Salah satu masalah kesehatan yang paling sering menimpa seseorang ketika berpuasa adalah  berkurangnya tekanan darah atau tekanan darah rendah. Kondisi ini dipicu oleh perubahan pola makan yang terjadi saat seseorang menjalani ibadah puasa. Sehingga mengakibatkan tekanan darah menjadi mudah turun, bahkan sampai berada di bawah 90/60 mmHg.

Jika demikian, akibatnya tubuh akan sering terasa lemas, pusing, kepala berkunang-kunang, mual, hingga muntah. Lantas, apakah iya seseorang yang menderita tekanan darah rendah tidak boleh berpuasa? Jawabannya adalah tentu saja tidak.

Seorang penderita darah rendah tetap boleh berpuasa asalkan kondisi kesehatan yang dimilikinya cenderung stabil. Selain itu, seorang penderita rendah juga semestinya wajib melakukan beberapa kiat untuk mengatasi tekanan darah rendah saat berpuasa, seperti yang akan ShopBack berikan berikut ini.

1. Berkonsultasilah ke dokter sebelum berpuasa

tips ibu menyusui
Image: Freepik

Sebelum memutuskan untuk berpuasa, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dulu kepada dokter. Mintalah dokter untuk memeriksa kesehatan kamu secara menyeluruh, terutama yang terkait dengan masalah darah rendah yang kamu alami. Tanyakan apakah kamu boleh berpuasa atau tidak dengan kondisi kesehatan kamu yang sekarang.

Selain itu, jangan lupa juga untuk memberitahu dokter tentang obat-obatan yang sedang kamu konsumsi (jika ada). Pasalnya, beberapa jenis obat-obatan tertentu diketahui dapat menyebabkan penurunan tekanan darah. Sehingga jika dikonsumsi justru hanya akan memperparah kondisi kesehatan kamu saat berpuasa. Supaya penanganannya lebih cepat, maka disarankan kamu untuk melakukan konsultasi setidaknya satu minggu sebelum memasuki bulan ramadhan.

2. Perhatikan menu makanan kamu

jangan buka puasa belebihan
Image: makanmana

Saat berpuasa, tekanan darah kamu akan mudah mengalami penurunan. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk lebih memperhatikan segala jenis asupan makanan yang dikonsumsi selama berpuasa. Terutama ketika waktu sahur maupun di saat berbuka puasa.

Untuk meningkatkan tekanan darah kamu saat berpuasa, sebaiknya konsumsilah makanan yang tinggi serat serta mengandung jenis karbohidrat kompleks. Contohnya seperti roti gandum, sereal, buah-buahan, oatmeal, dan pasta. Mengonsumsi jenis makanan seperti itu diketahui akan membuat kamu merasa kenyang lebih lama sehingga membantu dalam menaikkan tekanan darah kamu.

3. Perbanyak konsumsi makanan yang tinggi asam folat

sayur bayam
Image: Instagram/@anggi.pandan

Selanjutnya, tips puasa bagi penderita darah rendah adalah memperbanyak konsumsi asam folat. Pasalnya, di samping dapat mengakibatkan anemia, kekurangan asam folat juga dapat memperparah kondisi tekanan darah rendah yang kamu alami.

Oleh karena itu, disarankan kamu untuk memperbanyak konsumsi makanan yang tinggi akan asam folat, seperti bayam, kacang-kacangan, asparagus, hingga kacang edamame selama berpuasa.

4. Makanlah makanan yang kaya akan vitamin B12

menu buka puasa sehat
Image: Freepik

Untuk mengatasi tekanan darah rendah saat berpuasa, kamu disarankan untuk memperbanyak asupan vitamin B12. Beberapa contoh makanan yang mengandung vitamin B12 antara lain adalah daging sapi, sayur bayam, brokoli, hati ayam, hingga berbagai kacang-kacangan seperti kacang merah dan kacang polong.

Untuk efek yang maksimal, sebaiknya masukkan beberapa makanan di atas ke dalam menu sahur dan berbuka puasa kamu.

5. Lakukan sahur dan buka puasa tepat pada waktunya

buka puasa tepat waktu
Image: Freepik

Menunda-nunda waktu sahur dan berbuka puasa merupakan hal yang buruk untuk dilakukan bagi penderita darah rendah. Pasalnya, seorang penderita darah rendah membutuhkan tenaga yang lebih ekstra untuk berpuasa dibandingkan dengan mereka yang tidak. Maka dari itu, sebaiknya usahakanlah untuk selalu melaksanakan sahur dan buka puasa tepat pada waktunya.

Baca juga: Inilah 8 Rekomendasi Menu Sahur Sehat + Resep untuk Puasa yang Tetap Berenergi

6. Bergeraklah perlahan

berjalan perlahan
Image: Freepik

Saat kamu menderita tekanan darah rendah, biasanya kamu akan langsung merasa pusing ketika bangun dari duduk/berbaring terlalu cepat. Kondisi ini terjadi akibat tekanan darah kamu yang rendah, sehingga mengakibatkan aliran darah yang masuk ke otak menjadi cukup lambat, dan membuat tubuh kamu menjadi tidak seimbang dan pusing.

Maka itu, kamu pun disarankan untuk bergerak lebih perlahan saat berpuasa agar tidak pusing. Jangan berjalan terburu-buru, jangan mendadak berdiri setelah duduk, dan jangan sering melakukan gerakan yang sifatnya tiba-tiba.

7. Lakukanlah olahraga secara rutin

perbanyak olahraga
Image: Unsplash/Anupam Mahapatra

Tips puasa bagi penderita darah rendah berikutnya adalah dengan berolahraga. Berolahraga merupakan salah satu cara yang ampuh dalam mengendalikan tekanan darah. Hal ini karena beraktivitas fisik dapat menurunkan kadar hormon stress dalam darah, sehingga membuat aliran darah kamu menjadi lebih lancar serta mengalami peningkatan.

Saat puasa, kamu tidak perlu melakukan jenis olahraga berat hanya untuk meningkatkan tekanan darah. Alih-alih meningkat, melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat justru hanya akan membuat tubuh kamu semakin terasa lemas serta dehidrasi. Untuk itu, saat berpuasa sebaiknya lakukan saja aktivitas olahraga yang ringan, seperti jalan santai atau jogging di pagi atau sore hari.

Untuk menjaga tekanan darah kamu tetap stabil selama berpuasa, disarankan kamu untuk rutin berolahraga 3 – 4 kali dalam seminggu selama 15 – 20 menit.

8. Perbanyak konsumsi garam

Cara Mengencangkan Kulit Wajah
Image: Mother Earth Living

Bagi penderita darah rendah, memperbanyak konsumsi garam sangatlah dianjurkan. Pasalnya, mengonsumsi garam atau makanan asin dapat membuat tekanan darah seseorang menjadi normal kembali.

Untuk menjaga tekanan darah kamu tetap stabil, sebaiknya tembahkan lebih banyak garam pada menu makanan kamu saat sahur maupun berbuka puasa. Atau jika kamu tidak menyukai makanan asin, maka kamu bisa menggantinya dengan makan buah-buahan yang tinggi kandungan natrium seperti jambu biji dan markisa.

Namun ingat, meskipun dianjurkan, mengonsumsi terlalu banyak garam juga tidak baik untuk kesehatan kamu lho. Sebab terlalu banyak asupan garam dalam tubuh diketahui dapat menyebabkan beberapa kondisi serius seperti stroke dan gagal jantung. Kamu tentu tidak mau itu terjadi, bukan?

9. Perbanyak minum air putih

banyak minum air putih
Image: Freepik

Kurangnya asupan cairan yang diterima oleh tubuh selama berpuasa memang menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami tekanan darah rendah.  Selain itu, kekurangan cairan dalam tubuh juga dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga membuat tubuh menjadi mudah lemas dan pusing.

Maka itu, perbanyaklah konsumsi air putih selama berpuasa, terutama buat kamu yang menderita tekanan darah rendah. Pasalnya, banyak minum air putih diketahui dapat membantu kamu meningkatkan volume darah di dalam arteri sehingga otomatis bisa mengurangi risiko tekanan darah rendah saat puasa.

Selama puasa, konsumsilah minimal delapan gelas air setiap hari dengan pola 2-2-4, yakni dua gelas di waktu sahur, 2 gelas saat berbuka puasa, dan 4 gelas di malam hari.

10. Istirahatlah yang cukup

tidur cukup selama ramadhan
Image: Freepik

Terakhir, tips puasa bagi penderita darah rendah adalah istirahat yang cukup. Hal ini karena istirahat yang cukup dapat membuat tubuh kamu menjadi lebih rileks.

Selain itu, beristirahat juga dapat mengurani kadar hormon stres dalam darah, sehingga menyebabkan aliran darah dalam tubuh semakin lancar serta terhindar dari risiko darah rendah.

Toh lagipula, selama berpuasa, seorang penderita darah rendah juga sangat dianjurkan untuk sering beristirahat, terutama agar mereka tidak menimbulkan gejala-gejala yang lebih serius. Contohnya seperti merasa lemas, pusing, penglihatan kabur, mual, hingga pingsan.

“Ingin terus hemat saat belanja di e-commerce favorit? Jangan lupa belanja lewat ShopBack dapatkan promo dan cashback terbaiknya. Klik di sini untuk daftar!”

Featured image: Freepik