Ibu hamil dan menyusui memang masih diwajibkan untuk berpuasa. Tapi kembali lagi ke kondisi tubuh masing-masing. Jangan sampai ibadah puasa malah membuatmu susah dan merugikan. I

bu menyusui memang cenderung lebih cepat lapar. Hal ini wajar karena apa yang dikonsumsi akan keluar melalui ASI yang diminum bayi. Menurut Desy Nur Arista, ahli gizi dari katering Slim Gourmet puasa tidak mengurangi produksi ASI dan kualitasnya. Kamu yang harus tetap menyusui selama bulan Ramadhan ini bisa mengikuti 6 tips puasa untuk ibu menyusui berikut ini.

1. Konsultasi pada dokter

tips puasa bagi ibu menyusui

Selalu konsultasikan keadaanmu pada dokter terutama kalau si kecil masih berusia di bawah 6 bulan. Sebenarnya selama si kecil nyaman dan semua kebutuhannya terpenuhi kamu tidak akan mendapatkan masalah yang berarti. Selama si kecil memiliki berat badan yang terus berkembang sesuai usiannya, kamu boleh saja berpuasa.

2. Usahakan memberi ASI saat malam hari

tips puasa bagi ibu menyusui

Walaupun jumlah ASI tidak berkurang tapi tetap saja produksi ASI akan berubah dan mungkin saja berkurang. Biasanya jumlah ASI akan kembali normal setelah berbuka puasa. Hal disebabkan oleh hormon oksitosin. Oleh karena itu sebaiknya kamu mengusahakan memberi ASI di kecil saat malam hari atau menjelang waktu sahur.

Baca juga: Penting! Ini 11 Tips Puasa Bagi Ibu Hamil yang Aman dan Nyaman

3. Pastikan tetap makan 3 kali sehari

tips puasa bagi ibu menyusui

Seperti yang sudah kamu ketahui, ibu menyusui mudah lapar karena asupan gizi yang harus dikonsumsi lebih banyak. Jadi pastikan kamu tetap makan 3 kali sehari seperti biasanya.

Cara mengakalinya adalah makan saat sahur, berbuka puasa, serta menjelang waktu tidur atau setelah shalat tarawih. Jangan lupa untuk memperhatikan asupan gizimu. Konsumsilah 50% karbohidrat, 20% lemak dan 30% protein setiap kali makan agar kamu bisa menghasilkan ASI yang berkualitas.

4. Atur waktu isitirahat

tips puasa bagi ibu menyusui

Berpuasa akan merubah pola jadi sangat memungkinkan kalau kamu akan merasaka rasa lelah yang berlebihan. Untuk ibu menyusui kamu mungkin akan merasa sangat lemah setelah menyusui. Kalau mengalami hal ini jangan lupa untuk beristirahat untuk mengembalikan kondisi psikologis sehingga bisa memproduksi ASI. Jadi cobalah mengatur waktu isirahatmu sehari-hari.

5. Perhatikan jumlah cairan yang kamu konsumsi

tips puasa bagi ibu menyusui

Selama berpuasa cairan tubuh akan berkurang 2-3%, dengan begini sudah otomatis selama puasa kamu akan sedikit dehidrasi. Dehidrasi ini sangat buruk untuk ibu menyusui dan ibu hamil. Kamu yang berpuasa harus benar-benar memperhatikan jumlah cairan yang dikonsumsi. Pastikan kamu tidak mengalami kekurangan cairan.

6. Jika sudah tidak kuat berpuasa lebih baik membatalkan

tips puasa bagi ibu menyusui

Selalu dengarkan alarm di dalam tubuhmu, jika tubuhmu sudah mengisyaratkan lelah atau tidak kuat, segeralah membatalkan puasamu. Jangan keras kepala karena kondisi kondisi ini bisa sangat membahayakan.

Jangan sampai kamu malah jadi jatuh sakit karena berpuasa dan membuat ASI tidak keluar, ya! Kalau sudah begini kan kasihan juga Si Kecil yang akan merasa kelaparan akibat tidak terpenuhi kebutuhan ASInya.

Nah, setelah melihat beberapa penjelasan di atas, sekarang kamu tahu kan kapan waktu seorang wanita boleh diperbolehkan berpuasa setelah melahirkan? Meski berpuasa saat menyusui itu baik-baik saja dan boleh dilakukan, ada baiknya untuk tetap mengonsultasikannya dengan dokter, ya!

Jangan paksa tubuh kamu untuk berpuasa, karena gizi si bayilah yang harus kamu utamakan saat ini agar pertumbuhannya lancar dan kebutuhan gizinya juga tetap terpenuhi. Good luck!

“Yuk langsung belanja untuk persiapan puasa di ecommerce kesayangan

lewat ShopBack dan dapatkan cashback terbaik saat Promo Ramadhan 2019 ini.”

All images: Pexels

Featured image: Freepik