Punya teman yang suka pamer pastinya bikin kamu gerah, kan? Apalagi jika saat ini kamu sedang dalam kondisi kekurangan yang otomatis pasti bakal merasa sangat sebal dengan temanmu. Walaupun begitu kamu harus tetap sabar dan yakin jika temanmu yang selalu pamer itu akan mendapatkan balasannya walaupun bukan oleh kamu. Suatu saat nanti, dia pasti akan kena getahnya karena siapapun takkan suka dengan seseorang yang suka pamer. Tentunya menghadapi si tukang pamer kamu harus cerdas dan jangan baper. Kalau kamu baper yang ada dia semakin gencar pamer dan tentu hal itu akan sangat membuatmu sebal bukan? Yuk, lakukan 5 tips di bawah ini pasti temanmu itu gak bakal pamer lagi.

1. Pamerin balik

cara menghadapi teman suka pamer

Kalau kamu merasa dia itu orangnya ngeselin, coba deh kamu pamer balik dan buat dia speechless sama tingkah kamu ini. Memang seharusnya kamu gak boleh membalasnya karena itu kurang baik dan siapa tahu ada temanmu yang lain gak nyaman sama tingkah kamu satu ini, tapi biasanya jika kamu pamer balik, dia bakal bungkam, lho. Percaya diri saja dengan semua yang kamu punya, toh pamer harta itu gak menjamin dia orang yang bahagia. Dia cuma sedang mencari perhatian orang, makanya ia bertingkah seperti itu. Tapi, pamernya jangan keterusan, ya! Jika terus-terusan malah akan membuat kamu sama saja dengan temanmu itu.

2. Sindir

cara menghadapi teman suka pamer

Kalau kamu merasa langkah di atas kurang nyaman dan kurang baik, kamu bisa menyindirnya dan buat dia merasa kalau kamu tidak menyukai tingkahnya sama sekali. Kalau sindiran kamu tajam dan ngena pastinya dia bakal diam dan gak akan pamer lagi. Tapi, gak menutup kemungkinan besoknya dia bakal pamer lagi sama kamu. Mengubah sikap dan sifat seseorang kan bukan hal yang mudah, dan kita pun tidak punya kewenangan untuk mengubah sikapnya yang suka pamer. Sindiran tajam pun akan membuat dia merasa tak nyaman karena itu berarti kamu sangat gerah dengan ulahnya.

Baca juga: Sia-Sia Kamu Menyesali Keputusan Hidup 5 Hal Ini Buktinya!

3. Beri nasehat

cara menghadapi teman suka pamer

Kalau sindiran tak mempan, mungkin ada baiknya kamu coba untuk menasehatinya, karena sikap dia seperti ini sangat kurang membuat kamu dan teman-teman yang lainnya merasa nyaman. Harus ada yang berani menasehati jika memang perbuatan dia salah. Jika tidak, dia akan terus-menerus bersikap kurang baik. Pamer pun akan menyakiti teman-teman yang lain yang tingkat ekonominya kurang baik. Padahal, seharusnya kita membantu mereka bukan malah membuatnya sedih. Nasihati baik-baik dan perlahan saja, karena jika dia merasa tersinggung dengan ucapanmu bisa-bisa yang ada malah jadinya ribut. Tetap tenang dan simpan jauh-jauh emosi kamu, ya. Menghadapi masalah tanpa emosi akan membuat kamu lebih mudah dan cepat menyelesaikannya.

4. Sharing

cara menghadapi teman suka pamer

Kamu juga bisa sharing sama teman kamu yang tukang pamer ini. Tapi, itupun kalau kamu bisa mengajaknya bicara karena siapa tahu teman kamu malah menghindar dan tidak menyukai ucapanmu. Coba saja sharing dengannya kenapa dia bersifat kayak gini, karena siapa tahu memang ada alasannya dibalik sikapnya yang suka pamer selama ini. Jangan menggurui juga ya dan mengobrol seperti biasa saja, karena sebagian orang justru akan merasa dipojokkan. Lagipula, jika kita sok benar mereka malah mereka gak akan mendengarkan semua omongan kamu. Setelah dia terbuka, baru kamu cari solusi supaya dia tidak pamer lagi, tapi jangan sampai menyakiti atau menyinggungnya. Dia pun akan sadar dan tidak mengulangi hal seperti ini lagi terhadap kamu dan teman-temanmu.

5. Jauhi

cara menghadapi teman suka pamer

Jika semua cara di atas tak mempan dan kamu sudah berusaha maksimal, cara terakhir kamu hanya bisa menjauhinya karena semua omonganmu gak mempan terhadap dirinya. Siapa tahu dengan menjauhinya akan membuatnya sadar jika selama ini dia sudah membuatmu gak nyaman.

“Salah satu cara untuk melupakan teman kamu yang suka pamer adalah dengan liburan seru. Yuk atur rencana berliburmu dan mulai booking tiket pesawat di Expedia lewat ShopBack dan dapatkan cashback menariknya!”

Editor: Sintya W

All images: Pexels