharian ini. Permainan apa saja yang ia lakukan? Bagaimana perasaannya? Momen apa saja yang paling menyenangkan di hari itu? Dengan siapa ia bermain? kamu bisa menggunakan pertanyaan yang bersifat terbuka sehingga jawabannya tidak hanya terbatas “iya” dan “tidak”.

Pertanyaan semacam ini akan merangsang anak untuk bicara lebih banyak.  Begitu juga dengan upayanya menggambarkan jawabannya, ia akan berusaha untuk mencari kosakata yang tepat.

2. Membacakan Cerita

Source: instagram.com/iden_mom

Jika anak kamu belum bisa bicara sama sekali, tidak ada salahnya untuk merangsangnya dengan membacakan cerita sebelum tidur. Memperkenalkan buku sejak kecil dapat memupuk kecintaannya terhadap buku. Dengan mengenalkannya pada buku cerita yang cenderung lebih banyak gambar dibanding kata-kata, ini tentunya akan lebih menarik perhatian anak.

Dengan mendengarkan cerita dari orang tuanya, anak juga akan belajar mengenai kosa kata yang biasa ia dengar. Begitu juga dengan nama-nama binatang yang biasanya dijadikan karakter dalam cerita-cerita anak. Sebuah cara yang menyenangkan bukan untuk mengajarkannya bicara?

3. Mengarang Cerita Bersama

Source: instagram.com/mmmitzi

Cerita merupakan media yang dinilai cukup efektif untuk merangsang anak untuk berbicara. Dua tips di atas terkait dengan cerita dan bercerita kan? Nah, yang satu ini juga. Namun, bukan hanya menceritakan kembali apa yang dialami pada hari ini atau mendengarkan orang tua yang membacakannya melainkan membuat ceritanya sendiri.

Yap! Mengarang tidak hanya merangsang anak untuk bicara lebih banyak tapi juga mendorongnya untuk berkhayal lebih jauh, berimajinasi dan menyampaikannya. Secara tidak langsung, mengarang cerita juga melatihnya untuk menjadi berani.

Saat mengarang cerita bersama kamu, biarkan anak yang memegang kendali dan menentukan siapa tokoh dan alurnya, bagaimana konflik yang akan dihadapinya dan seperti apa akhirnya. kamu hanya perlu mengarahkan dan membantunya menemukan kata-kata yang sulit digambarkan olehnya.

4. Menyanyi dan Menari Bersama

Source: instagram.com/_celestialinspiration_

Anak-anak tentunya suka hal-hal yang menyenangkan dan ceria. Di antara banyak hal yang mereka suka, menyanyi dan menari termasuk di dalamnya.

Cukup putarkan musik dan lagu anak-anak kesukaannya, kamu bisa mengajaknya untuk bernyanyi dan menari bersama. Tidak lupa, untuk menyesuaikan gerakan dengan lirik lagunya ya! Ini bisa menjadi latihan koordinasi dan pemahaman anak terhadap makna kata yang diucapkan. Dengan begitu, anak pun akan lebih mudah mengingat kata-kata tersebut.

Di samping itu, tentunya anak juga akan belajar tentang musik itu sendiri, irama yang ada di dalamnya, begitu juga tempo dari lagu yang dinyanyikan. Denga mendengarkan lagu dan menyanyikannya, anak juga secara tidak langsung belajar mengenai dunia yang berada di sekitarnya melalui lirik yang ada.

5. Menanyakan Berbagai Hal

Source: instagram.com/siida_pics

Tidak jarang, anak baru mau berbicara karena ditanya. Oleh karenanya, agar anak cepat bicara, kamu harus menjadi orang tua yang bawel dan menanyakan banyak hal kepada anak. Contohnya, pertanyaan-pertanyaan mengenai hal-hal di sekeliling dengan menunjuk benda atau hal tersebut dan minta anak menjelaskannya.

Seperti, menunjuk benda-benda di rumah dan bertanya padanya, “Itu namanya apa?”. Dengan cara ini, anak pun akan belajar nama benda-benda yang ia temui dalam keseharian. Seiring dengan berjalannya waktu, ia pun akan mengetahui fungsi benda tersebut, tidak hanya namanya karena melihat orang-orang di sekitarnya, bahkan dirinya sendiri, menggunakan benda tersebut.

Jadi, itulah adalah lima tips yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari kamu untuk merangsang daya bicara anak. Tidak susah, kan? Sebaliknya, terkesan menyenangkan dan tentunya interaktif dong. Yuk, jangan ditunda! Langsung saja coba sekarang.

Nah, kalau kamu butuh buku cerita atau barang-barang lainnya yang dapat membantu agar anak cepat bicara, kamu bisa memulainya dengan buka ShopBack terlebih dulu. Kenapa harus lewat ShopBack? Karena kamu akan lebih senang lagi, kan kalau habis belanja dapat cashback?