Berbagai suka dan duka telah dilewati demi mengibarkan bendera merah-putih untuk pertama kalinya pada tanggal 17 Agustus 1945 lalu. Kini, Indonesia telah menjadi bangsa yang merdeka, bangsa Indonesia. Tanah di usia yang ke 72 tahun, semoga berbagai doa bisa terkabulkan.

Tetap menjunjung Bhinneka Tunggal Ika

image: rri.co.id

Bhinneka Tunggal Ika, semboyan bangsa Indonesia yang berarti tetap satu, walaupun berbeda suku, agama dan juga budaya.

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keragaman suku, agama dan juga budaya. Dari Sabang sampai Merauke memiliki bahasa, makanan, pakaian, bangunan dan tradisi yang khas sesuai dengan suku dan daerahnya masing-masing yang tentunya memiliki banyak perbedaan. Namun, bukan berarti perbedaan menajdi Indonesia terpecah-pecah, bukan menjadikan Indonesia bermusuhan dan bersitegang antara satu suku atau agama yang satu dengan yang lainnya.

Disaat perbedaan menjadi pemecah, janganlah berfokus pada perbedaan tersebut, namun fokus kepada persamaan sebagai bangsa Indonesia. Jadikanlah perbedaan tersebut sebagai ciri khas unik yang hanya dimiliki oleh bangsa Indonesia. Perbedaan membuat Indonesia unik, karena pada hakikatnya masing-masing individu memiliki warnanya sendiri. Jika warna-warna tersebut digabungkan dengan komposisi yang sesuai, makan akan menghasilkan harmonisasi warna yang sangat indah.

Tentunya, akan terasa bosan bukan jika semua orang itu sama, semua warna itu sama?

Lagipula, pasti sangat menyenangkan ketika memiliki saudara-saudara dari beragam suku dan budaya yang berbeda. Bisa saling mempelajari budaya masing-masing, menyicipi makanan khas masing-masing, dan mempererat hubungan persaudaraan.

Keragaman membuat kita kaya dan bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya karena indahnya keragaman bangsanya.

Tetap bersama melanjutkan perjuangan para pahlawan

image: jakpost.net

Meski Indonesia sudah memasuki usia kepala tujuh, meski sudah merdeka dan memiliki negeri sendiri, namun perjuangan Indonesia pada dasarnya belum usai, masih banyak hal yang harus dibenahi untuk menjadikan Indonesia sebagai negeri yang damai dan indah.

Para pahlawan terdahulu berjuang dengan bambu runcingnya berada di garis terdepan medan pertempuran, berusaha mencegah para bangsa asing yang menjajah tanah ini. Perjuangan bangsa kini tidaklah seperti dahulu yang memakai senjata, perjuangan bangsa kini lebih dari itu, berusaha menghalau para penjajah-penjajah yang berupaya memperdayakan Indonesia dengan cara-cara halusnya hingga kita semakin jauh dari nilai-nilai Pancasila dan semangat nasionalisme.

Namun kini, apa yang bisa kami lakukan untuk tetap mengibarkan bendera merah putih Indonesia?

Bagi pelajar, untuk tetap bisa mengibarkan bendera merah-putih Indonesia bisa dilakukan dengan cara belajar dengan giat agar bisa menjadi pribadi yang cerdas dan bermanfaat bagi bangsa dan negara agar saat terjun ke dunia profesionalisme bisa bekerja dengan jujur demi kemajuan negara.

Untuk masa depan kelak, bisa juga dengan menceritakan kepada anak-anak betapa hebatnya para pahlawan terdahulu, mengajarkan kesenian Indonesia, mencintai lagu-lagu kebangsaan serta menanamkan budi pekerti dan akhlak mulia sebagai bekal di masa depan. Terapkanlah pula nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan seahri-hari, mengemukakan pendapat dengan cara yang santun.

Meski hanya sebagai rakyat biasa yang tidak memiliki harta melimpah ataupun tahta yang tinggi, namun pasti tidak ada yang menginginkan penjajahan terulang kembali dan akan berusaha dengan semaksimal mungkin untuk mengibarkan merah-putih di penjuru Indonesia.

Semoga bendera merah putih selalu berkibar di seluruh pelosok Indonesia

Image: beritadaerah.co.id

Indonesia memiliki ribuan pulau dan di antaranya berbatasan dengan negara-negara tetangga. Beberapa pula tersebut masih tidak bernama dan semoga Indonesia terdiri dari dua tempat terujung, Sabang sampai Merauke. Semoga setiap rakyat Indonesia bisa memberikan perhatian yang adil bagi saudara-saudara yang berada di seluruh Indonesia, khususnya di daerah perbatasan. Berada di perbatasan pastinya memiliki tantangan tersendiri bagi mereka, yakni godaan yang lebih besar dari bangsa asing. Tentunya, kita tidak mau salah satu pulau Indonesia diklaim oleh negara asing, bukan? Oleh sebab itu, semoga Indonesia selalu bisa melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam pembangunan bangsa Indonesia agar tetap bisa menjadi bangsa Indonesia yang utuh.

Semoga kita akan selalu menjadi Indonesia sampai kapanpun dan dimanapun kita berada.

Featured image: beritadaerah.co.id

Editor: Neschya Hertian

Join Sekarang di Komunitas ShopBack!

Promo Terbaru yang Pasti Kamu Suka!

Barang-Barang Serba Lima Ribu!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Facebook Comments