Tak lama lagi, Ramadhan sudah hadir kembali. Sambutan akan Ramadhan ini biasanya disambut dengan penuh suka cita oleh umat muslim. Bulan Ramadhan yang penuh berkah dan segala amal ibadah di lipat gandakan. Siapa yang tidak mencintai bulan Ramadhan? Sungguh ia merupakan orang yang merugi.

Meski suka cita dalam menyambut bulan Ramadhan, jangan lupakan tanggung jawab bagi yang masih memiliki utang puasa. Terutama bagi perempuan yang setiap bulannya mengalami periode menstruasi. Pasti ada beberapa hari yang membuat perempuan harus merelakan puasa Ramadhannya dan menggantinya di hari-hari yang lain. Meski tak menutup kemungkinan bagi pria yang sakit ataupun sedang dalam perjalanan (musaffir) sehingga membuat dirinya tidak berpuasa.

Jika utang puasa Ramadhan tahun lalu belum di tunaikan, bagaimanakah sikap yang harus kita lakukan?

1. Selagi ada waktu, segeralah mengganti puasa

tips membayar utang puasa

Masih ada waktu nih sekitar seminggu lagi untuk mengganti puasa Ramadhan kamu tahun lalu. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Meski terkesan mendadak, daripada hatimu masih terganjal dengan pikiran hutang puasa yang belum lunas, lebih baik ini saat yang tepat untuk melunasi utang puasa kamu.

2. Jika kondisi sedang tidak memungkinkan, bayarlah fidyah

tips membayar utang puasa

Kehidupan manusia di hari esok merupakan misteri. Kita tidak pernah tahu aopa yang akan terjadi pada kondisi fisik kita.  Misalnya mengalami sakit yang berkepanjangan sehingga tidak memungkinkan kita membayar utang puasa. Jika hal ini tejas, maka lakukanlah fidyah. Fidyah merupakan pengganti puasa bagi orang tua yang tidak kuat puasa lagi atau wanita hamil/menyusui. Fidyah harus berupa makanan pokok, dalam hal ini berupa berasa dan harus diberikan pada yang seharusnya menerima, misalnya fakir miskin.

“Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin.” (Qs. Al-Baqarah: 184)

3. Ragu berapa jumlah harinya? Ingatlah semampumu

Manusia tak luput dari sifat pelupa dan hal ini merupakan hal yang fitrah. Maka jia memungkinkan, catatlah berapa hari uutang puasa Ramadhan yang kamu lewatkan. Hal ini untuk meminimalisir saat kamu lupa untuk membayarnya. Ingatan manusia tak selalu kuat meski beberapa orang mampu mengingat dengan kuat. Jika kamu benar-benar lupa untuk mengingat berapa hari kamu memiliki utang puasa, maka cobalah untuk mengingatnya. Jika benar-benar lupa, maka ingatlah semampumu. Karena Allah SWT tidak pernah membebaani hambanya dengan sesuatu yang memberatkan Tapi jangan lantas kamu melupakan hutang puasa kamu, ya!

4. Mengganti puasa sewajarnya

tips membayar utang puasa

Banyak orang yang menganggap jika menbayar utang puasa haruslah berturut-turut. Padahal ini merupakan sesuatu yang salah. Mengganti puasa bisa dengan meloncati hari yang satu dengan hari yang lainnya. Tak harus dipaksakan saat kamu tidak memungkinkan untuk berpuasa.

5. Sebaiknya tidak digabung dengan niat yang lain

tips membayar utang puasa

Ada beberapa orang yang meniatkan mengganti pausanya dnegan niat berpuasa sunnah juga. Hal ini sebenarnya tidak diperbolehkan. Misalnya melakukan puasa sunnah Senin-Kamis, maka diperbolehkan mengganti utang puasa di hari yang sama dengan catatan benar-benar meniatkan puasa yang dilakukannya dengan niat mengganti puasa, bukan menggabungkan puasa sunnah dan puasa wajib.

6. Bertaubat

tips membayar utang puasa

Tanpa disadari, mengulur-ulur waktu puasa merupakan bisikan setan. Maka hal ini perlu kamu hindari. Memohon ampunan kepada Allah agar dihindarkan dari sifat sia-sia ini. Jika memang utang puasa Ramdhan tahun lalu belum lunas, maka lunasilah utang puasa tersebut setelah Ramadhan tahun ini berakhir.

Bagaimana dengan utang puasa kamu pada Ramadhan tahun lalu?

“Yuk langsung belanja untuk persiapan puasa di ecommerce kesayangan lewat ShopBack dan dapatkan cashback terbaik saat Promo Ramadhan 2019 ini.”

Featured image: Unsplash/Deddy Yoga Pratama