Jakarta – Setelah sempat mangkir dari pemeriksaan penyidik pada Senin (2/4) lalu, akhirnya kini Gubernur Jambi Zumi Zola resmi menjadi tahanan KPK atas kasus korupsi beberapa proyek dinas PUPR Provinsi Jambi bersama Plt Kadis PUPR Arfan. Seperti pemberitaan yang dilansir dari Liputan6.com, keduanya dikabarkan menerima gratifikasi sebanyak Rp6 miliar dari beberapa kontraktor yang disinyalir sebagai “uang ketok palu” kepada anggota DPRD Jambi.

Selanjutnya dijelaskan juga bahwa kasus korupsi yang dilakukan oleh Zumi Zola ini merupakan pengembangan dari kasus suap pengesahan APBD 2018 yang melibatkan empat orang tersangka, yakni anggota DPRD Provinsi Jambi Supriyono, Plt Sekda Jambi, Erwan Malik, Plt Kadis PUPR Jambi Arfan, dan Asisten Daerah III Syaifuddin.

zumi zola ditahan KPK
Image: Berita Satu

Saat ini, pria yang juga mantan artis sinetron ini ditahan selama 20 hari pertama oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rumah Tahanan (Rutan) KPK Kavling C-1 demi kepentingan penyidikan. Zumi Zola sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka pada Januari 2018 dan dirinya dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri selama enam bulan kedepan.

Menanggapi penetapan Gubernur Jambi sebagai tersangka, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, mengatakan bahwa Zumi Zola telah dipecat sebagai kader PAN secara otomatis sejak ia ditetapkan sebagai tersangka. Hal ini diharapkan agar kader PAN lainnya tidak melakukan hal serupa.

Baca juga: Zumi Zola Tersangka Korupsi, Begini Perjalanan Karirnya Dari Artis Hingga Terjun Ke Politik

Setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih delapan jam, Gubernur Jambi Zumi Zola langsung masuk ke mobil dengan pengawalan ketat petugas lengkap dengan rompi oranye yang dikenakannya tanpa ada satu pun pernyataan dari mulutnya.

Featured image: Teropong Metro