Jika kamu sudah terdaftar sebagai wajib pajak, sudah seharusnya kamu membayar pajak setiap bulannya. Pada dasarnya pajak yang kita setorkan itu berguna untuk kepentingan negara seperti pembangunan jalan dan fasilitas umum lainnya.

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) adalah kamu yang belum menikah dan tidak mempunyai tanggungan, serta berpenghasilan Rp24.300.000 per tahun atau setara Rp2.025.000 per bulan. Jadi kalau penghasilan kalian di atas itu berarti kalian termasuk wajib pajak.

Nah, sebelumnya kamu juga harus mengetahui beberapa jenis pajak penghasilan sehingga kamu dapat menentukan kamu ada dalam kategori apa.

PPH 21

pajak penghasilan
Image: onlinepajak.com

Jika kamu mendapat potongan pajak dari gaji yang diterima tiap bulannya berarti kamu adalah subjek pajak PPH 21. Beberapa kategori yang dikenakan PPh 21 seperti ialah pegawai, bukan pegawai, penerima pensiun maupun pesangon, anggota dewan komisaris, mantan pekerja dan peserta kegiatan.

Lebih jelasnya PPH 21 merupakan pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan dan pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apapun yang sehubungan dengan pekerjaan, atau jabatan, jasa dan kegiatan yang dilakukan oleh orang pribadi subjek pajak dalam negeri.

Tarif PPh 21:

Penghasilan Tarif
sampai Rp50.000.000 5%
Rp50.000.000 – Rp250.000.000 15%
Rp 250.000.000 – Rp500.000.000 25%
diatas Rp500.000.000 30%

Spesial Buat Kamu!

PPH 25

Jenis pajak penghasilan PPH 25 berlaku apabila kamu memperoleh penghasilan lebih dari 1 pemberi kerja atau mempunyai usaha bebas. Selain itu, PPH 25 terjadi apabila pajak yang terutang untuk suatu tahun pajak ternyata lebih besar dari pada kredit pajak,maka kekurangan pajak yang terhutang harus dilunasi sebelum surat pemberitahuan tahunan disampaikan.

Singkatnya, objek pajak PPh 25 merupakan setiap tambahan ekonomis yang diterima atau diperoleh wajib pajak untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan bagi wajib pajak yang bersangkutan. Objek pajak bisa darimana asalnya juga baik yang berasal dari Indonesia maupun di luar Indonesia.

Image: residence.id

Objek pajak PPh 25 dihitung dalam satu tahun sehingga jika dalam satu tahun tersebut wajib pajak mengalami kerugian maka pajaknya akan dikompensasikan dengan penghasilan lainnya, kecuali kerugiannya terjadi di luar negeri. Namun jika ada penghasilan yang dikecualikan atau mempunyai tarif pajak tersendiri maka jika mengalami kerugian tidak dapat dikompensasikan dengan penghasilan lainnya yang memiliki tarif pajak umum.

Untuk itu,  PPh pasal 25 tidak wajib bagi kamu yang hanya mendapat penghasilan dari 1 pemberi kerja, dan pastikan bahwa kita sudah melunasi pajak terhutang.

Pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT)

Setelah mengetahui cara pemenuhan tanggung jawab sebagai wajib pajak, sekarang saatnya mengetahui pembayaran pajak dan setorkan pajak kamu serta laporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Harap diperhatikan, kalau kamu terlambat membayar SPT Tahunan Pribadi kamu akan dikenakan denda.

pajak penghasilan
Image: https://www.online-pajak.com

Kini, Ditjen Pajak telah mengembangkan layanan berbasis computer dalam penghitungan pajak. Dengan metode tersebut, tentu penghitungan pajak bakal lebih cepat dan menghindari kesalahan perhitungan kamu karena sudah menggunakan formula dari Ditjen Pajak sendiri.

Lebih lanjut, layanan pelaporan pajak secara online ini disebut e-filing. Kamu bisa menggunakan layanan tersebut melalui situs Ditjen Pajak (www.pajak.go.id) bagi pajak pribadi. Sebelum mengakses layanan e-filling, kamu perlu memiliki yang namanya electronic filing identification number atau e-Fin. Untuk mendapatkannya,  kamu bisa mendatangi kantor pajak terdekat. Setelah mendapatkan e-Fin, kamu harus melakukan registrasi via website Dijten Pajak. Nantinya, kamu bisa menggunggah SPT elektronik kamu atau mengisi secara manual.

tahukah kamu?

Nah, setelah mengetahui kamu masuk kategori pajak mana, jangan lupa membayar kewajibanmu ya.

Featured image: http://kaltara.prokal.co/

Editor: Nimas Arini

Promo Terbaru yang Pasti Kamu Suka!

Join Sekarang di Komunitas ShopBack!

Barang-Barang Serba Lima Ribu!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!