PINTAR TANPA HOAX

Tahun 2016 sudah banyak dihiasi dengan berita hoax Indonesia, mulai dari berita hoax orang yang meninggal, hingga merambah ke ranah perpolitikan.

Mumpung masih di awal tahun 2017, yuk ubah kebiasaan berikut yang jadi pemicu tersebarnya berita hoax Indonesia di mana-mana.

Cuma baca highlight-nya aja

man-hands-reading-boy

Meski kamu liatnya cuma selintas, entah itu iklan di internet atau bahkan pop up iklan di website ataupun highlight di koran fisik, hindari banget deh yang namanya langsung mengambil kesimpulan sebelum membaca seluruh beritanya dengan lengkap. Banyak sumber yang sengaja mencantumkan judul yang “abu-abu”, bahkan, terkadang nggak sesuai dengan konten yang dibuatnya. Jadi, untuk menghindari kesalahpahaman, usahain kamu baca kontennya sampai selesai.

Enggan untuk menggali informasi lebih dalam

person-apple-laptop-notebook

Nah, bukan mentang-mentang karena udah baca sampai habis tandanya berita itu udah benar dan patut dipercaya. Setelah membaca sampai habis, kamu perlu memvalidasi berita tersebut dengan pencarian sendiri. Mulai dari browsing di internet dan juga menonton berita. Jadi, kamu nggak semata-mata menerima informasi dengan mentah gitu aja.

Baca juga: 7 Berita Hoax Soal Artis yang Meninggal

Percaya sama apa yang ingin dipercaya

man-coffee-cup-pen

Wajar sih, orang memang hanya mau percaya sama apa yang ingin dipercaya, tapi, sekarang ini, kamu harus lebih teliti dan juga kritis lagi untuk menerima berbagai informasi. Kamu harus membuka mata atas fakta-fakta yang kamu temuin. Dari situlah baru munculnya kebenaran.

Hanya percaya satu sumber

table-food-book-newspaper-159652

Nggak ada salahnya kok percaya sama satu sumber. Tapi, alangkah lebih baik kalau kamu berusaha untuk mencari tau dari sumber lain. Apakah sumber ini memberitakan informasi yang “berbeda” dan juga membandingkanya dengan berita yang lainnya. Nah, dari berbagai informasi yang kamu dapatkan itu, barulah ambil kesimpulan sendiri.

Menutup mata untuk melihat fakta

man-person-hands-coffee

Pada dasarnya, berbagai sumber juga punya kepentingannya masing-masing. Mulai dari keberpihakan dan juga misi di balik hal-hal yang di-publish-nya. Jadi, usahakan untuk menggali informasi sedalam-dalamnya ya! Meskipun sedikit rumit, tapi dengan menggali informasi mengenai sumber yang memberitakan informasi tersebut, kamu sedikit demi sedikit bisa tau kira-kira apa tujuan sumber tersebut memberitakan suatu hal. Objektifkah, atau ada tujuan lain.

Kalau perlu, coba cari tau juga mengenai penulisnya. Berpengalamankan, apa ada kepentingan dibalik tulisannya itukah?

gdn

Baca juga: Flash Back ke 12 Momen Fenomenal Indonesia Tahun 2016 yuk!

Enggan untuk menindak lanjuti berita hoax

laptop-mobile (1)

Bukan berarti setelah membaca berita sampai selesai, tindakanmu berhenti di situ. Ada dua hal yang harus kamu lakukan, langsung menggali informasi lebih lanjut, kalau memang informasi tersebut sudah terbukti salah, jangan diam aja. Tapi, report berita tersebut, kalau perlu langsung tuliskan komentar biar para pembaca yang lain juga tau bahwa berita tersebut adalah berita hoax. Sepele, tapi kamu bisa menyelamatkan berapa anggapan kepala yang sudah menerima berita hoax tersebut.

Baca juga: Resolusi 2017: Ubah 6 Kebiasaan Ini dan Jadi Lebih Baik di Tahun Baru

Terlalu sering nge-share

hands-woman-laptop-notebook

Pada dasarnya, berita hoax bukan hanya terjadi akibat para sumber yang memberikan informasi nggak jelas, tapi juga akibat pembacanya. Pembacanya yang sering membagikan berita yang ia sendiripun belum yakin akan kebenarannya. Jadi, sebagai pengguna sosial media yang baik, hindari deh yang namanya membagikan informasi yang masih abu-abu.

All images: pexels.com

Artikel rekomendasi lainnya:

Blog-1Blog-2Blog-3Blog-4Blog-5

Untuk kamu yang gemar belanja online, khusus hari ini, dapatkan kode kupon, diskon, cashback, dan promo Lazada setiap melakukan transaksi di Lazada melalui ShopBack. Ikuti juga Promo Imlek dan Promo Valentine yang hadir bulan ini.

gdn 14 desember