Bagi kamu yang bercita-cita untuk ke luar negeri, beberapa negara mewajibkan visa bagi para wisatawan Indonesia. Keberadaan visa ini memang membuat para wisatawan ketar-ketir. Mulai dari memikirkan jumlah tabungan minimum, mengisi formulir, menyiapkan dokumen, dan lainnya. Prosesnya memang cukup bertahap. Beberapa cerita dari orang yang pernah ditolak visanya, bisa jadi membuat nyali kamu ciut. Apalagi jika uang yang sudah dikeluarkan untuk apply visa tidak dapat dikembalikan sekalipun visa kamu ditolak. Pasti bikin ketar-ketir.

Namun, jangan jadikan semua itu penghalang bagi kamu dalam mengunjungi negara impian kamu. Bagi kamu yang belum pernah mencoba apply visa atau bahkan malah pernah merasakan ditolak visanya, kamu bisa mengikuti tips sederhana berikut ini. Tips yang sederhana tapi kadangkala terlewatkan olehmu.

1. Mencari tahu info lengkap seputar visa suatu negara

cara membuat visa
Foto: PR News

Sebelum apply visa, cobalah untuk mencari tahu info lengkap seputar visa suatu negara. Kamu bisa langsung mengunjungi situs resmi mereka atau membaca blog dari para traveler yang sudah pernah ke sana. Selain itu, jika ada kenalan yang sudah pernah ke sana, tentu akan lebih enak bertanya langsung mengenai pengalaman mereka dalam mengajukan aplikasi visa sampai sukses mengadakan perjalanan ke negara tersebut. Biasanya ada tips dan trik yang bisa kamu gali. Misalnya persyaratan negara mana saja yang dianggap mudah maupun persyaratan negara mana saja yang dianggap bisa menyulitkan kamu.

2. Menyiapkan dokumen dengan lengkap dan benar

cara membuat visa
Foto: ujiansma

Buatlah checklist untuk mempermudah kamu menyiapkan dokumen dengan lengkap dan benar. Ikuti segala petunjuk yang diminta. Mulai dari fotokopi paspor, paspor asli, fotokopi kartu keluarga/KTP, itinerary, bukti booking pesawat/hotel, dan lainnya. Kamu harus teliti agar tidak ada yang ketinggalan. Terkadang kamu juga harus jeli memperhatikan kriteria secara detail. Misalnya penggunaan ukuran kertas untuk fotokopi. Terkadang ketidaktelitian ini bisa menghambat kamu dalam proses apply visa. Kan nggak enak kalau harus bolak balik embassy untuk mengantarkan kekurangan dokumen.

Selain itu, isi formulir yang benar. Misalnya, kalau kamu berencana pergi liburan 1 minggu tentunya kamu harus formulir untuk keperluan wisata kurang dari 3 bulan bukan yang jangka 3 bulan ke atas.

3. Bukti keuangan yang meyakinkan

cara membuat visa
Foto: global expandia

Ini memang salah satu syarat yang penting dalam mengajukan aplikasi visa ke suatu negara. Beberapa negara secara jelas mencantumkan nominal misalnya ada persyaratan jelas “NZ$1000 per person per month of the visit” namun banyak yang tidak mencantumkan nominal secara gamblang. Di sinilah pentingnya untuk googling dan mencari tahu info dari pengalaman orang lain.

Untuk standard rata-rata mudahnya kita bisa mematok minimal biaya hidup 1.000.000 per hari saat berada di negara tujuan. Jumlah tabungan tentunya disesuaikan dengan berapa lama kamu berada di negara tujuan. Bagi orang yang berencana ke sana selama sebulan tentunya akan berbeda dengan biaya orang yang cuma berencana ke sana selama seminggu.

Selain itu pastikan bukti keuangan kamu meyakinkan. Tips yang penting adalah pastikan rekening bank kamu memiliki mutasi yang aktif. Dalam artian selama 3 bulan terakhir itu misalnya ada beberapa mutasi yang beragam baik debit dan credit. Tidak cuma 1 atau 2 kali transaksi numpang lewat saja. Selain itu, hindari uang nominal besar yang masuk secara mendadak. Hal ini bisa menimbulkan kecurigaan dari pihak embassy. Bisa jadi mereka pikir uang tersebut hanya pinjaman yang numpang lewat agar visa diterima.

Selain bukti rekening bank, kamu bisa meyakinkan dengan bukti keuangan lain seperti slip gaji.

4. Yakinkan bahwa kamu pasti akan kembali ke Indonesia

cara membuat visa
Image: the balance

Satu alasan kenapa visa kamu bisa ditolak, yakni ketidakyakinan pihak embassy bahwa kamu akan kembali ke Indonesia. Bagaimana meyakinkan bahwa kamu tidak akan mencari pekerjaan di negara mereka? Itulah pentingnya reference letter dari kantor. Biasanya saat apply visa, kamu akan diminta reference letter sebagai salah satu dokumen yang harus disiapkan. Intinya meyakinkan bahwa kamu sudah memiliki pekerjaan tetap di Indonesia dan pasti akan kembali ke Indonesia.

Jika yang belum bekerja biasanya surat dibuat oleh orang tua yang meyakinkan bahwa anak mereka akan kembali ke Indonesia. Itulah mengapa tiket kembali ke Indonesia biasanya juga jadi salah satu syarat.

Baca juga: Negara Ini Ngasih Visa Multiple Entry untuk WNI yang Ingin Berkunjung

Beberapa negara juga ada yang melakukan interview. Di sini kamu harus tampak santai dan percaya diri. Jangan terlihat gugup. Mereka biasanya akan bertanya seputar rencana perjalanan, tujuan ke sana, hubungan keluarga, izin orang tua atau pasangan, dan lainnya. Di sini kamu harus bisa meyakinkan bahwa kamu akan kembali ke Indonesia. Makanya kadang-kadang walaupun seseorang memiliki pacar atau keluarga di negara asing tersebut, kadang-kadang mereka tidak mengakuinya. Kenapa? Karena takut dicurigai mereka akan menetap dan mencari kerja di negara asing tersebut.

Oh ya. Terakhir, jika semua dokumen lengkap dan meyakinkan, pastikan kamu berdoa juga. Karena kita tidak akan pernah tahu apakah keberuntungan akan terus berada di pihak kita atau tidak.

“Berencana berlibur ke Eropa? Yuk langsung saja pesan penginapan di Booking.com lewat ShopBack dan dapatkan cashback hingga 6%. Klik di sini!”

Featured Image: Travel + Leisure

Editor: Nimas Arini