Pajak penghasilan (PPh 21) merupakan kewajiban bagi setiap orang yang sudah berpenghasilan. Tak terkecuali apa pun pekerjaanmu selama mendapat penghasilan di Indonesia. Perbedaannya adalah besaran pajak yang harus dibayar yang jumlahnya berbeda-beda. Nah, bagi yang memiliki hak dan kewajiban sesuai dengan perundang-undangan pajak, disebut dengan istilah wajib pajak atau disingkat WP. Semakin banyak orang  mencari cara membuat NPWP online. Sebenarnya tak sulit daftar NPWP terlebih sekarang kamu bisa daftar NPWP online.

Wajib Pajak harus memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Banyak orang yang belum mengetahui manfaat dari NPWP. Padahal dengan memiliki NPWP akan memudahkan untuk berbagai keperluan terkait dengan keuangan atau perpajakan. Beberapa fungsi NPWP itu diantaranya; Sebagai identitas dari si wajib pajak, sebagai alat dalam administrasi perpajakan, dilampirkan atau dicantumkan dalam setiap dokumen perpajakan berkaitan dengan si wajib pajak dan mewujudkan administrasi perpajakan yang tertib dan rapi.

cara membuat npwp online
Image: infoperbankan.com

Selain itu, fungsi NPWP juga memberikan manfaat kepada wajib pajak yaitu seperti kemudahan dalam membuat pasport, pengajuan kredit bank, pembayaran pajak final seperti PPh, PPN, dan lainnya. Beberapa urusan administrasi lainnya juga akan dimudahkan ketika kamu sudah memiliki NPWP. Manfaat lain yang diperoleh adalah pelayanan dalam bidang perpajakan itu sendiri seperti pengembalian pajak, pengurangan pajak, dan yang paling vital adalah penyetoran dan pelaporan pajak.

Namun, banyak orang yang merasa bahwa mengurus NPWP itu rumit. Padahal pemikiran tersebut salah besar. Untuk mendapatkan NPWP, kamu hanya perlu melakukan beberapa langkah. Dengan fungsi yang sudah kamu ketahui tentu memiliki NPWP menjadi hal penting karena dapat mempermudah dari beberapa aspek yang ada.

Sebelumnya, kamu juga harus memastikan bahwa dirimu masuk dalam kategori yang mana. NPWP membagi kategori pesertanya yakni orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas dan orang pribadi yang melakukan pekerjaan tidak bebas namun memiliki penghasilan di atas PTKP. PTKP merupakan Penghasilan Tidak Kena Pajak. Bagi kamu yang masuk dalam kategori PTKP ini atau dengan kata lain gaji atau penghasilan seseorang dalam 1 tahun tidak melebihi batas Penghasilan Tidak Kena Pajak, maka wajib pajak tersebut tidak wajib untuk membayar pajak penghasilan.

Nah, setelah mengetahui manfaatnya, yuk langsung urus dan daftar NPWP. Namun, kamu harus menyiapkan beberapa berkas. Apa saja ya berkas yang dibutuhkan? Yuk, simak lebih lanjut.

Syarat dan Berkas yang Harus Dilengkapi Saat Daftar  NPWP

Saat ingin membuat dan mendaftar NPWP ada beberapa syarat yang harus kamu penuhi. Terdapat beberapa perbedaan terhadap syarat yang dibutuhkan dalam pembuatan NPWP. Berikut adalah syarat pembuatan NPWP yang harus kamu penuhi.

Wajib Pajak (WP) Pribadi wirausaha atau pekerjaan bebas

Fotokopi KTP (Warga Negara Indonesia/WNI).

Fotokopi paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) (Warga Negara Asing/WNA).

Fotokopi dokumen izin kegiatan usaha yang diterbitkan instansi berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari Pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) minimal setingkat Lurah atau Kepala Desa atau lembar tagihan listrik/bukti pembayaran listrik.

Surat pernyataan di atas materai bahwa WP benar-benar menjalankan usaha atau pekerjaan bebas.

Wajib Pajak (WP) Pribadi yang tidak wirausaha atau pekerjaan bebas

Fotokopi KTP (Warga Negara Indonesia/WNI)

Fotokopi paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) (Warga Negara Asing/WNA).

Wajib Pajak (WP) Pribadi wanita yang sudah menikah ingin terpisah pajak

Fotokopi Kartu NPWP suami.

Fotokopi Kartu Keluarga.

Fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan dan harta atau surat pernyataan menghendaki hak dan kewajiban perpajakan terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami.

Cara Membuat NPWP Online

Setelah mengetahui kamu termasuk Wajib Pajak yang mana, kamu langsung bisa mengurus pembuatan NPWP. Saat ini NPWP juga bisa dibuat secara online, kamu yang ingin membuat NPWP online bisa mengikuti langkah berikut ini.

Cara daftar NPWP Online

Kamu bisa membuat NPWP Pribadi secara online, tentu saja ini akan memudahkanmu sebagai wajib pajak. Selain menghemat waktu, persyaratnnya pun tidak begitu rumit. Berikut penjelasannya.

Cara daftar NPWP Online untuk Pribadi

daftar npwp online
Image: pajakbro.com

Untuk membuat NPWP, kamu bisa memilih lewat cara secara online maupun offline. Kini, Dirjen Pajak telah memperkenalkan cara pendaftaran NPWP melalui internet atau juga dikenal sebagai e-Registration (E-REG DJP).

Cara untuk daftar NPWP online ini tidak susah, kamu bisa langsung mengunjungi situs Dirjen Pajak di alamat www.pajak.go.id atau klik ereg.pajak.go.id/login dan mengakses halaman pendaftaran NPWP online di situs Dirjen Pajak. Kamu bisa langsung masuk ke menu sistem e-Registration.

Silakan mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan akun. Isilah data pendaftaran pengguna dengan benar seperti nama, alamat email, password, dan lainnya.

Lakukan Aktivasi Akun Setelah Daftar NPWP Online

Untuk mengaktivasi akun, kamu bisa langsung membuka kotak masuk (inbox) email dari Dirjen Pajak. Pastikan email yang kamu buka adalah email yang digunakan untuk mendaftar sebelumnya. Ikuti petunjuk yang ada di dalam email tersebut untuk melakukan aktivasi. Langkah ini jangan sampai terlupa pastikan aktivasi setelah daftar NPWP online.

Setelah proses aktivasi berhasil, kamu harus login ke sistem e-Registration dengan memasukkan email dan password akun yang telah dibuat. Setelah login, kamu akan masuk ke halaman Registrasi Data WP untuk memulai proses pembuatan NPWP. Silakan mengisi semua data dengan benar pada formulir yang tersedia. Ikuti semua tahapannya secara teliti. Bila data yang diisi benar, akan muncul surat keterangan terdaftar sementara.

Setelah semua data pada formulir pendaftaran terisi lengkap, pilih tombol daftar untuk mengirim Formulir Registrasi Wajib Pajak secara elektronik ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar. Selanjutnya, kamu harus mencetak dokumen seperti yang tampak pada layar komputer, yaitu Formulir Registrasi Wajib Pajak dan Surat Keterangan Terdaftar Sementara

Setelah Formulir Registrasi Wajib Pajak dicetak dan ditandatangani, kemudian satukan dengan berkas kelengkapan yang telah disiapkan.

Selanjutnya, kamu harus mengirimkan Formulir Registrasi Wajib Pajak, Surat Keterangan Terdaftar Sementara yang sudah ditandatangani, beserta dokumen lainnya ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat kamu sebagai Wajib Pajak terdaftar. Berkas tersebut dapat diserahkan langsung ke KPP atau melalui Pos Tercatat. Perlu diperhatikan,maksimal pengiriman dokumen dilakukan paling lambat 14 hari setelah formulir terkirim secara elektronik. Cara lainnya, kamu dapat scan dokumen kamu mengunggahnya dalam bentuk softfile melalui aplikasi e-Registration tadi.

Ketika semua berkas sudah dikirimkan, kamu dapat memeriksa status pendaftaran NPWP melalui email atau di halaman history pendaftaran dalam aplikasi e-Registration. Jika statusnya disetujui, kartu NPWP kamu akan segera dikirim ke alamat Anda melalui Pos Tercatat. Melakukan daftar NPWP online ini memang akan lebih mudah asalkan kamu sudah melengkapi semua persyaratannya.  Sebaiknya, jika statusnya ditolak, kamu harus memperbaiki beberapa data yang kurang lengkap.

Baca juga: Ini Cara Mudah Daftar BPJS Kesehatan Online dan Penjelasannya

Cara Pembuatan NPWP Pribadi Secara Offline

npwp online
Image: Daftar Tempat Indonesia

Persyaratan dokumen untuk membuat NPWP offline sama halnya dengan membuat NPWP secara online. Kamu bisa melakukan dua metode untuk pendaftaran offline, yaitu mendatangi kantor pelayanan pajak (KPP) dan melalui jasa pos atau ekspedisi.

Untuk cara pertama, kamu dapat langsung datang ke KPP terdekat dari tempat berdomisili dengan membawa berkas persyaratan yang dibutuhkan. Bagi kamu yang memiliki alamat domisilinya berbeda dengan yang tertera di KTP, perlu mempersiapkan surat keterangan tempat tinggal dari kelurahan tempat berdomisili.

Semua dokumen persyaratan difotokopi, kemudian dilengkapi dengan formulir pendaftaran Wajib Pajak yang sudah diisi dengan benar dan lengkap serta ditandatangani. Formulir ini akan kamu peroleh dari petugas pendaftaran di KPP.

Selanjutnya serahkan berkas tersebut  ke petugas pendaftaran. Anda akan mendapatkan tanda terima pendaftaran Wajib Pajak yang menunjukkan bahwa Anda sebagai Wajib Pajak telah melakukan pendaftaran untuk mendapatkan NPWP.

Waktu yang dibutuhkan untuk membuat kartu NPWP tidak lama, hanya satu hari kerja, dan tidak dipungut biaya alias gratis. Kartu NPWP akan dikirim ke alamat Anda melalui Pos Tercatat.

Selanjutnya, cara kedua yang bisa kamu lakukan yaitu mendatangi kantor pos atau jasa ekspedisi terdekat. Kamu cukup mengisi formulir pendaftaran sekaligus mengirimkannya dengan melampiri dokumen persyaratan yang telah disiapkan.

Nah, cukup mudah kan cara membuat NPWP online. Yuk langsung saja daftar NPWP online yang prosesnya lebih mudah dan cepat. Kamu yang sudah mulai bekerja wajib memiliki NPWP jadi nggak ada salahnya untuk segera daftar NPWP online ataupun offline. Yuk, segera urus berkasmu. Semoga berhasil!

“Jangan sampai kamu kehabisan pulsa di tengah jalan, langsung saja isi pulsa di GO-PULSA lewat ShopBack dan dapatkan cashback terbaiknya. Klik di sini!”

Featured image: CNN Indonesia

Editor: Nimas Arini