Puasa menjadi ibadah wajib yang harus dilakukan setiap orang muslim sepanjang bulan Ramadhan. Saat puasa, tubuh tidak akan mendapatkan suplai makanan dan minuman, kecuali saat sahur dan berbuka. Dengan demikian, ketika puasa kemungkinan besar glikogen atau karbohidrat akan habis dibakar menjadi lebih energi.

Nah, ketika glikogen dalam tubuh habis, kemungkinan tubuh akan mengubah lemak menjadi energi lebih besar. Oleh karena itu, puasa menjadi waktu yang tepat untuk berolahraga dan membakar lemak tubuh.

Namun, ShopBackers yang ingin menjalankan olahraga saat puasa harus sangat selektif memilih jenis olahraga. Jangan sampai Shopbackers memilih olahraga yang terlalu menguras energi, sehingga menimbulkan rasa lemas selama berpuasa. Lalu, jenis olahraga saat puasa seperti apa yang aman?

1. Jalan Santai

olahraga saat puasa
(sumber: pixabay.com)

Jalan santai cukup ampuh untuk membakar kalori, Berjalan santai selama 1 jam sama halnya dengan membakar hingga 238 kalori tubuh. Meski demikian, jenis olahraga ini tidak terlalu mengeluarkan banyak keringat, sehingga ShopBacker tidak perlu takut mengalami dehidrasi selama puasa.

2. Bersepeda

olahraga saat puasa
(sumber: pixabay.com)

Pilihan olahraga saat puasa lainnya adalah bersepeda santai. Bersepeda akan membantu menguatkan otot, tulang, dan jantung. Selain itu, bersepeda juga dapat membuat pikiran lebih rileks dan oksigen yang masuk lebih terkontrol.

Baca ini juga ya: Tips Puasa untuk Ibu Menyusui Agar Kuat dan Gizi Bayi Tetap Terpenuhi

3. Latihan Beban

olahraga saat puasa
(sumber: pixabay.com)

Saat mendengar jenis olahraga ini, ShopBacker mungkin akan mengira jika jenis olahraga ini tidak aman dilakukan saat puasa karena menguras banyak energi. Namun, nyatanya tidak demikian. ShopBacker tetap bisa menjadikan angkat beban sebagai pilihan olahraga saat puasa, asalkan menggunakan beban sesuai dengan kemampuan dan dengan gerakan yang halus.

4. Yoga

olahraga saat puasa
(sumber: pixabay.com)

ShopBackers pasti setuju jika yoga tidak menguras terlalu banyak energi, tapi ampuh untuk memperbaiki postur tubuh. Selain itu, yoga juga berguna untuk melatih konsentrasi dan pernafasan. 

Selain memilih jenis olahraga yang tepat, seperti yang disebutkan di atas, ShopBackers juga harus memilih waktu olahraga yang tepat. Saat puasa, sebaiknya pilihlah waktu olahraga di sore hari, sekitar 1 atau 2 jam sebelum waktu berbuka. Pemilihan waktu olahraga yang berdekatan dengan waktu berbuka ini untuk menghindari tubuh lemas terlalu lama.

Memilih waktu olahraga mendekati waktu berbuka juga bisa ShopBackers manfaatkan untuk berbagi kebaikan, loh! Misalnya, ShopBackers bisa jalan santai atau bersepeda sambil membagikan takjil gratis.

Tapi, ShopBackers yang ingin menjadikan olahraga sebagai cara menurunkan berat badan selama puasa juga harus mempertimbangkan asupan nutrisi yang masuk ke tubuh. Saat makan sahur, usahakan ShopBackers mengurangi karbohidrat dan perbanyak konsumsi serat serta protein. Dengan demikian, tubuh akan terhindar dari kelebihan karbohidrat yang akan diubah tubuh menjadi lemak.

Saat berbuka, ShopBackers juga harus membatasi asupan makanan dan minuman manis. ShopBackers tetap bisa berbuka dengan menu manis untuk mengembalikan energi tubuh, namun batasi konsumsi menu manis tersebut setelah selesai menyantap menu utama, terutama saat menjelang tidur.

Agar tubuh tetap prima meski olahraga saat puasa, ShopBackers juga dapat mengkonsumsi suplemen saat puasa. ShopBackers dapat mengkonsumsi vitamin dan serat tambahan dari obat-obatan yang bisa ShopBackers beli melalui ShopBack.Suplemen saat puasa tidak hanya membuat tubuh tetap prima, tapi menjamin kebutuhan nutrisi tubuh, sehingga tubuh semakin sehat.

Dengan #MulaiDariShopBack, Shopbackers juga pasti untung, loh! Untung yang akan ShopBackers dapatkan antara lain, gratis ongkos kirim, harga spesial diskon, menemukan produk termurah dari berbagai marketplace lebih mudah, serta cashback spesial dari ShopBack yang bisa ditarik tunai melalui rekening pribadi.
Baca juga: