Penggemar jilbab tentu sudah tidak asing dengan bahan sifon. Bahan satu ini memang sangat nyaman untuk dikenakan sebagai jilbab. Termasuk untuk model pashmina. Meskipun ukurannya tidak terlalu lebar dan bahannya ringan, namun perawatannya perlu diperhatikan. Sebab serat sifon tergolong ringkih sehingga memerlukan perawatan khusus. Ada baiknya kamu perhatikan tips merawat pashmina sifon berikut ini:

Tips Merawat Pashmina Sifon

  • Cuci dengan dikucek dan pisahkan dengan kain yang mudah luntur

Mencuci pashmina sifon sebenarnya sangat mudah. Kamu hanya perlu menguceknya saja pelan-pelan. Selain itu, pisahkan pashmina sifon dengan kain lain yang mudah luntur. Sebaiknya jangan cuci pashmina sifon dengan mesin. Dikhawatirkan putaran mesin cuci akan membuat seratnya rusak.

Pilih juga deterjen yang formulanya ringan sehingga tetap menjaga keawetan serat kain sifon yang notabene sangat sensitif.

  • Minimalisir penggunaan aksesoris

aksesoris hijab
Image: Hijabina

Jika sering terkena jarum aksesoris, serat pashmina sifon akan mudah bolong hingga robek. Maka dari itu minimalisir penggunaan aksesoris seperti anting, bros, peniti, hingga jarum pentul. Jika memang harus menggunakannya, pilih yang bebas karat dan tidak terlalu tajam atau bahkan tumpul.

Cari aksesoris yang ringan dan tidak banyak bagian-bagian yang meruncing. Ketika selesai menggunakan pashmina, segera lepas aksesoris tersebut. Jangan sampai dibiarkan tersemat terlalu lama karena bisa menimbulkan bekas lubang.

  • Hindari menggunakan tas dibawah pashmina

Ternyata penempatan tas juga bisa merusak pashmina sifon kesayangan kamu. Jika bepergian, baiknya hindari menempatkan tas di bawah pashmina. Letakkan di atas agar tekstur kainnya tidak cepat rusak. Jika ingin menempatkan tas di bawah pashmina, sebaiknya kamu mengikatkan sisi pashmina ke belakang leher.

Pashmina sifon mudah sekali robek. Terlebih jika tergesek benda berat. Seperti misalnya tas dengan beban yang cukup padat.

Baca juga: Butuh Ide Make Up? Intip Gaya 5 Beauty Blogger Hijab Ini!

  • Perhatikan suhu ketika menyetrika

Perhatikan cara menyetrika pashmina sifon. Sebab salah teknik menyetrika akan membuat seratnya mudah tercerabut bahkan terbakar karena bahannya yang terlalu tipis. Setrika pashmina dengan dilapisi kain lain yang lebih tebal. Hindari menyetrikanya secara langsung.

Selain itu, perhatikan suhu ketika menyetrika. Gunakan suhu normal karena sudah cukup membuatnya menjadi lebih licin. Bahkan kalau tidak kamu lapisi kain lain, sebaiknya gunakan suhu rendah saja.

  • Jemur di tempat yang tidak terlalu terik

Karena tekstur sifon sangat tipis dan lembut, baiknya jemur di tempat yang sejuk. Hindari area jemur yang langsung terkena sinar matahari. Sebab hal ini akan membuat pashmina menjadi mudah sobek.

Usai dicuci, jemur dengan cara digantung di hanger dan cukup diangin-anginkan saja. Biarkan kering alami agar tekstur pashmina tetap awet dan warnanya tidak mudah pudar.

  • Jika terkena noda, taburkan bedak bayi

cara mengusir nyamuk
Image: Tribunnews.com

Berbeda dengan pashmina dari katun atau bahan lainnya, pashmina sifon memerlukan penanganan tersendiri jika terkena noda. Yakni dengan menaburkan bedak bayi. Bedak bayi bermanfaat untuk menghilangkan noda minyak. Jangan lap dengan tisu ataupun kain karena akan membuat tekstur pashmina sifon rusak.

Taburkan bedak bayi ketika noda masih baru. Kemudian cuci dengan cara dikucek dan jemur di tempat yang tidak begitu terik.

  • Gosok dengan es batu jika terkena permen karet

Jika pashmina sifon kamu terkena noda permen karet, sebaiknya jangan langsung tarik bekas permen karetnya. Sebab hal tersebut akan membuat tekstur sifon yang notabene ringkih ikut tertarik.

Gunakan es batu untuk mengangkat noda tersebut. Gosokkan es batu ke permukaan pashmina hingga tekstur permen karet berubah kaku. Jika sudah kaku, cabut perlahan agar tekstur pashmina tetap terjaga.

Dengan tips merawat pashmina sifon di atas, semoga pashmina kesayangan kamu tetap awet dan tidak cepat terlihat kusam.

“Mau beli hijab tren terbaru? Langsung aja beli di e-commerce favorit lewat ShopBack dapatkan tambahan cashback uang tunai. Cek juga promo terbaik ShopBack di sini!”

Featured image: Unsplash/Muhammad Ruqiyaddin