Diare menjadi salah satu penyakit yang sering dialami oleh orang pada umumnya. Meski terasa tak nyaman, tetapi masalah perut satu ini sering dianggap biasa oleh sebagian masyarakat.Meski begitu, kondisi ini tak bisa dianggap biasa saja jika yang mengalaminya adalah ibu hamil.

Sebab, diare bisa memunculkan risiko pada ibu hamil seperti dehidrasi hingga berakibat fatal kematian. Diare sering terjadi saat trimester ketiga kehamilan, di mana masa-masa ini rentan ibu hamil dan penantian masa persalinan.

Ada banyak sebab yang mengakibatkan diare pada ibu hamil, seperti perubahan pola makan, suplemen kehamilan, sensitif makanan baru, atau perubahan hormon.

Setelah mengetahui penyebab diare ibu hamil, ada baiknya tahu cara mengatasinya. Berikut cara mengatasi penanganan diare ketika hamil agar tidak semakin parah.

1. Cukupi Asupan Air Ibu Hamil

Cukupi Asupan Air Ibu Hamil

Diare bisa menyebabkan dehidrasi. Kekurangan cairan tubuh saat hamil bisa membahayakan bagi ibu dan janin, karena bisa mengganggu fungsi organ tubuh ibu dan kelancaran asupan nutrisi serta oksigen pada janin. Maka dari itu, penting bagi ibu hamil mengkonsumsi banyak air putih ketika mengalami diare.

2. Minum Air Kelapa

Minum Air Kelapa

Konsumsi suplemen kehamilan bisa jadi salah satu penyebab diare. Sehingga ibu hamil sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi obat untuk menghentikan diare. Cara alami yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi diare adalah dengan minum air kelapa. Minuman ini bisa menjadi pengganti cairan tubuh yang terbuang dan mencegah dehidrasi akibat diare.

3. Berhenti Minum Susu dan Kopi

Berhenti Minum Susu dan Kopi

Selain makanan pedas, suplemen kehamilan juga bisa memicu diare. Saat mengalami diare, sebaiknya konsumsi air putih atau teh manis hangat untuk meredakan rasa sakit.

Selain itu, ada baiknya menghentikan susu sementara waktu karena minuman ini bisa menimbulkan sensasi mual, muntah, dan keinginan buang air terus-menerus. Kopi juga salah satu minuman yang harus dihindari. Sebab, kandungan kafein dalam kopi bisa memperburuk rasa mual di perut dan memberikan sensasi melilit.

4. Konsumsi Makanan Netral

Konsumsi Makanan Netral

Cara meredakan diare saat hamil bisa dengan melakukan perubahan pola makan dan mengkonsumsi makanan netral. Dalam artian, makanan tersebut tanpa bumbu yang kuat seperti cabai, merica, santan, atau bumbu masakan lain. Beberapa bumbu itu bisa memicu rasa mual, muntah, dan ingin buang air terus.

Coba konsumsi sayuran bening dan ikan yang diolah tanpa bumbu kuat. Sebagai pilihannya, bisa mencoba sup ayam dengan tahu.

Untuk membuat menu sehat tersebut, tentu akan dibutuhkan berbagai bahan mulai dari sayur, ayam, hingga bumbu dapur yang bisa didapatkan di pasar tradisional. Namun ibu hamil pasti akan kesulitan berbelanja langsung di pasar dengan kondisi perut membuncit.

Berbelanja secara online menjadi solusi bagi ibu hamil. Untuk setiap belanja online jangan lupa untuk selalu menggunakan ShopBack karena bisa mendapatkan cashback dan juga berbagai macam promo yang tersedia di banyak merchant online pilihan. Jadi pasti belanja online lebih #UntungLewatShopBack.

5. Diet BRAT

Diet BRAT

Perubahan hormon pada ibu hamil juga bisa menyebabkan diare. Untuk mengatasinya, bisa dengan mengadopsi pola makan BRAT atau banana (pisang), rice (nasi), applesauce (apel yang dihaluskan), dan toast (roti panggang). Semua makanan tersebut rendah protein, serat, dan lemak. Dengan perubahan pola makan seperti ini bisa membantu memadatkan feses guna mencegah diare semakin parah.

Kondisi diare pada ibu hamil bukan satu hal yang bisa dianggap biasa saja. Butuh penanganan yang tepat, mengingat diare bisa membahayakan ibu dan janin jika sampai mengalami dehidrasi. Untuk itu, segera lakukan konsultasikan dengan dokter bila diare dibarengi gejala lain atau tak kunjung sembuh setelah 3 hari pasca mempraktikkan lima cara mandiri di atas.