Ramai berita meninggalnya murid kelas 2 SD akibat berkelahi. Kejadian yang menimpa seorang pelajar SD ini terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Diketahui dua murid anak SD ini berkelahi di lingkungan sekolah. Tentunya dua bocah polos SD ini pun tidak akan memiliki niat atau pemikiran hingga terjadi hal seperti ini. Lalu, kok bisa sih bocah SD berkelahi sampai meninggal? Ini 4 kemungkinan penyebab hal itu terjadi.

Kurangnya Pengawasan Dari Pihak Sekolah

berkelahi
Image: Z Living

Sekolah adalah rumah kedua bagi anak dan peran orang tua bagi anak di sekolah adalah guru. Segala hal yang menyangkut aktivitas dan kejadian seorang murid adalah tanggung jawab bagi guru dan pihak sekolah. Sangat memungkinkan bila kurangnya pengawasan dari pihak sekolah menyebabkan terjadinya hal yang tidak diinginkan, seperti bully dan perkelahian. Kejadian bocah SD berkelahi di Sukabumi ini menimbulkan pertanyaan, bagaimana pengawasan pihak sekolah terhadap murid mereka? Kabarnya pihak sekolah memberi keterangan bahwa kejadian terjadi bukan pada jam sekolah, tapi terjadi di lingkungan sekolah.

Adanya Area di Sekolah Yang Tidak Terawasi Dengan Baik

berkelahi
Image: pexels.com

Salah satu penyebab yang mungkin terjadi adalah adanya area di sekolah yang tidak terawasi dengan baik. Diketahui bahwa murid kelas 2 SD ini bertengkar dibelakang kantor dan tidak ada pengawasan di daerah itu. Baiknya pihak sekolah menutup area-area yang dianggap sulit untuk diawasi oleh pihak sekolah. Berikan lah pembatas yang tidak bisa dilalui oleh anak dan berikanlah pemberitahuan area mana saja yang dilarang untuk didatangi. Sehingga meminimalisir kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

Spesial Buat Kamu!

Minimnya Pembelajaran Yang Diberikan Orang Tua dan Pihak Sekolah

berkelahi
Image: wiseGEEK

Bocah SD berkelahi tentunya sangat mengherankan, apalagi jika sampai menimbulkan korban meninggal. Tentunya murid kelas 2 SD ini pun tidak memiliki niat untuk membunuh seseorang. Tidak mungkin juga bocah kelas 2 SD ini memiliki emosi hingga menyebabkan terbunuhnya seseorang. Lalu mengapa bisa terjadi? Minimnya pembelajaran adalah salah satu penyebabnya. Bukan lah pembelajaran tentang “bahaya emosi”, “hal yang dapat membunuh” atau yang berkaitan dengan kriminalitas. Baiknya anak yang masih berumur dini ini diajarkan untuk saling menyayangi, melindungi dan menjaga satu sama lain, sehingga tidak akan terjadi perkelahian.

Pengawasan Yang Kurang Terhadap Anak di Rumah dan Lingkungan Rumah

berkelahi
Image: pexels.com

Rasanya sangat tidak mungkin jika anak berusia dini yang masih duduk di bangku SD mengerti tentang perkelahian. Pengawasan anak di rumah dan di lingkungan rumah ini sangat penting, karena dapat menjauhkan anak dari kekerasan dan sifat negatif lainnya. Teringat beberapa tahun lalu kejadian yang memakan korban jiwa akibat tontonan yang bersifat kekerasan. Dari tontonan, anak bisa memahami sesuatu dan bisa saja anak akan mem-praktekan atau mencoba hal tersebut kepada teman – temannya.

Tahukah Kamu

Bukan hanya tontonan, lingkungan bermain anak pun sudah sepantasnya diperhatikan oleh orang tua. Awasi lah anak anda dari lingkungannya, berilah pemahaman bahwa si anak harus memiliki rasa sayang, peduli dan menjaga satu sama lain. Jauhkan lah anak dari lingkungan yang bersifat keras atau terdapat kekerasan di dalamnya.

Tentunya dengan kejadian bocah SD berkelahi sampai memakan korban jiwa ini, menjadi pembelajaran bagi pihak sekolah dan orang tua. Seorang anak tidak akan melakukan tindakan tercela bila orang tua dan pihak sekolah mampu membangun karakter anak dengan baik. Semoga tidak akan terulang lagi kejadian seperti ini di Indonesia.

Editor: Sintya W

Featured image: wiseGEEK

Join Sekarang di Komunitas ShopBack!

Promo Terbaru yang Pasti Kamu Suka!

Barang-Barang Serba Lima Ribu!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Yuk follow sosial media ShopBack untuk info, promo, dan kuis berhadiahnya!

Facebook Comments

Facebook Comments