Ketika membaca topik dan artikel ini, apa yang kamu bayangkan? Apakah kamu memang sedang mencari cara resign terbaik? Atau sedang membaca artikel lainnya kemudian terpikirkan untuk antisipasi resign dengan cara yang terhormat? Resign memang merupakan keputusan personal, meski demikian kamu tetap harus menentukan cara resign terbaik demiki professionalitasmu lho! Memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan saat ini adalah sebuah keputusan besar, dan pastinya harus dipikirkan secara matang.

Ada banyak banyak alasan kenapa seseorang memilih mundur atau resign dari kerjaannya, tapi apa pun alasannya, yang penting bagaimana kamu bisa melakukan dan melaksanakannya dengan cara yang terhormat. Jangan sampai ketika berhenti kerja malah membuat akhir catatan yang buruk dengan perusahaan saat ini. Bila masih ingin melanjutkan karir kerja di bidang yang sama, hal seperti ini tentu saja bisa mempengaruhi reputasi dalam jangka panjang dan prospek masa depanmu.

Jadi, jika memutuskan untuk berhenti kerja, maka kamu juga harus berpikir tentang bagaimana membuat surat resign secara terhormat, serta bisa tetap menjaga hubungan baik dengan pimpinan dan perusahaan sebelumnya. Yuk, simak 6 cara resign terbaik dan terhormat berikut ini agar tidak salah langkah!

1. Usahakan untuk meninggalkan kesan yang baik

tips resign secara baik-baik

Sebagian orang mengajukan pengunduran diri ketika merasa lelah dan tidak bisa melakukan pekerjaannya lagi. Perasaan lelah ini seringkali menurunkan produktivitas. Meskipun hal ini adalah sebuah perasaan yang bisa dipahami, kamu harus melakukan segala yang kamu bisa untuk berusaha mengerjakan proyek terakhir semaksimal mungkin. Kamu menginginkan rekomendasi dari atasanmu nantinya, atau kamu mungkin akan bekerja sama dengannya lagi. Hal yang paling baik adalah jika kamu bisa dikenang sebagai pekerja keras yang mencurahkan segalanya selama bekerja.

Kenalilah segala jenis tunjangan yang memenuhi syarat untuk kamu. Jika kamu akan diberhentikan, kamu mungkin mendapat pesangon atau pilihan untuk mengambil tunjangan bagi orang yang belum bekerja (unemployment benefit– tunjangan yang disediakan negara-negara seperti Amerika Serikat). Hal ini sangat berguna jika kamu belum mendapat pekerjaan baru. Mengundurkan diri dari sebuah posisi pekerjaan akan membuat kamu tidak mendapatkan apa-apa. Kamu mungkin lebih baik menerima tunjangan-tunjangan ini sambil mencari pekerjaan lain.

2. Berikan pemberitahuan

cara menulis surat resign

Jika kamu ingin mengundurkan diri dalam kondisi yang baik dan memungkinkan, jangan biarkan atasanmu kesulitan dan bersusah payah untuk mengisi posisimu. Berikan pemberitahuan setidaknya dua minggu sebelumnya (atau waktu pemberitahuan minimal yang ditentukan dalam surat kontrak kerja jika bisa digunakan) sehingga atasan kamu dapat menyiapkan karyawan lain untuk menggantikan posisi kamu atau memiliki waktu untuk mengurus penggantian karyawan.

Meskipun kontrak kerja kamu tidak menetapkan waktu pemberitahuan pengunduran diri, kamu harus mengajukan pemberitahuan sekitar 2-3 minggu sebagai bentuk sopan santun pada atasanmu. Jika kurang dari dua minggu, atasan kamu mungkin tidak memiliki pengganti yang memadai. Jika lebih dari tiga minggu atasan akan bertanya-tanya mengapa masih ada di kantor.

3. Berbicara jujur dengan atasan terlebih dahulu

cara resign dengan baik

Kebanyakan karyawan ketika memutuskan ingin berhenti kerja merasa takut untuk mengutarakan langsung dengan pimpinannya, padahal ini merupakan sesuatu yang paling penting dilakukan. Ketika kamu bertekad pada keputusan untuk berhenti kerja, pastikan untuk memberitahu pimpinan tentang niat kamu sebelum orang lain tahu. Sebaiknya lakukan secara pribadi seperti bicara dan masuk ke ruangannya, kecuali jika benar-benar mustahil, mungkin bisa lewat email. Jujurlah ​​tentang alasanmu mengundurkan diri. Jangan sampai berbohong atau menutupinya. Dengan cara ini bos mu akan menghargai kejujuran lebih dari yang kamu pikirkan.

Baca juga: Resign dan Cari Perusahaan Lain Jika Mengalami 7 Budaya Perusahaan Ini!

4. Jangan umumkan pada banyak orang

tips resign

Kamu pasti memiliki teman-teman di kantor, sebaiknya jangan umumkan ke semua orang kalau kamu ingin berhenti kerja sebelum benar-benar resmi. Bisa saja apa yang kamu sampaikan cepat tersebar dan beda versi ceritanya. Jangan sampai juga menceritakan ke rekan kerja bagaimana reaksi pimpinan saat kamu memutuskan berhenti kerja. Satu lagi hindari menceritakan versi berbeda kenapa kamu berhenti kerja ke setiap orang, karena jika bos tahu, maka kamu akan berada dalam masalah besar.

“Berencana untuk resign? Yuk, beli produk melalui ShopBack untuk kamu berikan kepada kantor sebagai kenang-kenangan! Dapatkan cashback dan nikmati juga promo serba Rp 5.000 dari kami, ya! Klik di sini untuk mendapatkan promonya”

5. Selesaikan pekerjaan atau kewajiban yang belum selesai

tips resign dari pekerjaan

Ini adalah hal yang baik dan bijaksana untuk dilakukan. Atasan dan rekan kerja kamu pasti menghargainya. Selesaikan pekerjaan yang kamu tangani dan siapkan panduan bagi orang yang akan mengisi posisi. Pertimbangkan untuk membuat berkas yang menjelaskan proyek-proyek jangka panjang dan hal-hal penting lain yang harus dikerjakan yang mungkin perlu diketahui oleh penggantimu. Pastikan semua berkas disimpan berurutan, diberi label, dan mudah ditemukan. Kamu pasti tidak ingin rekan kerja yang kebingungan meneleponmu setelah kamu keluar dari perusahaan karena tidak bisa menemukan salah satu berkas.

Langkah ini sangat penting jika kamu bekerja dalam satu tim. Setelah kamu memberikan pemberitahuan dua minggu sebelumnya, diskusikan dengan tim kamu, siapa saja yang akan melakukan tugas-tugas tertentu sampai ada pengganti untukmu.

6. Sampaikan penghargaanmu

tips resign dengan baik

Tidak peduli apa alasan kamu untuk berhenti kerja, dan seberapa banyak kemungkinan suka atau tidak suka pada atasan, yang seharusnya kamu lakukan adalah mengucapkan terima kasih untuk semua pengalaman dan peluang yang telah diberikan selama kamu bekerja. Karena apa pun bisa terjadi di waktu yang akan datang. Kamu juga tidak pernah tahu kapan mungkin harus berinteraksi dengan mereka di masa depan, terutama jika kamu masih bekerja di dalam industri yang sama.​

Jadi, cara resign terbaik ini benar-benar berdampak pada profesionalitasmu dan hubunganmu dengan perusahaan. Ingat ya, kamu perlu menjaga nama baik dirimu dan juga perusahaan yang kamu tinggalkan. Jangan lupa untuk tetap sopan ketika menuturkan alasanmu. Goodluck for your next journey!

“Berencana untuk resign? Yuk, beli produk melalui ShopBack untuk kamu berikan kepada kantor sebagai kenang-kenangan! Dapatkan cashback dan nikmati juga promo serba Rp 5.000 dari kami, ya! Klik di sini untuk mendapatkan promonya”

Editor: Sintya W

All images: pexels.com