Kartu Tanda Penduduk atau KTP merupakan salah satu hal yang wajib dimiliki oleh setiap penduduk Indonesia usia 17 tahun keatas. Artinya jika saat ini kamu sudah mencapai usia tersebut, maka suka tidak suka kamu pun harus segera membuat KTP kamu sendiri.

Hal ini bertujuan supaya nantinya kamu bisa lebih mudah dalam mengurus berbagai macam keperluan kamu. Seperti mengurus sejumlah dokumen penting yang berkaitan dengan kependudukan hingga keperluan tertentu yang bersentuhan dengan sistem perbankan.

Lagipula proses membuat KTP zaman sekarang juga sudah sangat mudah kok. Pasalnya dengan adanya kebijakan KTP elektronik alias e-KTP oleh pemerintah, yang didukung dengan sistem informasi yang akurat, terintegrasi, serta aman, kini kamu sebagai masyarakat tidak perlu lagi mengurus perpanjangan KTP setiap beberapa tahun sekali sebagaimana yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya karena sudah berlaku seumur hidup.

Pun sekarang kamu juga tidak perlu lagi membuat KTP baru setiap kali kamu pindah tempat tinggal atau daerah domisili. Sebab mau dimanapun kamu bertempat tinggal, dengan e-KTP, NIK atau Nomor Induk Kependudukan kamu akan selalu sama, tidak berubah dan cuman satu-satunya.

Sehingga sistem ini pun secara otomatis mengurangi kemungkinan seseorang memiliki KTP lebih dari 1 (satu), ganda, bahkan rangkap banyak untuk keperluan yang tidak baik, seperti melakukan tindak kriminal, melakukan kecurangan saat pemilu, hingga berusaha lari dari kejaran polisi.

Nah untuk itu bagi kamu yang belum mengurus KTP, segeralah diurus! Sementara buat kamu yang sudah memilikinya namun belum yakin apakah NIK dalam KTP kamu tersebut sudah terekam di database kependudukan pusat atau belum, maka kamu bisa menempuh 3 (tiga) cara cek ktp online berikut ini:

1. Cek KTP Online lewat Situs Web

Pertama, kamu bisa mengecek status KTP kamu lewat situs web resmi pemerintah daerah atau dinas terkait seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) tingkat Kota/Kabupaten dimana tempat kamu mengurus e-KTP. Apabila kamu berdomisili di Kota Bogor, maka kamu bisa langsung cek ktp kamu via online dengan membuka halaman ini Dinas Dukcapil Kota Bogor.

Setelah itu kamu cukup memasukkan nomor NIK yang ada pada e-KTP kamu ke dalam kolom yang sudah tersedia, lalu klik tombol cek. Tunggu beberapa saat sampai data pribadi e-KTP kamu muncul. Jika tidak, maka itu berarti NIK kamu belum terdaftar dengan sistem e-KTP atau bisa jadi karena ada kesalahan teknis.

Nah buat kamu yang tinggal di daerah dimana Disdukcapilnya belum memiliki situs web resmi seperti halnya Kota Bogor, maka kamu bisa cek NIK kamu dengan mengakses halaman http://dukcapil.kemendagri.go.id/ceknik, kemudian masukkan NIK e-ktp kamu pada kolom yang tersedia lalu klik cek.

2. Cek KTP Online lewat Card Reader

Kedua, kamu juga bisa mengecek e-KTP kamu dengan cara menggunakan alat berupa card reader. Nah alat ini nantinya akan membaca chip yang ada di dalam e-KTP kamu dengan cepat sehingga pengecekan data e-KTP pun menjadi mudah.

Cara ini juga bisa dibilang sangat praktis karena kamu tidak perlu menggunakan komputer atu PC lagi untuk melakukan pengecekan. Namun kekurangan dari metode ini ialah pada alat itu sendiri yang mana hanya terdapat dan digunakan pada instansi terkait saja seperti kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Alhasil, suka tidak suka kamu pun harus mendatangi kantor tersebut bila ingin melakukan pengecekan.

3. Cek KTP Online lewat Aplikasi

Cara terakhir yang bisa kamu tempuh untuk mengecek data e-KTP kamu adalah dengan mengecek melalui aplikasi yang bisa didownload secara gratis di Google Play dan App Store. Setelah download dan install aplikasi tersebut, maka kamu pun bisa langsung memasukkan nomor NIK e-KTP kamu pada kolom yang disediakan lalu klik cek. Tunggu beberapa detik sampai data lengkap identitas kamu ditampilkan.

Catatan: Berhubung sejauh ini pemerintah belum menyediakan aplikasi khusus untuk mengecek data e-KTP, maka kamu pun disarankan untuk lebih berhati-hati lagi dalam memilih aplikasi yang akan digunakan.

Disamping kamu boleh melakukan cek KTP secara online, ternyata di beberapa daerah kamu juga bisa mengecek status KTP kamu melalui SMS lho. Contohnya seperti di Kota Depok. Bagi penduduk Depok yang ingin mengecek status e-KTPnya, maka dia bisa langsung mengirimkan SMS dengan format NIK#Nomor NIK (contoh: NIK#1301014515970003), lalu kirim ke nomor layanan SMS Gateway Disdukcapil Depok, yaitu 0821-1101-4433.

Setelah itu mereka nantinya akan menerima balasan SMS berisi informasi kependudukan dengan keterangan seperti berikut ini:

  • Tidak ada status, maksudnya biodata kamu sudah terdaftar di SIAK Disdukcapil tapi belum melakukan perekaman data KTP elektronik.
  • Terima Kasih telah Merekam e-KTP, maksudnya kamu sudah melakukan perekaman data KTP elektronik (e-KTP).
  • Data Teridentifikasi Ganda, maksudnya data pribadi kamu telah tercantum pada lebih dari satu NIK. Kalau terjadi seperti ini kamu harus segera melapor ke kantor Disdukcapil.
  • Siap Cetak, maksudnya data hasil perekaman e-KTP akan segera dicetak setelah usai menjalani tahap Ajudicated.
  • Sudah dicetak, maksudnya kartu e-KTP kamu sudah diprint/dicetak.

Cara Mengurus e-KTP

Buat kamu yang sudah berusia minimal 17 tahun dan ingin segera memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sendiri, maka kamu bisa langsung mengurusnya dengan mudah kok dan cepat pula. Tidak sampai berminggu-minggu. Caranya adalah cukup dengan melakukan perekaman data e-KTP di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) daerah tempat tinggal kamu. Sementara untuk dokumen persyaratan yang harus kamu bawa pun cuman satu yaitu fotokopi Kartu Keluarga (KK) saja. Mudah banget kan?

Nantinya setelah kamu selesai melakukan perekaman data dan e-KTP kamu juga sudah jadi, maka kamu bisa melihat disitu ada 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) kamu yang tercetak dengan jelas. Enam belas (16) digit angka pada NIK ini adalah tunggal, khas, unik, dan tidak mungkin sama dengan orang lain. Karena pada sistem e-KTP, NIK ini akan melekat pada individu yang sudah terdaftar sebagai salah satu penduduk di Indonesia dan akan berlaku selamanya seumur hidup.

Nah jika kamu ingin mengetahui bagaimana cara pemerintah menentukan NIK kamu itu, maka jawabannya adalah sederhana saja – itu tidak lain hanyalah gabungan dari kode-kode tertentu, tanggal lahir, hingga nomor register kependudukan. Artinya bila kamu kembali mengubah 16 digit angka NIK tersebut ke dalam bentuk mentahnya, maka dia pasti bakalan terlihat seperti ini: ABCDEF-DDMMYY-9999 (misalnya), dengan keterangan sebagai berikut:

 

ABKode Provinsi
CD Kode Kabupaten/Kota
EF Kode Kecamatan
DD Tanggal Lahir
MM Bulan Lahir
YY Tahun lahir
9999Nomor register kependudukan

Catatan: khusus untuk kamu dengan jenis kelamin perempuan, pada bagian DD alias tanggal lahir kamu itu aturannya harus ditambahkan dengan angka 40 terlebih dahulu. Sementara untuk laki-laki tidak perlu.

Contoh untuk perempuan yang lahir pada tanggal 5 (lima), NIK-nya tidak mungkin seperti ini 1301010515970003 (misalnya) melainkan harus seperti ini 1301014515970003 (misalnya). Alias tanggal lahirnya ditambahkan dengan 40 dulu, baru bisa ditaruh pada NIK.

Baca juga: 14 Syarat Nikah di KUA Terbaru 2019 yang Perlu Kamu Ketahui

Kesimpulan

Demikianlah tadi penjelasan cara mudah dan praktis cek data KTP kamu secara online. Ingat, sekali lagi buat kamu yang sudah cukup umur (minimal 17 tahun), sebaiknya segeralah melakukan perekaman data untuk memperoleh e-KTP kamu sendiri. Tujuannya agar nanti ketika kamu hendak mengurus beberapa dokumen penting (contoh: surat izin usaha, surat izin mengemudi (SIM), dan surat nikah), kamu tidak lagi akan mengalami kesulitan atau kendala yang berarti.

“Ingin terus hemat saat belanja di e-commerce favorit? Jangan lupa belanja lewat ShopBack dapatkan promo dan cashback terbaiknya. Klik di sini untuk daftar!”

Featured image: BirokrasiKu