Pasti banyak kan diantara kamu yang seringkali merasa mengantuk padahal sudah tidur dalam waktu yang lama? Atau merasa kesulitan dalam menurunkan berat badan yang naik tanpa sebab? Yup, mungkin kedua hal ini merupakan gejala dari penyakit Hypothyroidism atau kerusakan pada kelenjar tiroid.

Kerusakan ini terjadi karena kelenjar tidak lagi memproduksi hormon tiroid dalam jumlah normal, padahal tiroid merupakan bagian yang sangat penting dari rangkaian sistem jaringan tubuh. Jika kelenjar tidak menghasilkan tiroid dalam jumlah yang mencukupi, maka hal ini akan berpengaruh besar pada kondisi tubuh kamu. Meskipun gejala yang terjadi akan berbeda pada tiap orang, tapi beberapa gejala yang sering timbul adalah rasa kantuk yang selalu hadir dan juga kesulitan dalam menurunkan berat badan.

Biasanya, hal ini lebih banyak dialami oleh kaum wanita dan kebanyakan dari mereka tidak menyadarinya. Tapi tenang guys, penyakit seperti ini bisa diobati apabila penderita melakuakn pemeriksaan kesehatan dengan segera. Untuk dapat mengidentifikasi gejala ini, langkah awal yang bisa kamu lakukan adalah memeriksa apakah terdapat benjolan yang terletak di leher bagian bawah. Selain itu, yuk simak beberapa gejala lain yang mungkin timbul akibat hypothyroidism berikut ini.

1. Selalu merasa lelah dan mengantuk

penyebab selalu mengantuk

Pernahkah kamu masih saja merasa ngantuk, lemas, dan lelah padahal sudah tidur semalaman penuh? Kondisi seperti ini mungkin saja berkaitan dengan banyak permasalahan medis, terutama hypothyroidism. Gejala ini akan kamu alami karena sedikitnya hormon tiroid yang mengalir dalam darah, sehingga sel tubuh tidak berfungsi dan mengakibatkan tubuh terasa lesu. Kondisi seperti inilah yang akhirnya dijadikan alasan bagi kita untuk tidak berolahraga karena kurangnya energi. Padahal, dengan meningkatkan aktivitas fisik dari kegiatan olahraga inilah justru merupakan cara untuk mengatasi rasa lelah dan meningkatkan tingkat energi.

2. Mengalami kenaikan berat badan meski mengonsumsi makanan sehat

penyebab berat badan naik

Awalnya kamu mengonsumsi makanan sehat dengan tujuan untuk menjaga pola makan dan sebagai usaha untuk menurunkan berat badan. Tapi setelah dilakukan secara rutin, justru berat badan semakin naik tanpa sebab yang jelas. Nah, kalau sudah begini kasusnya, kamu bisa saja terserang penyakit hypothyroidism yang mempengaruhi gerak metabolisme tubuh. Penderita hypothyroidism cenderung memilliki proses metabolisme yang sangat lambat, sehingga makanan yang dikonsumsi bisa saja hanya berubah menjadi lemak atau cairan. Maka, serajin apapun olahraga dan sesehat apapun pola makan seseorang dengan hypothyroidism, kenaikan berat badan ini tetap sulit untuk dihindari karena berat badan yang berlebih ini berasal dari akumulasi air dan garam, dibandingkan lemak.

3. Mudah lupa

penyebab orang mudah lupa

Gejala selanjutnya yang mungkin saja kamu alami adalah mudah lupa terhadap suatu hal. Misalnya saja, ada kegiatan yang harus kamu lakukan hari ini, namun kamu lupa apa kegiatan tersebut. Memang sih, hal ini bisa saja disebabkan karena kurangnya waktu tidur, stres, dan penuaan. Tapi, secara keseluruhan hal ini bisa juga disebabkan karena fungsi kognitif kamu semakin berkurang karena kurangnya produksi hormon tiroid dalam tubuh, yang pada akhirnya membuatmu mudah lupa dan kinerja otak juga menjadi lebih lambat. Maka, ada baiknya juga untuk menghindari makanan asin dan berlemak ya agar kinerja otak tidak semakin menurun.

Baca juga: 7 Tips Jitu Menghilangkan Lipatan Pada Perut. Mau Coba?

4. Tingginya kadar kolesterol

tingginya kadar kolesterol

Tingginya kadar kolesterol dalam tubuh juga merupakan salah satu ciri yang tertera pada penderita hypothyroidism. Untuk mengatasinya, cobalah untuk mengonsumsi overnight oats atau oats dicampur susu yang kemudian didiamkan selama satu malam dalam kulkas untuk dikonsumsi keesokan harinya.

5. Kurang bergairah dan menurunnya aktivitas seksual

penyebab selalu merasa ngantuk

Kurangnya produksi hormon tiroid juga berpengaruh pada aktivitas seksual seseorang. Hal ini dikarenakan kelenjar adrenalin dalam tubuh tidak bekerja dengan baik, sehingga hormon testosteron mengalami penurunan. Inilah yang akhirnya membuat seseorang dengan keluhan hypothyroidism merasa kurang tertarik untuk berhubungan seksual.

6. Mood menurun

penyebab selalu merasa ngantuk

Hypothyroidism juga menyebabkan mood seseorang menurun drastis. Mood yang menurun ini disertai juga dengan gejala lainnya, seperti rasa lelah, letih, lesu, otot sakit, dan rasa kantuk yang melanda secara terus menerus.

7. Kulit kering

penyebab selalu merasa ngantuk

Hypothyroidism juga bisa dilihat dari kondisi kulit tubuh yang lebih mudah kering dan sensitif. Perubahan tekstur dan penampakan kulit ini disebabkan oleh adanya sirkulasi yang menurun yang merupakan dampak dari rendahnya fungsi hormon tiroid. Pada akhirnya, hal ini akan membuat kulitmu terlihat berkerut, keriputt, dan pecah-pecah. Lambatnya proses metabolisme akibat rendahnya kadar hormon tiroid juga dapat mengurangi produksi keringat. Kalau sudah begini, kulit dapat menjadi kering dengan lebih cepat.

8. Badan terasa sakit dan mudah kedinginan

badan pegal dan mudah kedinginan

Gejala lainnya adalah badan atau otot tubuh yang terasa sakit dan mudah lelah serta mudah kedinginan. Misalnya saja setelah berolahraga, otot tubuh biasanya akan terasa pegal, namun jika rasa pegal ini tetap bertahan hingga berhari-hari, besar kemungkinan kalau kamu terserang hypothyroidism. Kurangnya produksi kelenjar tiroid juga akan membuat seseorang akan terus merasa kedinginan meskipun dalam suhu ruangan.

Mau mencoba hidup sehat dan mengonsumsi makanan sehat? Yuk, beli aneka produk kesehatan di Lemonilo melalui ShopBack! Dapatkan cashback dan nikmati juga promo dari kami ya, ShopBackers!

All images: Pexels