Semenjak kehadiran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, masyarakat bisa menikmati fasilitas kesehatan dengan mudah. Sebelumnya, BPJS Kesehatan dikenal dengan nama Askes. BPJS Kesehatan menggunakan sistem gotong royong dalam memberikan pelayanan kepada penggunanya. Nanti, pada awal tahun 2019 merupakan batas akhir pendaftaran kepesertaan jaminan kesehatan ini. Untuk itu, semua penduduk Indonesia wajib terdaftar dan memiliki kartu BPJS Kesehatan.

Kewajiban terdaftar sebagai peserta BPJS sudah tercantum dalam peraturan presiden no.111 tahun 2013 pasal 11 ayat (3) : Setiap pekerja bukan penerima upah wajib mendaftarkan dirinya dan anggota keluarganya secara sendiri-sendiri atau berkelompok sebagai peserta jaminan kesehatan pada bpjs kesehatan dengan membayar iuran.

Banyak orang yang masih terkecoh dalam menafsirkan BPJS. Program BPJS terdiri dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Program tersebut dimulai pada tahun 2014 sekaligus perubahan identitas Askes menjadi BPJS dan BPJS Ketenagakerjaan merupakan perubahan dari Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja). Pada saat itu sistem jaminan sosial terbaru atau JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) resmi diberlakukan pemerintah.

Apakah kamu sudah memiliki kartu BPJS Kesehatan? Jika belum memilikinya kamu bisa mendafatr BPJS Kesehatan Online atupun offline alias langsung datang ke kantor cabang BPJS terdekat. Sebelum mendafatar BPJS Kesehatan Online atau offline kamu juga harus mengetahui perihal pemberlakuan kelas di BPJS. Yuk simak penjelasannya!

BPJS Kesehatan Online
Image: newshub.id

Pemberlakuan kelas dan iuran

BPJS Kesehatan membagi kepesertaannya ke dalam tiga kelas. Setiap kelas wajib membayar iuran yang berbeda tiap bulannya. Besaran iuran yang harus dibayar yaitu Kelas 1 dengan iuran sebesar Rp80 ribu, Kelas 2 dengan iuran sebesar Rp51 ribu dan Kelas 3 dengan iuran sebesar Rp25.500.

Jika kamu sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, maka kamu akan mendapatkan jaminan kesehatan ketika sakit dan berobat ke Faskes yang telah tertera pada kartu anggota. BPJS akan menanggung biaya berobat sesuai dengan prosedur yang telah dibuat sebelumnya dan disetujui oleh para anggota BPJS sebelum mendaftarkan diri.

Selain perbedaan iuran, kamu juga bisa memilih jenis Kepesertaan BPJS Kesehatan. BPJS membagi dalam tiga kategori. Adapun jenis tersebut adalah Peserta Mandiri (PBPU) yang membayar iuran secara mandiri, Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang membayar iuran melalui pemotongan gaji dan disetorkan oleh perusahaan kepada pihak BPJS dan Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iuran kepesertaannya dibayarkan oleh pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Sosial.

Cara mendaftar BPJS Kesehatan Online

Setelah mengetahui bahwa memiliki BPJS Kesehatan merupakan kewajiban bagi penduduk Indonesia, jangan tunda lagi untuk mendaftar. Kamu bisa mendaftar secara online maupun offline. Berikut merupakan langkah-langkah dalam mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS Kesehatan online.

Kamu bisa langsung mengakses situs https://daftar.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-online/ dan masuk dalam halaman depan. Nanti kamu bisa menemukan beberapa syarat dan ketentuan yang harus disetujui sebelum mendaftar kepesertaan BPJS Kesehatan. Mendaftar BPJS Kesehatan Online ini jauh lebih mudah dan tidak memakan banyak waktu. Kamu jugsa bisa mendapatkan manfaat BPJS Kesehataan yang sama dengan mendaftar secara online.

Syarat dan Ketentuan :

  1. Pengguna Layanan Pendaftaran BPJS Kesehatan harus memiliki usia yang cukup secara hukum untuk melaksanakan kewajiban hukum yang mengikat dari setiap kewajiban apapun yang mungkin terjadi akibat penggunaan Layanan Pendaftaran BPJS Kesehatan
  2. Mengisi dan memberikan data dengan benar dan dapat dipertanggungjawabkan,
  3. Mendaftarkan diri dan anggota keluarganya menjadi peserta BPJS Kesehatan.
  4. Membayar iuran setiap bulan selambat-lambatnya tanggal 10 (sepuluh) setiap bulan
  5. Melaporkan perubahan status data peserta dan anggota keluarga, perubahan yang dimaksud adalah perubahan fasilitas kesehatan, susunan keluarga/jumlah peserta, dan anggota keluarga tambahan
  6. Menjaga identitas peserta (Kartu BPJS Kesehatan atau e ID) agar tidak rusak, hilang atau dimanfaat oleh orang yang tidak berhak
  7. Melaporkan kehilangan dan kerusakan identitas peserta yang diterbitkan oleh BPJS Kesehatan kepada BPJS Kesehatan
  8. Menyetujui membayar iuran pertama paling cepat 14 (empat belas) hari kalender dan paling lambat 30 (tiga puluh) hari kalender setelah menerima virtual account untuk mendapatkan hak dan manfaat jaminan kesehatan
  9. Menyetujui mengulang proses pendaftaran apabila :
  10. a) Belum melakukan pembayaran iuran pertama sampai dengan 30 (tiga puluh) hari kalender sejak virtual account diterima; atau
  11. b) Melakukan perubahan data setelah 14 (empat belas) hari kalender sejak virtual account diterima dan belum melakukan pembayaran iuran pertama
  12. Menyetujui melakukan pencetakan e-id sebagai identitas peserta
  13. Perubahan susunan keluarga dapat dilakukan di Kantor Cabang BPJS Kesehatan terdekat
BPJS Kesehatan
Image:: jateng.antaranews.com

Setelah menyetujui seluruh syarat dan ketentuan yang ada, kamu bisa melanjutkan proses pendaftaran online. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum mendaftar. Kamu harus menyediakan beberapa berkas yang meliputi KTP, Kartu Keluarga (KK), kartu NPWP, dan nomor rekening bank yang nantinya digunakan dalam pembayaran. Untuk nomor rekening, calon peserta diwajibkan memiliki nomor rekening dari beberapa bank yang telah bekerja sama seperti BRI, BNI, dan Mandiri.

Jika semua berkas sudah siap, kamu akan masuk ke halaman kepesertaan keluarga. Isi semua data yang diminta serta unggah beberapa berkas yang telah disiapkan sebelumnya. Setelah selesai, kamu akan diberi virtual account yang digunakan untuk pembayaran atau transfer. Pembayaran bisa dilakukan melalui ATM ataupun merchant seperti Alfamart dan Indomaret. Ketika proses pembayaran berhasil, kamu bisa mencetak kartu BPJS Kesehatan. Meskipun mendaftar secara online, pengambilan kartu masih dilakukan secara manual atau offline yakni dengan mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat dengan membawa bukti pembayaran.

Pendaftaran BPJS Kesehatan Secara Offline

Berbeda dengan pendaftaran secara online yang cukup mengunggah berkas, untuk pendaftaran secara offline kamu harus mendatangi kantor cabang terdekat. Kamu harus menyiapkan berkas-berkas yang meliputi fotokopi Kartu Keluarga 1 lembar, fotokopi KTP 1 lembar, pasfoto 3×4 1 lembar, foto kopi buku tabungan BRI/BNI/Mandiri. Fotokopi buku tabungan diwajibkan untuk calon peserta yang mendaftar kelas 1 dan 2. Pendaftaran bisa dilakukan kolektif satu keluarga atau bersamaan dengan warga lain yang ada di RT/RW.

BPJS Kesehatan melayani masyarakat sesuai jam kerja. Jadi tidak perlu khawatir tidak mendapatkan nomor antrian. Setelah tiba di kantor BPJS Kesehatan, kamu harus mengisi formulir BPJS Kesehatan yang sesuai. Biasanya calon peserta akan dipersilahkan mengambil sendiri formulir yang dibutuhkan sesuai kategori pemilihan kelas. Namun, jika kamu merasa bingung jangan ragu untuk bertanya kepada petugas terkait yang akan memberikan informasi sejelas mungkin. Pastikan untuk memerhatikan segala detail seperti nama, tanggal lahir, alamat, faskes dan lainnya. Hal tersebut untuk menghindari kesulitan di kemudian hari.

Apabila semua kolom sudah terisi dengan tepat, kamu bisa menunggu nomor antrian dan menyerahkan formulir BPJS yang sudah dilampiri berkas kepada petugas. Petugas akan melakukan verifikasi data dan mengonfirmasikannya kepadamu. Bahkan, jika terdapat anggota keluarga yang sudah pisah kartu keluarga namun memiliki tunggakan,maka akan terbaca oleh sistem. Setelah semuanya beres kamu akan diberi virtual account.

Jika kamu peserta keluarga, maka satu virtual account bisa digunakan untuk pembayaran sekaligus Pembayaran bisa dilakukan melalui ATM ataupun merchant seperti Alfamart dan Indomaret. Ketika proses pembayaran berhasil, jangan lupa simpan bukti pembayaran untuk diserahkan lagi ke kantor BPJS Kesehatan untuk mencetak kartu.

Nah, sebenarnya tidak susah kan menggurus kartu BPJS ini? Kamu yang tidak memiliki banyak waktu alias sibuk bisa langsung mendaftar BPJS Kesehatan online. Kamu hanya perlu meluangkan sedikit waktu untuk mendaftar di BPJS Kesehatan online. Jadi tunggu apalagi yuk langsung daftarkan dirimu di BPJS Kesehatan online ShopBackers!

Featured image: http://www.sumbartoday.com/

Editor: Nimas Arini