Salah satu kewajiban kita sebagai warga negara adalah membayar pajak. Contohnya seperti membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) bagi yang memiliki kendaraan. Akan tetapi, dikarenakan oleh rumitnya proses membayar pajak hingga maraknya kasus pungutan liar (pungli) yang terjadi, kita pun terkadang sebagai masyarakat menjadi enggan dalam menunaikan kewajiban kita yang satu ini. Sekali lagi bukan karena kita tidak mau, melainkan karena ketidakpraktisannya proses yang harus kita lalui dalam membayar pajak.

Namun… itu sih dulu gaes. Pasalnya sekarang ini bagi masyarakat yang ingin membayar pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor, sudah tidak perlu lagi harus repot-repot melakukannya secara konvensional. Seperti harus datang dan mengantri di kantor SAMSAT (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) berjam-jam atau sampai harus menanggung sejumlah biaya tambahan dari petugas yang mencari keuntungan.

Kini sering dengan pesatnya perkembangan teknologi, proses membayar pajak motor pun semakin dibuat mudah oleh pemerintah lewat pemanfaatan teknologi internet. Melalui cara bayar pajak motor online, sekarang masyarakat sudah bisa mengurus PKB mereka tanpa harus lagi datang ke Samsat. Lantas bagaimana caranya? Yuk, simak ulasan cara bayar pajak moto online berikut ini.

Syarat bayar pajak motor secara online

samsat pajak kendaraan
Image: Kutakhabispikir WordPress

Meski sekarang di beberapa daerah sudah diberlakukan cara bayar pajak motor online, tetap saja ada sejumlah persyaratan yang harus kamu penuhi jika kamu ingin menggunakan fasilitas yang satu ini. Beberapa persyaratan yang dimaksud ialah:

  1. Kendaraan tidak dalam status blokir oleh polisi, hilang, rusak, tersangkut kriminal, atau blokir data kepemilikan (jual-beli)
  2. Wajib pajak memiliki nomor telpon/seluler yang aktif
  3. Wajib pajak mesti memiliki nomor rekening tabungan dan kartu ATM di bank yang menjalin kerjasama dengan samsat. Selain itu, identitasnya juga harus sama dengan data pemilik kendaraan yang akan dibayarkan pajaknya.
  4. Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari wajib pajak haruslah sesuai dengan data NIK yang terdaftar di server samsat.
  5. Hanya berlaku untuk pembayaran pajak kendaraan daftar ulang satu tahunan.
  6. Tidak berlaku untuk pembayaran pajak kendaraan yang bersamaan dengan ganti STNK 5 tahunan.
  7. Masa berlaku pajak yang dapat dibayarkan harus kurang dari 6 bulan dari masa jatuh tempo.
  8. Wajib pajak adalah perseorangan/individu, bukan merupakan badan usaha atau yayasan maupun badan sosial.

Cara Bayar Pajak Motor Online dengan E-samsat

Apabila sudah memenuhi seluruh persyaratan diatas, maka selanjutnya kamu pun sudah bisa bayar pajak motor kamu secara online. Dilansir dari situs NTMC Polri, berikut penjelasan tata cara pembayaran pajak kendaraan bermotor via online.

  1. Buka Situs E-Samsat

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membuka situs e-samsat. Namun ingat, alamat situs e-samsat ini berbeda-beda di setiap daerahnya. Tidak sama dan juga sayangnya belum semua daerah/provinsi di Indonesia yang memilikinya. Sejauh ini baru ada beberapa provinsi saja yang sudah memberlakukan layanan pembayaran pajak motor via online dan memiliki alamat situs e-samsat. Daerah/provinsi tersebut beserta alamat situsnya adalah:

  • Provinsi Jawa Timur – http://www.esamsat.jatimprov.go.id/
  • Provinsi DKI Jakarta – http://samsat-pkb.jakarta.go.id/INFO_PKB
  • Provinsi Jawa Tengah – http://dppad.jatengprov.go.id/
  • Provinsi Jawa Barat – http://dispenda.jabarprov.go.id/e-samsat-jabar
  • Provinsi Nangroe Aceh Darussalam – http://esamsat.acehprov.go.id

Catatan: Layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor via online ini tidak berlaku untuk antarprovinsi ya gaes. Maka dari itu, pastikan kamu hanya mendaftar atau melakukan pembayaran di situs e-samsat yang sesuai dengan daerah plat nomor kendaraan bermotor milikmu.

  1. Isi Data Kendaraan

Setelah membuka situs e-samsat, maka langkah selanjutnya adalah tinggal mengisi data kendaraan kamu saja. Berikut beberapa data kendaraan yang harus kamu isi:

  • Kota – Pilih kota kendaraanmu, jika plat motor kamu Kediri, maka pilih Kediri.
  • Samsat – setiap kota biasanya memiliki beberapa kantor samsat, pilih samsat dimana kendaraan kamu dulu diurus.
  • Nomor polisi (nopol) – Masukkan nopol kendaraan kamu. (Nopol = Nomor Pelat Motor)
  • Kode – Tulis ulang kode captcha yang ada di kotak
  • Terakhir klik tombol “Cari”.

Jika seluruh data yang dimasukkan itu benar, maka selanjutnya kamu akan dibawa ke halaman baru yang akan memperlihatkan data kendaraan, jumlah pajak yang harus kamu bayar, beserta denda (bila ada).

Lakukan pengecekan terlebih dahulu untuk memastikan apakah data yang ditampilkan itu sudah dirasa benar dan sesuai. Jika sudah, silahkan klik tombol “Ya” disamping kalimat yang bertuliskan “Apakah anda ingin melakukan pembayaran?”.

Baca juga: Berikut Panduan Lengkap Cara dan Syarat Perpanjangan SIM 2019

  1. Pilih Kota Tempat Pengambilan Nota Pajak

Sebelum melakukan pembayaran, kamu masih harus terlebih dahulu mengisi form pengambilan nota pajak yang nantinya dijadikan sebagai bukti sah untuk diserahkan kepada kantor samsat tempat kamu membayar pajak motor. Data yang akan kamu isi antara lain:

  • Kota – Masukkan kota dimana tempat kamu ingin mengambil nota pajak.
  • Samsat – Pilih lokasi samsat yang terdekat dengan tempat tinggal kamu
  • Bank – Pilih bank yang akan kita gunakan untuk melakukan pembayaran
  • Layanan – Kalau kamu punya internet banking, maka pilih internet banking
  • Kode bayar – untuk memperoleh kode bayar, kamu hanya perlu mengklik tombol pengajuan ‘Kode bayar’. Lalu klik print.

Apabila sudah selesai, maka selanjutnya kamu akan melihat informasi kode bayar, jumlah uang yang wajib dibayarkan, beserta informasi alamat samsat untuk mengambil nota pajaknya.

  1. Lakukan Pembayaran

cara bayar pajak motor online di atm

Untuk cara bayar pajak motor online di tahap ini sebetulnya cukup mudah. Sebab caranya kurang lebih sama seperti saat kamu melakukan pembayaran melalui ATM, internet banking, sms banking, dan lain-lain, yaitu:

  • Pertama, cari menu pembayaran
  • Kedua, pilih Multipayment
  • Ketiga, pilih Samsat lalu klik lanjutkan. (Ingat, Samsat disini haruslah sama dengan kantor Samsat yang sudah kamu isi pada formulir untuk keperluan nota pajak)
  • Terakhir, lakukan pembayaran. (Jangan lupa untuk memasukkan ‘kode bayar’ dan menyimpan bukti pembayaran)
  1. Ambil Nota Pajak di Samsat

Setelah melakukan pembayaran serta menyimpan bukti pembayarannya, maka langkah terakhir yang harus kamu lakukan adalah mendatangi kantor samsat untuk menyerahkan bukti pembayaran tersebut dan mengambil nota pajak. Namun ingat, selain bukti pembayaran, kamu juga perlu menyiapkan sejumlah dokumen lainnya seperti KTP dan STNK asli untuk diperlihatkan sama petugas yang ada di loket pembayaran.

Catatan:  Batas waktu penukaran nota pajak ini hanya berlaku satu minggu (tujuh hari) saja sejak dilakukan pembayaran melalui bank. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi kamu untuk segera mengambil nota pajak di kantor Samsat setelah melakukan pembayaran.

Jangan Sampai Telat Bayar Pajak, Ada Sanksinya Lho!

Berhubung saat ini di sejumlah daerah sudah mulai menerapkan cara bayar pajak motor online, maka seharusnya kita pun sebagai masyarakat jangan ada lagi yang menunda-nunda membayar pajak apalagi sampai menghindarinya. Soalnya kalau sampai kita telat membayar pajak atau dengan sengaja menghindar dari kewajiban tersebut, maka pastinya akan ada sejumlah sanksi yang bakal dikenakan kepada kita.

Seperti dikenakan denda tambahan biaya pajak sebesar 20% dari pajak pokok apabila kita terlambat membayar pajak selama satu bulan. Jika lebih dari satu bulan, maka otomatis kita akan dikenakan denda lagi sebesar 2% dari pajak pokok di setiap bulannya. Selain itu, motor kita juga bisa ditahan oleh pihak kepolisian ketika sewaktu-waktu kena razia karena pajaknya yang mati.

Keuntungan Bayar Pajak Motor Online

  1. Memudahkan pihak samsat dalam menyajikan data yang lebih akurat dan up to date, sehingga realisasi dan penerimanya per UPT PPD maupun secara keseluruhan juga bisa langsung diketahui dengan cepat.
  2. Memudahkan pembayaran pajak kenderaan bermotor karena dapat membayar pajak kendaraan di kantor bersama Samsat manapun selama masih satu provinsi.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai tata cara bayar pajak motor online di e-samsat. Semoga informasi ini bisa membantu kamu, dan jangan lupa untuk senantiasa taat membayar pajak.

“Ingin terus hemat dan untung saat belanja online? Yuk daftar di ShopBack dan dapatkan cashback hingga 30% tiap belanja di e-commerce kesayangan. Daftar di sini!”

Fetured image: Beritagar