Bangsa ini tidak boleh lupa bagaimana negara bernama NKRI lahir. 17 Agustus 1945 adalah peristiwa terbesar dalam sejarah bangsa Indonesia. Bagaimana tidak, pendiri bangsa ini dengan berani dan tulusnya memproklamirkan kemerdekaannya di tengah dunia yang berkecamuk dan dalam kondisi yang masih terjajah. Apa saja hal yang harus diketahui tentang peristiwa kemerdekaan 17 Agustus 1945? Yuk simak ulasan mengapa kita harus merayakan peristiwa terbesar dalam sejarah Indonesia.

Perang Dunia II

Image: www.history.com

Menjelang peristiwa 17 Agustus 1945, kondisi dunia masih berada dalam situasi perang terbesar sepanjang sejarah dunia. Kekuatan Nazi di Eropa memang sudah ditaklukkan oleh kekuatan sekutu, namun kekuatan sentral di Asia masih dipegang oleh Jepang. Sumpah setia sampai mati terhadap kaisar masih dipegang teguh serdadu Jepang. Kesetiaan ini membuat AS kewalahan menghadapi Jepang sebab serdadu Jepang lebih memilih bunuh diri daripada menyerah. Akhirnya AS memilih solusi menjatuhkan bom atom yang sangat merusak untuk mengakhiri perang. Bom tersebut meluluhlantahkan dua kota besar di Jepang, Hirosima dan Nagasaki. Jepang pun menyerah terhadap sekutu namun tetap merahasiakan kondisi ini di Indonesia.

Janji Kemerdekaan

Image: Bintang.com

Ketika awalnya Jepang masuk ke Indonesia, negara matahari terbit ini mensiasati dengan menjanjikan janji surgawi bernama kemerdekaan terhadap bangsa Indonesia. Berawal dengan gerakan Tiga A (Jepang Pemimpin Asia, Jepang Pelindung Asia, Jepang Cahaya Asia), Jepang mencoba membuai pemimpin-pemimpin pejuang bangsa Indonesia untuk membantu Jepang memenangkan perang dunia II. Bangsa ini pun dijajah dengan sangat kejam tetapi menjanjikan kemerdekaan nantinya.

Spesial Buat Kamu!

Lantas apa yang terjadi? Apakah bangsa ini mengharapkan kemerdekaan pemberian bangsa lain? Fakta sejarahnya tidak. Bangsa ini memproklamirkan kemerdekaannya sendiri dengan perjuangan meski berada dalam hegemoni Jepang.

Peristiwa Rengasdengklok

kemerdekaan
Image: Wikipedia

Peristiwa Rengasdengklok dilatar belakangi adanya perbedaan pendapat antara golongan tua dengan golongan muda. Golongan tua seperti Ir. Soekarno dan Moh. Hatta menginginkan bahwa proklamasi didiskusikan terlebih dahulu dengan PPKI sedangkan golongan muda memaksa supaya cepat-cepat diumumkan kemerdekaan. Di sisi lain golongan muda tidak suka dengan PPKI karena tak ingin  Jepang ikut campur tangan.

Kejadian pun berlanjut, Soekarno dan Hatta pun diculik tanggal 16 Agustus 1945 oleh golongan muda lalu dibawa ke Rengasdengklok, kota kecil di provinsi Jawa Barat. Tujuan pertamanya, untuk mencegah terpengaruhnya Soekarno-Hatta terhadap pengaruh Jepang. Tujuan kedua, mendesak kedua tokoh supaya segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia terlepas dari segala ikatan Jepang.

Setelah beradu pendapat, akhirnya golongan tua dan golongan muda sepakat bahwa proklamasi akan dilakukan besoknya tanggal 17 Agustus 1945 di Jakarta.

17 Agustus 1945

kemerdekaan
Image: Brilio

Pagi sekitar pukul 10.00 WIB, Ir Soekarno didampingi Moh. Hatta membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia. Berita pun menyebar ke seluruh penjuru nusantara. Selain itu, proklamasi kemeredekaan pun disebar ke seluruh dunia. Dapat dibayangkan bahwa ancaman kala itu siap datang menghampiri tanah air. Apalagi tentara Jepang masih menguasai Indonesia. Namun di saat bersamaan, perjuangan dan semangat kemerdekaan menggelora di seluruh tanah air. Segala perjuangan yang telah lama dilakukan akhirnya berpuncak pada proklamasi 17 Agustus 1945.

Bangsa ini harus bersyukur atas peristiwa bersejarah ini. Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 bukanlah pemberian bangsa lain, bukan juga hadiah dari sekutu atas kemenangan pada perang dunia II, bukan juga akibat perjuangan satu golongan atau satu kelompok. Tetapi peristiwa 17 Agustus 1945 adalah murni hasil perjuangan bersama segala elemen bangsa Indonesia. Itu sebabnya bhinneka tunggal ika sudah final dan merdeka sudah harga mati.

Tahukah Kamu

Namun diatas semua usaha dan perjuangan bangsa ini, kemerdekaan bangsa Indonesia adalah anugerah dan rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa. Bangsa ini pun mempercayai sepenuhnya ini dan menjadi bangsa yang tidak sombong, tetapi bangga menjadi bangsa Indonesia.

Editor: Sintya W

Featured Image: Wikipedia

Join Sekarang di Komunitas ShopBack!

Promo Terbaru yang Pasti Kamu Suka!

Barang-Barang Serba Lima Ribu!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Facebook Comments