Berbuka puasa memang paling nikmat berbuka dengan sesuatu yang manis. Apalagi iklan sirup di televisi semakin menggoyahkan iman. Tujuan mengonsumsi minuman manis saat berbuka puasa adalah untuk menaikkan kadar gula darah yang hilang setelah seharian berpuasa. Untuk menaikkan gula darah, kurma merupakan makanan terbaik hingga saat ini.

Namun tak selamanya segala sesuatu yang manis juga baik untuk berbuka. Minuman manis yang selama ini banyak disarankan justru berbahaya bagi tubuh. Seperti beberapa minuman berikut yang justru tidak disarankan untuk dikonsumsi ketika berbuka puasa. Wah, kenapa ya?

1. Es teh manis

Minuman Buka Puasa yang Praktis
Image: Youtube/ HowToBasic

Minuman ini banyak menjadi incaran semua orang. Selain rasanya yang nikmat, es teh manis juga mudah untuk dibuat. Tapi tahukah kamu jika es teh manis hanya mengandung sukrosa? Padahal tubuh kita membutuhkan fruktosa dan glukosa juga setelah seharian berpuasa agar gula darah menjadi stabil.

Mengonsumsi es teh manis setelah makan juga tak baik bagi tubuh. Sebab teh bisa menyerap kandungan magensium dalam tubuh. Tak heran jika kamu mudah terserang anemia. Pasti kamu gak mau kan saat puasa malah terserang anemia?

2. Susu full cream

Minuman Buka Puasa yang Praktis
Image: Little Farms

Susu full cream memang minuman kaya akan kalsium dan menyehatkan. Namun sebaiknya kamu tak mengonsumsi minuman ini saat berbuka. Kandungan lemak dalam susu full cream membuat kerja lambung terasa berat.

Kondisi lambung yang belum stabil membuat susu full cream sulit dicerna Sehingga bisa menyebabkan perut kembung dan mudah buang angin. Untuk mengonsumsi susu fullcream, kamu bisa meminumnya satu hingga dua jam setelah berbuka. Pada kondisi ini lambung sudah dalam kondisi stabil.

Baca juga: 10 Menu Buka Puasa Tradisional Khas Indonesia yang Unik

3. Minuman berkarbonasi

Minuman Buka Puasa yang Praktis
Image: Macaro

Terlihat menyegarkan, faktanya minuman berkarbonasi justru menyiksa pencernaan kamu. Kandungan gula dan gas yang tinggi di minuman berkarbonasi membuat lambung mengalami radang. Kedua kandungan tersebut jika di konsumsi dalam jangka panjang bisa menginfeksi lambung.

Kandungan karbon juga memang membuat tenggoraknmu segar seketika. Namun mudah juga membuat tubuh dehidrasi. Konsumsi minuman berkarbonasi juga bisa mengacaukan sistem tubuhmu. Maka jangan heran jika tubuhmu mudah lemas karena minum minuman bersoda setelah berbuka puasa.

4. Kopi

Minuman Buka Puasa yang Praktis
Image: Forbes

Kondisi lambung yang membutuhkan adaptasi setelah seharian berpuasa membuat kopi tergolong minuman yang tidak layak dikonsumsi. Kafein yang ada di dalam kopi dapat melukai dan merusak mukosa lambung. Akibatnya minum kopi bisa merangsang asam lambung.

Apalagi jika kamu tergolong orang yang memiliki penyakit maag. Jauhi kopi saat berbuka puasa. Jika kamu memang ingin meminum kopi, setelah shalat tarawih merupakan waktu yang pas karena dalam kondisi ini lambung sudah dalam keadaan stabil.

5. Air es

Minuman Buka Puasa yang Praktis
Image: Dr. OZ

Air merupakan komponen penting yang dibutuhkan tubuh untuk mengatasi dehidrasi. Mengonsumsi air putih mampu mengembalikan ion yang telah hilang seharian. Namun berbeda halnya dengan air es. Air es hanya akan membuat dahaga kamu hilang dalam sesaat. Setelahnya, kamu akan haus kembali.

Minuman yang terlalu dingin akan membuat kerja lambung lambat karena harus menyesuaikan dengan suhu tubuh. Terlebih lagi, perut telah lama tidak terisi makanan ataupun minuman saat puasa. Lambung pasti akan kaget ketika menerima air es. Hal itu bisa mengakibatkan perut terasa kembung atau penuh. Untuk berbuka puasa, sebaiknya dahulukan minum air putih yang tidak dingin.

Itulah minuman yang terlihat nikmat dan menyegarkan namun tak baik bagi tubuh. Jangan sampai hanya terlihat menyegarkan, kamu malah minum sembarangan. Hindari minuman tersebut agar puasa kamu lancar ya!

 

“Yuk langsung belanja untuk persiapan mudik di ecommerce kesayangan lewat ShopBack dan dapatkan cashback terbaik saat Promo Ramadhan 2019 ini.”