Tepung menjadi salah satu kebutuhan dapur yang seringkali digunakan sebagai bahan pembuatan makanan olahan, seperti roti, gorengan, bahan pengental sup, dan lain sebagainya. Penggunaan tepung yang beragam ini tentu saja membuat jenis tepung juga sangat banyak, sehingga seringkali sulit dibedakan. Apalagi, semua jenis tepung memiliki tekstur dan warna hampir serupa.

Lalu, bagaimana cara membedakan jenis-jenis tepung?

Nah, agar ShopBackers lebih mudah mengenali macam-macam tepung, berikut ulasan mengenai jenis tepung serta penggunaannya yang tepat. Simak, yuk!

1. Tepung Tapioka

jenis tepung
(sumber: pixabay.com)

Tepung tapioka merupakan jenis tepung yang terbuat dari pati singkong. Karakteristik tepung tapioka adalah warna yang sangat putih dengan jejak kesat di tangan ketika disentuh. Ketika dipanaskan dengan air, tepung tapioka akan menghasilkan adonan yang bening dengan tekstur kental dan lengket.

Tepung tapioka umumnya digunakan sebagai campuran bakso. Namun, tak jarang tepung tapioka juga dijadikan bahan utama makanan, seperti batagor, cimol, cilok, dan cenil.

2. Tepung Jagung

jenis tepung
(sumber: pixabay.com)

Tepung jagung atau tepung maizena memiliki tekstur yang serupa dengan tepung terigu, namun warna tepung maizena lebih pucat dan keruh. Tepung maizena biasa digunakan untuk campuran puding agar lebih lembut atau bahan tambahan sup dan saus agar lebih kental. Maizena juga bisa ditambahkan pada proses pembuatan cookies atau gorengan agar lebih renyah.

3. Tepung Terigu

jenis tepung
(sumber: pixabay.com)

Jenis tepung yang satu ini pasti sangat akrab di telinga ShopBeckers. Tepung terigu memiliki tekstur sangat lembut dengan warna yang sedikit pucat. Jika ShopBackers ingin menggunakan tepung terigu, ShopBackers harus mengetahui terlebih dahulu macam-macam tepung terigu dan kegunaannya.

Tepung terigu terbagi menjadi 3 jenis, yaitu protein tinggi, sedang, dan rendah. Tepung terigu protein tinggi biasa digunakan untuk bahan makanan yang membutuhkan elastisitas, seperti mie, pasta, roti, dan donat. Tepung protein sedang biasa digunakan untuk membuat makanan dengan tekstur lembut, tapi mengembang, seperti cake dan kue tradisional. Sedangkan tepung terigu protein rendah biasa digunakan untuk membuat makanan dengan tekstur renyah, seperti gorengan, keripik dan biskuit.

4. Tepung Sagu

jenis tepung
(sumber: pixabay.com)

Tepung yang satu ini terbuat dari pati sagu atau aren. Karakteristik yang paling mencolok dari tepung sagu adalah tekstur yang kesat, nampak seperti berpasir, serta memiliki warna sedikit keruh. Tepung sagu biasa digunakan sebagai bahan pengental bubur, pempek, bika ambon, dan kue sagu.

5. Tepung Beras

jenis tepung
(sumber: pixabay.com)

Tepung beras terbuat dari beras yang dihaluskan. Tepung beras memiliki tekstur yang halus dan memiliki warna putih yang hampir serupa dengan tepung kanji atau tapioka. Meskipun memiliki tekstur dan warna sama, tepung beras dan tepung tapioka memiliki perbedan ketika disentuh. Tepung tapioka akan terasa kesat ketika disentuh, sedangkan tepung beras lebih liat dan terasa lebih berat dibandingkan tepung tapioka.

Dari sisi penggunaan, tepung beras dan tapioka juga jelas berbeda. Jika tepung tapioka menghasilkan adonan yang lengket, tepung beras justru digunakan sebagai campuran untuk merenyahkan makanan.

Itulah tadi jenis-jenis tepung dan penggunaannya yang tepat. Jadi, jangan salah lagi, ya!

Jika ShopBackers masih bingung cara membedakan berbagai macam tepung, ada baiknya jika ShopBackers membeli tepung kemasan. ShopBackers dapat membeli berbagai macam tepung dalam kemasan di ShopBack untuk mendapatkan produk berkualitas, pembayaran yang aman, dan tentunya cepat sampai rumah.

#MulaidariShopBack sekarang juga untuk membeli segala kebutuhan dapur, termasuk aneka jenis tepung dalam kemasan. Nikmati kemudahan belanja dari ShopBack dan dapatkan pula cashback ShopBack yang dapat ditarik tunai.

Baca juga: