Kendaraan pribadi sudah menjadi kebutuhan masyararakat, terutama di kota-kota besar. Namun, meski demikian, kendaraan pribadi bukanlah kebutuhan utama. Persaingan pelaku industri otomotif membuat masing-masing berjuang memenangkan hati konsumen dengan banyak varian model dan harga.

Waktu penawaran DP murah

Yang paling utama adalah iming-iming mendapatkan mobil dengan cara mudah, yaitu dengan kredit. Secara umum, ada dua moment mendapatkan mobil dengan DP murah, yaitu pada saat bulan puasa atau di akhir tahun.

Pada bulan puasa, ada banyak dealer mobil menawarkan pembiayaan kepemilikan mobil dengan uang muka rendah. Biasanya, calon konsumen diarahkan ke kebutuhan kendaraan untuk pulang kampung. Sedangkan di akhir tahun, industri mobil, leasing, dan dealer ramai-ramai bersaing untuk mendapatkan omzet penjualan maksimal selama satu tahun.

Di penhujung tahun ada banyak penawaran bagus dan menarik, mulai dari fasilitas asuransi, aksesoris mobil, dan sejumlah “gimmick” lainnya agar calon konsumen terbujuk untuk membeli mobil tawarannya tersebut.

Persoalannya, di kota-kota besar seperti Jakarta, populasi kendaraan sudah sangat tinggi, mulai dari kendaraan pribadi, kendaraan umum, kendaraan dinas sampai kendaraan perusahaan. Sedangkan, perluasan jalan secara horizontal sudah sangat sulit, kecuali dengan cara perluasan vertikal (jalan layang). Tak heran bila pemerintah menyarankan pengguna transportasi harian menggunakan kendaraan umum untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.

Sudah tepatkah kebutuhannya?

Lalu, bagaimana dengan keinginan untuk membeli mobil pribadi, sudah tepatkah? Tentu jawabannya tepat, namun sebaiknya pertimbangkan lagi dengan kebutuhannya, apakah harus ada atau hanya untuk menambah aset keluarga dan hanya digunakan sekali-kali saat bersama keluarga? Kalau hanya untuk transportasi di akhir pekan, rasanya bisa menggunakan transportasi online, lebih efisien dan murah. Sedangkan untuk menambah aset, ada instrumen investasi lain yang lebih menguntungkan dibandingkan mobil.

tahukah kamu?

Tips sebelum membeli mobil

  1. Hal pertama yang sebaiknya dipikirkan sebelum membeli mobil adalah membuat skala prioritas, apakah penting sekali, penting, atau bahkan tidak penting? Setelah itu, buatlah alasan pemilihannya yang sebaiknya sambil berdiskusi dengan pasangan mengenai jawaban dan alasannya.
  2. Setelah itu, jangan lupa untuk mengecek kesehatan keuangan pribadi, terutama untuk kamu yang ingin kredit mobil karena pembelian lewat kredit pasti menimbulkan “cost center” baru dalam keuangan.
  3. Pikirkan juga mengenai efisiensi biaya harian. Berkendara dengan mobil pribadi pasti membutuhkan biaya tambahan, seperti bensin dengan volume tinggi, biaya parkir, tol, dan juga servis rutin. Kecuali, kalau kamu membeli mobil baru untuk investasi seperti disewakan atau dijadikan taksi online.
  4. Selain itu, kenyamanan juga perlu diperhatikan. Mengendarai mobil sendiri cenderung lebih melelahkan untuk kamu yang berkerja kantoran. Setelah konsentrasi kerja di kantor, masih harus berkonsentrasi di jalan yang penuh kemacetan. Pasti menguras energi lebih.
  5. Terakhir, cobalah pikirkan alternatif transportasi. Pikirkan opsi lain selain membeli mobil pribadi, misalnya kendaraan lain yang bisa digunakan selain kendaraan umum. Hadirnya layanan taksi online adalah salah satu opsi menarik untuk dipertimbangkan.

Memiliki mobil pribadi merupakan kebanggaan tersendiri bagi keluarga. Sebagian orang masih menganggap bahwa mobil adalah indikator kemakmuran keluarga. Padalah, memiliki mobil artinya harus menyiapkan diri secara ekonomi untuk mengalami kerugian, sebab harga mobil bekas (second) pasti akan turun jauh nilainya dibandingkan saat membeli. Berbeda dengan aset properti yang cenderung selalu naik setiap tahunnya, sehingga properti adalah salah satu instrumen investasi kebanyakan orang.

Memiliki mobil pribadi cenderung menambah pengeluaran rutin yang sebenarnya bisa dihemat untuk biaya-biaya lain yang lebih prioritas, seperti kesehatan, properti dan dana pendidikan anak-anak. Tidak ada salahnya memiliki mobil pribadi, namun sebaiknya memiliki alasanya tepat dan tidak membebani keuangan sendiri.

All images: pexels.com

Editor: Neschya Hertian

Join Sekarang di Komunitas ShopBack!

Promo Terbaru yang Pasti Kamu Suka!

Barang-Barang Serba Lima Ribu!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!