Mobuil matic saat ini makin digemari di kalangan masyarakat, pengoperasiannya yang lebih simpel dan mudah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Namun bagi kamu yang terbiasa mengendarai mobil manual pasti akan bingung bagaimana cara mengendarai mobil matic. Karena di sisi pedal pun mobil matic hanya terdapat dua pedal, sedangkan pada mobil bertransmisi manual menggunakan tiga pedal.

Walaupun demikinan ternyata banyak masyarakat, khususnya masyarakat perkotaan yang lebih suka mengendarai mobil matic karena dinilai lebih mudah digunakan untuk kondisi jalan yang macet. Berbeda dengan mobil manual, mobil matic memiliki tuas yang sangat berbeda. Sebelum mengendarai mobil matic, yuk ketahui dulu fungsi tuasnya.

  • P (park/parkir): Tuas P digunakan saat mobil dalam posisi terparkir atau berhenti. Oleh karena itu pastikan tuas persenelling berada pada posisi P saat mobil sedang dalam keadaan berhenti.
  • R (return/mundur): Tuas ini digunakan saat mobil akan berjalan mundur, contohnya saat akan memarkirkan mobil yang memungkinkan mobil melakukan gerakan mundur. Sebelum mobil berjalan mundur, patikan posisis tuas sudah berada dalam posisi R.
  • N (neutral/netral): Tuas N akan sangat dibutuhkan saat berada di jalanan yang macet. Untuk memindahkan tuas pada posisi N sebaiknya dibantu dengan rem tangan agar kendaraan dapat benar-benar berhenti.
  • D (drive/jalan maju): Tuas drive sendiri terdiri dari D1, D2 dan D3. Masing-masing jenis posisi tuas D tersebut memiliki fungsinya masing-masing, diantaranya D2 dan D1 yang digunakan untuk rendah dan sedang serta D3 untuk kecepatan menengah ke atas.
  • L (Low): Posisi tuas L merupakan posisi transmisi terendah. Posisi tuas ini biasanaya digunakan saat mobil melewati tanjakan atau turunan yang curam.

Setelah mengetahui fungsi masing-masing dari tuas-tuas tersebut, berikut ini beberapa tips cara mengendarai mobil matic yang benar.

1. Cara menghidupkan mesin

cara mengendarai mobil matic
Image: The Telegraph

Saat akan menghidupkan mesin mobil bertransmisi matic, maka pastikan sebelumnya bahwa tuas mobil sudah dalam posisi P. Hal ini yang mengindikasikan bahwa mobil dalam kondisi terparkir atau berhenti. Perlu diketahui, bahwa mesin mobil yang menggunakan transmisi matic baru bisa dinyalakan saat posisi tuas berada di posisi P atau N (netral).

2. Penggunaan rem dan gas

cara mengendarai mobil matic
Image: Mobil Update

Saat akan mulai menjalankan mobil, pastikan terlebih dulu bahwa rem juga sudah ditekan. Jika akan menggeser tuas dari posisis P ke R atau N ke D maka sebaiknya tekan sedikit rem dalam penggeseran tuas tersebut. Hal itu berguna untuk menghindari gesekan antara komponen sehingga keausan mesin dapat dinetralisir.

3. Mulai menjalankan mobil

cara mengendarai mobil matic
Image: Metrotv News

Pastikan tuas dalam posisi D (Drive) jika akan berjalan maju atau posisi (Return) jika mobil akan berjalan mundur. berguna untuk berjalan maju sedang kan tuas dalam posisi R (mundur). Jika pertama kali belajar mengendarai mobil matic, sebaiknya jalankan mobil dalam kecepatan sedang, mulai dari 20-30 km/jam untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kemudian jika ingin menambah kecepatan, mulailah dengan menggeser tuas D1 ke D2 atau D3 sesuai dengan kecepatan yang akan dikehendaki. Sedangkan jika akan melewati tanjakan yang tingginya sedang, maka gunakanlah mode D, sedangkan untuk tanjakan yang cukup tinggi maka bisa menggunakan tuas transmisi pada posisi L. Dalam penggeseran tuas tersebut, disarankan untuk menginjak pedal rem yang befungsi agar gesekan antar mesin bisa dinetralisir.

Untuk mengendarai mobil matic dalam kondisi macet juga tergolong lebih mudah dan lebih sederhana dibandingkan mobil manual, hal inilal yang membuat mobil matic menjadi idola masyarakat perkotaan yang terbiasa berkendara dijalanan macet. Mengemudi mobil matic saat macet hanya perlu menahan rem saja untuk membuat mobil berhenti selama beberapa detik.

Sedangkan untuk kondisi jalan menurun, hampir sama dengan mengendarai mobil manual. Namun untuk mobil matic harus dibantu penggunaan rem,L yang lebih banyak, karena jika mobil melaju semakin cepat maka transmisi akan memerintahkan gigi berpindah terus ke gigi yang lebih tinggi sesuai kecepatan kendaraan. Hal tersebut dapat menyebabkan mobil semakin terkendali di turunan.

Itulah beberapa tips cara mengendarai mobil matic yang dapat mempermudah kamu. Perlu diketahui bahwa mengendarai mobil matic sebenarnya gampang-gampang susah, ada yang menganggap lebih mudah mengendarai mobil manual karena telah terbiasa atau pun sebaliknya. Sebaiknya jika belajar mengendarai mobil matic ada baiknya didampingin dengan orang yang berpengalaman.

“Yuk beli aksesoris mobil lewat ShopBack dan dapatkan cashback dan nikmati juga promo serba Rp 5.000 dari kami, ya! Klik di sini untuk mendapatkan promonya”

Editor: Nimas Arini

Featured image: pexels.com