Gunung Sinabung kembali meletus dahsyat dan sempat mengagetkan sebagian besar warga. Gunung api yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara memuntahkan batu dan lahar panas. Erupsi yang terjadi sejak pagi hari tercatat sebagai yang terbesar. Erupsi Gunung Sinabung ini mencapai 5 km dan membuat dua desa gelap gulita. Selain erupsi yang terjadi Senin, 19 Februari 2018 masih ada beberapa fakta Gunung Sinabung yang perlu diketahui.

1. Gunung Sinabung terbentuk 74.000 tahun yang lalu

gunung sinabung
Image: Karo Dunia Maya

Gunung api yang terdapat di provinsi Sumatera Utara ini menjadi salah satu gunung api tua yang aktif di Indonesia. Gunung Sinabung terbentuk 74.000 tahun silam dari fenomena alam letusan Gunung Toba. Letusan dahsyat yang terjadi puluhan ribu ini juga melahirkan gunung api baru yaitu Gunung Sibayak yang jaraknya yang tak terlalu jauh dari Gunung Sinabung.

2. Pernah tercatat sebagai gunung mati

gunung sinabung
Image: DetikNews

Sebelum ditemukan fosil kayu terbakar di tahun 2010 Gunung Sinabung tercatat sebagai gunung mati. Awalnya gunung ini tercatat tak pernah meletus sejak tahun 1600. Namun penemuan kayu yang terbakar di kedalaman 20 meter ini membuktikan kalau Sinabung pernah meletus sekitar 800 tahun lalu. Peristiwa 800 tahun yang lalu ini masih menjadi misteri dan terus diteliti.

3. Gunung api yang meletus dari sisi samping

gunung sinabung
Image: Liputan6

Berbeda dengan gunung api kebanyakan yang meletus dari sisi kawah, Sinabung malah cenderung meletus dari sisi samping. Hal inilah yang dikhawatirkan banyak peneliti karena bisa saja lama kelamaan Gunung Sinabung rata dengan tanah.

4. Mendapat julukan gunung teraktif di Indonesia

gunung sinabung
Image: Phinemo

Julukan ini tak sepenuhnya salah karena terhitung sejak tahun 2010 Gunung Sinabung terbilang cukup aktif. Selama hampir 7 tahun beberapa kali gunung api aktif ini erupsi atau meletus. Pertama kali Gunung Sinabung meletus di tahun 2010 dan berlanjutpada tahun 2013, 2015, 2016, hingga saat ini tahun 2018.

 

5. Gunung yang memiliki periode erupsi sangat lama

gunung sinabung
Image: Tempo

Tidak seperti gunung api biasa yang memiliki rentang erupsi terbilang cepat. Gunung Sinabung memiliki periode erupsi sangat lama hingga tahunan. Karakteristik Gunung Sinabung ini juga ditemukan di Gunung Unzen yang berada di Jepang. Sejak terjadi erupsi Desember 2017 Gunung Sinabung masih terlihat aktif. Hingga akhirnya terjadi erupsi besar di Februari 2018.

Baca juga: 40 Tempat Wisata di Medan yang Wajib Dikunjungi

6. Paling banyak memakan korban

gunung sinabung
Image: JNPPN

Erupsi yang berlangsung sangat lama ini menyebabkakn kerusakan yang parah di sekitar Gunung Sinabung. Bukan hanya kerusakan saja, meletusnya Gunung Sinabung ini juga memakan banyak korban jiwa. Bahkan jika dibandingkan erupsi Gunung Sinabung lebih banyak memakan korban dibandingkan saat erupsi Gunung Bromo, Galunggung, dan Agung.

Gunung Sinabung yang meletus dahsyat hari ini 19 Februari 2018 ini memang sempat membuat masyarakat sekitar panik. Saat erupsi bukan hanya terjadi hujan abu saja, gempa kurang lebih 607 detik juga terjadi. Sejak pertama kali erupsi di tahun 2010, Gunung Sinabung masih sangat aktif hingga saat ini. Beberapa desa di sekitar Sinabung juga sudah banyak yang diungsikan karena keadaan Sinabung yang tidak menentu.

“Ingin terus update berita soal Erupsi Gunung Sinabung, yuk isi pulsamu di Pulsa by Tokopedia lewat ShopBack dan dapatkan cashback terbaiknya!”

Featured image: ilmugeografi.com

Editor: Nimas Arini